Seputar Kaltim

    Arus Mudik di Balikpapan Meningkat, Dua Kapal Sandar Bawa 3.679 Penumpang

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    08 April 2025 pukul 16:27 WITA

    Ribuan penumpang KM Lambelu dari Parepare tujuan Tarakan tiba di Pelabuhan Semayang Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Arus mudik Lebaran melalui jalur laut di Pelabuhan Semayang, Balikpapan terus mengalami peningkatan. Pada Selasa (8/4), dua kapal milik PT Pelni bersandar dan menurunkan ribuan penumpang dari berbagai daerah.

    Kepala Cabang PT Pelni Balikpapan, Ridwan Mandaliko menyampaikan, bahwa dua kapal yang tiba pagi ini adalah KM Lambelu dari Parepare tujuan Tarakan dan KM Dorolonda dari Surabaya menuju Pantoloan dan Jayapura.

    “Total penumpang yang turun dari dua kapal tersebut mencapai 3.679 orang. Rinciannya, KM Lambelu membawa 2.361 penumpang dan KM Dorolonda sebanyak 1.318 penumpang,” ucap Ridwan saat ditemui di pelabuhan selasa pagi.

    Menurutnya, puncak arus mudik telah mulai terlihat sejak tanggal 6 April dan diperkirakan akan terus meningkat hingga 11 April 2025. Meski begitu, pihaknya akan terus mengantisipasi lonjakan ini dengan menambah armada kapal.

    Ridwan menambahkan, untuk mendukung kelancaran mudik, PT Pelni telah menyiapkan dua kapal tambahan, yakni KM Sinabung dan KM Dobonsolo. Masing-masing kapal memiliki kapasitas angkut hingga 2.900 penumpang.

    “Kapal tambahan ini melayani rute Surabaya–Balikpapan,” jelasnya.

    Selain itu, PT Pelni juga mengoperasikan kapal untuk rute lainnya seperti Makassar–Parepare–Balikpapan, Baubau–Makassar–Parepare–Balikpapan, serta Maumere–Rantuka hingga Balikpapan. Kapal-kapal yang digunakan untuk rute ini antara lain KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang.

    Dari data PT Pelni Cabang Balikpapan, sejak tanggal 1 April hingga 8 April, sudah ada sembilan kunjungan kapal yang sandar di Balikpapan.

    “Total penumpang yang turun tercatat sebanyak 10.999 orang, sementara jumlah penumpang yang naik dari Balikpapan mencapai sekitar 6.000 orang,” lanjutnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Arus Mudik di Balikpapan Meningkat, Dua Kapal Sandar Bawa 3.679 Penumpang

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    08 April 2025 pukul 16:27 WITA

    Ribuan penumpang KM Lambelu dari Parepare tujuan Tarakan tiba di Pelabuhan Semayang Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Arus mudik Lebaran melalui jalur laut di Pelabuhan Semayang, Balikpapan terus mengalami peningkatan. Pada Selasa (8/4), dua kapal milik PT Pelni bersandar dan menurunkan ribuan penumpang dari berbagai daerah.

    Kepala Cabang PT Pelni Balikpapan, Ridwan Mandaliko menyampaikan, bahwa dua kapal yang tiba pagi ini adalah KM Lambelu dari Parepare tujuan Tarakan dan KM Dorolonda dari Surabaya menuju Pantoloan dan Jayapura.

    “Total penumpang yang turun dari dua kapal tersebut mencapai 3.679 orang. Rinciannya, KM Lambelu membawa 2.361 penumpang dan KM Dorolonda sebanyak 1.318 penumpang,” ucap Ridwan saat ditemui di pelabuhan selasa pagi.

    Menurutnya, puncak arus mudik telah mulai terlihat sejak tanggal 6 April dan diperkirakan akan terus meningkat hingga 11 April 2025. Meski begitu, pihaknya akan terus mengantisipasi lonjakan ini dengan menambah armada kapal.

    Ridwan menambahkan, untuk mendukung kelancaran mudik, PT Pelni telah menyiapkan dua kapal tambahan, yakni KM Sinabung dan KM Dobonsolo. Masing-masing kapal memiliki kapasitas angkut hingga 2.900 penumpang.

    “Kapal tambahan ini melayani rute Surabaya–Balikpapan,” jelasnya.

    Selain itu, PT Pelni juga mengoperasikan kapal untuk rute lainnya seperti Makassar–Parepare–Balikpapan, Baubau–Makassar–Parepare–Balikpapan, serta Maumere–Rantuka hingga Balikpapan. Kapal-kapal yang digunakan untuk rute ini antara lain KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang.

    Dari data PT Pelni Cabang Balikpapan, sejak tanggal 1 April hingga 8 April, sudah ada sembilan kunjungan kapal yang sandar di Balikpapan.

    “Total penumpang yang turun tercatat sebanyak 10.999 orang, sementara jumlah penumpang yang naik dari Balikpapan mencapai sekitar 6.000 orang,” lanjutnya.

    (Sf/Rs)