Arus Balik Dominasi Kedatangan, Bandara Sepinggan Catat 290 Ribu Penumpang Selama Mudik dan Balik

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Seputar Kaltim

    30 Maret 2026 03:20 WIB

    Pelepasan rompi menunjukkan bahwa Posko siaga lebaran di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan resmi ditutup, Senin (30/3/2026). (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Posko Angkutan lebaran di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan resmi ditutup, Senin (30/3/2026). Meski demikian, pihak bandara memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan optimal seiring masih berlangsungnya arus balik lebaran.

    General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Wiyana Mahdar menyampaikan, puncak arus balik terjadi Sabtu (28/3/2026) kemarin. Pada hari tersebut, jumlah pergerakan penumpang mencapai sekitar 21.507 orang, baik yang datang maupun berangkat.

    “Namun arus masih didominasi oleh penumpang yang datang ke Balikpapan,” ucap Iwan usai penutupan posko.

    Berdasarkan data dari berbagai aplikasi pemesanan tiket, tren arus balik diperkirakan masih akan meningkat hingga 4–5 April 2026. Oleh karena itu, meskipun posko resmi telah ditutup, operasional bandara tetap siaga penuh.

    “Kami memastikan layanan di Bandara Sepinggan tetap aman, selamat, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa,” tambahnya.

    Secara keseluruhan, jumlah penumpang selama periode angkutan mudik dan balik lebaran tahun ini mencapai 290.092 orang. Angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 0,8 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, dan meningkat 8,5 persen jika dibandingkan dengan tahun 2019.

    “Selain itu, maskapai juga menambah sekitar 109 penerbangan ekstra (extra flight) untuk mengakomodasi lonjakan penumpang selama musim lebaran,” lanjutnya.

    Selama periode angkutan lebaran yang berlangsung dari H-7 hingga H+7, operasional bandara dilaporkan berjalan lancar tanpa gangguan berarti. Tidak ditemukan isu signifikan yang menghambat kelancaran perjalanan penumpang.

    Terkait adanya pesawat yang mengalami pengalihan (divert) maupun penundaan di udara (holding), pihak bandara menegaskan bahwa hal tersebut dilakukan semata-mata demi menjaga keselamatan penerbangan.

    “Keselamatan tetap menjadi prioritas utama, dan kondisi tersebut terjadi merata di masing-masing maskapai,” jelasnya.

    Adapun lima rute dengan jumlah penumpang tertinggi selama periode ini adalah Jakarta (Soekarno-Hatta), Surabaya, Makassar, Tarakan, dan Yogyakarta.

    “Kelima destinasi tersebut menjadi rute dengan pergerakan penumpang terbanyak di Bandara Sepinggan,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Arus Balik Dominasi Kedatangan, Bandara Sepinggan Catat 290 Ribu Penumpang Selama Mudik dan Balik

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Seputar Kaltim

    30 Maret 2026 03:20 WIB

    Pelepasan rompi menunjukkan bahwa Posko siaga lebaran di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan resmi ditutup, Senin (30/3/2026). (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Posko Angkutan lebaran di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan resmi ditutup, Senin (30/3/2026). Meski demikian, pihak bandara memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan optimal seiring masih berlangsungnya arus balik lebaran.

    General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Wiyana Mahdar menyampaikan, puncak arus balik terjadi Sabtu (28/3/2026) kemarin. Pada hari tersebut, jumlah pergerakan penumpang mencapai sekitar 21.507 orang, baik yang datang maupun berangkat.

    “Namun arus masih didominasi oleh penumpang yang datang ke Balikpapan,” ucap Iwan usai penutupan posko.

    Berdasarkan data dari berbagai aplikasi pemesanan tiket, tren arus balik diperkirakan masih akan meningkat hingga 4–5 April 2026. Oleh karena itu, meskipun posko resmi telah ditutup, operasional bandara tetap siaga penuh.

    “Kami memastikan layanan di Bandara Sepinggan tetap aman, selamat, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa,” tambahnya.

    Secara keseluruhan, jumlah penumpang selama periode angkutan mudik dan balik lebaran tahun ini mencapai 290.092 orang. Angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 0,8 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, dan meningkat 8,5 persen jika dibandingkan dengan tahun 2019.

    “Selain itu, maskapai juga menambah sekitar 109 penerbangan ekstra (extra flight) untuk mengakomodasi lonjakan penumpang selama musim lebaran,” lanjutnya.

    Selama periode angkutan lebaran yang berlangsung dari H-7 hingga H+7, operasional bandara dilaporkan berjalan lancar tanpa gangguan berarti. Tidak ditemukan isu signifikan yang menghambat kelancaran perjalanan penumpang.

    Terkait adanya pesawat yang mengalami pengalihan (divert) maupun penundaan di udara (holding), pihak bandara menegaskan bahwa hal tersebut dilakukan semata-mata demi menjaga keselamatan penerbangan.

    “Keselamatan tetap menjadi prioritas utama, dan kondisi tersebut terjadi merata di masing-masing maskapai,” jelasnya.

    Adapun lima rute dengan jumlah penumpang tertinggi selama periode ini adalah Jakarta (Soekarno-Hatta), Surabaya, Makassar, Tarakan, dan Yogyakarta.

    “Kelima destinasi tersebut menjadi rute dengan pergerakan penumpang terbanyak di Bandara Sepinggan,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)