Seputar Kaltim

    ASN Berau Didorong jadi Agen Perubahan Lewat PKP dan Latsar 2025

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    10 Oktober 2025 pukul 20:14 WITA

    Foto bersama peserta PKP dan Latsar CPNS Angkatan I dan II Tahun 2025, di Ballroom Hotel Mercure Berau, Jumat (10/10/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) resmi melepas peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) dan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan I dan II Tahun 2025, di Ballroom Hotel Mercure Berau, Jumat (10/10/2025).

    Kegiatan ini menandai komitmen Pemkab Berau dalam menciptakan aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, inovatif, dan berintegritas sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

    Kepala BKPSDM Berau, Sri Eka Takariyati, menjelaskan, pelaksanaan PKP berlangsung sejak 17 Juni hingga 10 Oktober 2025, sementara Latsar CPNS Angkatan I dan II digelar pada 30 Juni hingga 10 Oktober 2025.

    Kedua pelatihan tersebut menggunakan metode blended learning yakni perpaduan antara pembelajaran klasikal dan non klasikal yang mana metode ink dinilai efektif dalam membentuk kompetensi ASN di era digital.

    "Untuk peserta PKP ada 34 orang, sedangkan Latsar Angkatan I dan II masing-masing diikuti 40 peserta," ungkap Sri Eka.

    Dirinya mengatakan bahwa pelaksanaan PKP berfokus pada peningkatan kompetensi kepemimpinan pelayanan bagi pejabat pengawas. Sementara itu, Latsar CPNS diarahkan untuk membangun integritas moral, kejujuran, nasionalisme, karakter unggul, serta memperkuat profesionalisme ASN sejak awal pengabdian.

    Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dengan baik. Menurutnya, ASN harus menjadi agen perubahan dalam birokrasi yang bersih dan berdaya saing.

    "Saya mengapresiasi seluruh peserta yang telah konsisten mengikuti pelatihan hingga menghasilkan aksi perubahan nyata untuk kemajuan daerah," ucap Gamalis.

    Ia pun menegaskan, pelatihan ini tidak boleh berhenti pada laporan akhir semata, tetapi harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas di lapangan. 

    "Tidak mungkin perubahan tercapai tanpa komitmen bersama. Kepuasan publik adalah ukuran keberhasilan ASN dalam menjalankan amanah," tegasnya.

    Kegiatan ini juga dirangkai dengan peluncuran Sistem Pembelajaran Terintegrasi ASN Kabupaten Berau atau "Berau Corporate University", hasil kerja sama Pemkab Berau dengan Pusat Pembelajaran dan Pengembangan (Pusjar) SKPP Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

    Program tersebut menjadi langkah strategis Pemkab Berau dalam mencetak sumber daya manusia unggul, sehat, cerdas, produktif, berakhlak, dan berbudaya. 

    "Ini juga sejalan dengan misi daerah untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan," tandas Gamalis.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    ASN Berau Didorong jadi Agen Perubahan Lewat PKP dan Latsar 2025

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    10 Oktober 2025 pukul 20:14 WITA

    Foto bersama peserta PKP dan Latsar CPNS Angkatan I dan II Tahun 2025, di Ballroom Hotel Mercure Berau, Jumat (10/10/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) resmi melepas peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) dan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan I dan II Tahun 2025, di Ballroom Hotel Mercure Berau, Jumat (10/10/2025).

    Kegiatan ini menandai komitmen Pemkab Berau dalam menciptakan aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, inovatif, dan berintegritas sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

    Kepala BKPSDM Berau, Sri Eka Takariyati, menjelaskan, pelaksanaan PKP berlangsung sejak 17 Juni hingga 10 Oktober 2025, sementara Latsar CPNS Angkatan I dan II digelar pada 30 Juni hingga 10 Oktober 2025.

    Kedua pelatihan tersebut menggunakan metode blended learning yakni perpaduan antara pembelajaran klasikal dan non klasikal yang mana metode ink dinilai efektif dalam membentuk kompetensi ASN di era digital.

    "Untuk peserta PKP ada 34 orang, sedangkan Latsar Angkatan I dan II masing-masing diikuti 40 peserta," ungkap Sri Eka.

    Dirinya mengatakan bahwa pelaksanaan PKP berfokus pada peningkatan kompetensi kepemimpinan pelayanan bagi pejabat pengawas. Sementara itu, Latsar CPNS diarahkan untuk membangun integritas moral, kejujuran, nasionalisme, karakter unggul, serta memperkuat profesionalisme ASN sejak awal pengabdian.

    Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dengan baik. Menurutnya, ASN harus menjadi agen perubahan dalam birokrasi yang bersih dan berdaya saing.

    "Saya mengapresiasi seluruh peserta yang telah konsisten mengikuti pelatihan hingga menghasilkan aksi perubahan nyata untuk kemajuan daerah," ucap Gamalis.

    Ia pun menegaskan, pelatihan ini tidak boleh berhenti pada laporan akhir semata, tetapi harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas di lapangan. 

    "Tidak mungkin perubahan tercapai tanpa komitmen bersama. Kepuasan publik adalah ukuran keberhasilan ASN dalam menjalankan amanah," tegasnya.

    Kegiatan ini juga dirangkai dengan peluncuran Sistem Pembelajaran Terintegrasi ASN Kabupaten Berau atau "Berau Corporate University", hasil kerja sama Pemkab Berau dengan Pusat Pembelajaran dan Pengembangan (Pusjar) SKPP Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

    Program tersebut menjadi langkah strategis Pemkab Berau dalam mencetak sumber daya manusia unggul, sehat, cerdas, produktif, berakhlak, dan berbudaya. 

    "Ini juga sejalan dengan misi daerah untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan," tandas Gamalis.

    (Sf/Rs)