Cari disini...
Seputar Kaltim
Muhammadiyah gelar shalat Idul Fitri di GOR Segiri Samarinda. (Ilustrasi Istimewa)
Samarinda - Area parkir GOR Segiri menjadi tempat pelaksanaan Salat Idulfitri jemaah Muhammadiyah Kota Samarinda, Jum'at (21/4/2023) besok.
Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Muhammadiyah Samarinda Kota, Nuri mengaku sudah mempersiapkan secara teknis maupun non teknis.
"Untuk yang khutbah dan Imam sudah kami siapkan, dan shaf masih dalam tahap penyelesaiannya," ungkapnya ketika diwawancarai via telepon.
Ia mengaku jemaah yang akan datang diperkirakan akan banyak. Ini sesuai dengan pengalaman sebelumnya, apabila tidak berbarengan dengan pelaksanaan Idulfitri dengan pemerintah.
"jemaah untuk tahun ini apabila lebarannya tidak bersama pemerintah tentu akan banyak, kalau berbarengan bisa berkurang sekali," bebernya.
Adapun jika terjadi cuaca, maka dialihkan ke Masjid Sofiatul Amin di dekat GOR tersebut.
Nuri mengimbau kepada jemaah Muhammadiyah sesuai dengan arahan pusat untuk tidak mengadakan open house.
"Kita menghargai kepada saudara muslim kita yang lain masih berpuasa apabila lebaran kita berbeda, dilarang untuk open house dan diadakan keesokan harinya," tandasnya.
Ia berharap agar perbedaan ini nantinya tidak memperkeruh suasana. "Harapannya untuk perbedaan ini bukan menjadi masalah keummatan, semoga tetap saling menghargai," pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Muhammadiyah gelar shalat Idul Fitri di GOR Segiri Samarinda. (Ilustrasi Istimewa)
Samarinda - Area parkir GOR Segiri menjadi tempat pelaksanaan Salat Idulfitri jemaah Muhammadiyah Kota Samarinda, Jum'at (21/4/2023) besok.
Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Muhammadiyah Samarinda Kota, Nuri mengaku sudah mempersiapkan secara teknis maupun non teknis.
"Untuk yang khutbah dan Imam sudah kami siapkan, dan shaf masih dalam tahap penyelesaiannya," ungkapnya ketika diwawancarai via telepon.
Ia mengaku jemaah yang akan datang diperkirakan akan banyak. Ini sesuai dengan pengalaman sebelumnya, apabila tidak berbarengan dengan pelaksanaan Idulfitri dengan pemerintah.
"jemaah untuk tahun ini apabila lebarannya tidak bersama pemerintah tentu akan banyak, kalau berbarengan bisa berkurang sekali," bebernya.
Adapun jika terjadi cuaca, maka dialihkan ke Masjid Sofiatul Amin di dekat GOR tersebut.
Nuri mengimbau kepada jemaah Muhammadiyah sesuai dengan arahan pusat untuk tidak mengadakan open house.
"Kita menghargai kepada saudara muslim kita yang lain masih berpuasa apabila lebaran kita berbeda, dilarang untuk open house dan diadakan keesokan harinya," tandasnya.
Ia berharap agar perbedaan ini nantinya tidak memperkeruh suasana. "Harapannya untuk perbedaan ini bukan menjadi masalah keummatan, semoga tetap saling menghargai," pungkasnya.
(Sf/By)