Seputar Kaltim

    ASN Garda Terdepan Pelayanan Publik, Wawali Balikpapan Minta Tingkatkan Profesionalisme

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    29 November 2025 pukul 13:33 WITA

    Peringatan HUT ke-54 KORPRI. Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo menekankan pentingnya posisi ASN sebagai aparatur yang mandiri dan bebas dari intervensi politik. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan– Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) memegang peran sentral dalam mempercepat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Balikpapan.

    Hal ini disampaikan dalam upacara peringatan HUT ke-54 KORPRI yang dilaksanakan di BSCC Dome, Sabtu (29/11/2025).

    Menurut Bagus, tantangan pemerintahan modern menuntut ASN untuk bekerja lebih profesional, adaptif dan berintegritas. Ia menyatakan bahwa kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi dan kualitas pelayanan di setiap perangkat daerah.

    “ASN adalah garda terdepan dalam memastikan roda pelayanan publik berjalan. Karena itu integritas, profesionalisme dan etos kerja menjadi kunci,” ucap Bagus.

    Dirinya juga menekankan pentingnya posisi ASN sebagai aparatur yang mandiri dan bebas dari intervensi politik. Menurutnya independensi tersebut adalah syarat utama bagi terwujudnya pelayanan publik yang adil dan akuntabel.

    “Netralitas dan profesionalisme menentukan marwah ASN. Mereka harus mampu berpikir dan bertindak sesuai aturan, bukan tekanan,” tegasnya.

    Dalam kesempatan itu, ia menggambarkan KORPRI sebagai rumah besar ASN yang menjadi wadah memperkuat etika, kesejahteraan, serta kemampuan berkolaborasi.

    “Kami meyakini bahwa penguatan organisasi KORPRI berdampak langsung pada peningkatan kinerja birokrasi daerah,” lanjutnya.

    Wawali mengungkapkan Balikpapan telah mencatat berbagai kemajuan, seperti inovasi layanan, tata kelola pemerintahan yang membaik dan penguatan reformasi birokrasi. Namun ia mengingatkan bahwa perjalanan ke depan masih penuh tantangan.

    “ASN harus terus meningkatkan literasi digital, kemampuan teknis dan budaya kerja kolaboratif. Ini penting agar pelayanan publik tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat,” paparnya.

    Di tengah tuntutan pekerjaan yang semakin tinggi, Bagus juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Sebutnya, kondisi ASN yang prima akan berpengaruh langsung pada kualitas pelayanan.

    “Menjalankan pola hidup sehat juga bagian dari pengabdian,” katanya.

    Ditegaskan pengabdian ASN adalah bentuk nyata cinta kepada bangsa. Pelayanan, integritas dan kesetiaan kepada rakyat adalah wujud pengabdian.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    ASN Garda Terdepan Pelayanan Publik, Wawali Balikpapan Minta Tingkatkan Profesionalisme

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    29 November 2025 pukul 13:33 WITA

    Peringatan HUT ke-54 KORPRI. Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo menekankan pentingnya posisi ASN sebagai aparatur yang mandiri dan bebas dari intervensi politik. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan– Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) memegang peran sentral dalam mempercepat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Balikpapan.

    Hal ini disampaikan dalam upacara peringatan HUT ke-54 KORPRI yang dilaksanakan di BSCC Dome, Sabtu (29/11/2025).

    Menurut Bagus, tantangan pemerintahan modern menuntut ASN untuk bekerja lebih profesional, adaptif dan berintegritas. Ia menyatakan bahwa kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi dan kualitas pelayanan di setiap perangkat daerah.

    “ASN adalah garda terdepan dalam memastikan roda pelayanan publik berjalan. Karena itu integritas, profesionalisme dan etos kerja menjadi kunci,” ucap Bagus.

    Dirinya juga menekankan pentingnya posisi ASN sebagai aparatur yang mandiri dan bebas dari intervensi politik. Menurutnya independensi tersebut adalah syarat utama bagi terwujudnya pelayanan publik yang adil dan akuntabel.

    “Netralitas dan profesionalisme menentukan marwah ASN. Mereka harus mampu berpikir dan bertindak sesuai aturan, bukan tekanan,” tegasnya.

    Dalam kesempatan itu, ia menggambarkan KORPRI sebagai rumah besar ASN yang menjadi wadah memperkuat etika, kesejahteraan, serta kemampuan berkolaborasi.

    “Kami meyakini bahwa penguatan organisasi KORPRI berdampak langsung pada peningkatan kinerja birokrasi daerah,” lanjutnya.

    Wawali mengungkapkan Balikpapan telah mencatat berbagai kemajuan, seperti inovasi layanan, tata kelola pemerintahan yang membaik dan penguatan reformasi birokrasi. Namun ia mengingatkan bahwa perjalanan ke depan masih penuh tantangan.

    “ASN harus terus meningkatkan literasi digital, kemampuan teknis dan budaya kerja kolaboratif. Ini penting agar pelayanan publik tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat,” paparnya.

    Di tengah tuntutan pekerjaan yang semakin tinggi, Bagus juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Sebutnya, kondisi ASN yang prima akan berpengaruh langsung pada kualitas pelayanan.

    “Menjalankan pola hidup sehat juga bagian dari pengabdian,” katanya.

    Ditegaskan pengabdian ASN adalah bentuk nyata cinta kepada bangsa. Pelayanan, integritas dan kesetiaan kepada rakyat adalah wujud pengabdian.

    (Sf/Lo)