Cari disini...
Seputar Kaltim
Kunjungan masyarakat di Kantor Disdukcapil PPU terlihat menyepi dari hari biasanya.(Foto:Agus Saputra/Seputrfakta.com)
Penajam - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Penajam Paser Utara (PPU) meluncurkan Serambi Nusantara, aplikasi layanan online untuk memudahkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk).
Layanan berbasis online ini diluncurkan pada 25 Mei 2024 lalu dan telah banyak membantu masyarakat yang berada di wilayah pelosok, terutama masyarakat yang tidak bisa menggunakan gadget.
“Dengan hadirnya layanan online seperti ini, jelas memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi, bahkan mereka tak perlu datang ke kantor karena cukup lewat layanan itu, tetapi saat perekaman harus ke kantor, ” ucap Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Pencatatan Sipil Disdukcapil PPU, Dony Ariswanto, Senin (26/8/2024).
Berdasarkan rekapitulasi layanan online Disdukcapil PPU, mencatat total kunjungan di Aplikasi Serambi Nusantara pada 2024 ini telah mencapai 21.721 kunjungan. Total di Agustus 2024 ini, sebanyak 5.043 kunjungan.
Untuk mengakses layanan online Serambi Nusantara, masyarakat hanya perlu scan Qr code atau melalui website s.id/SerambiNusantara dan menyiapkan berbagai persyaratan, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon hingga email.
“Ke depannya, kita juga bakal menurunkan petugas di setiap desa dan kelurahan di empat kecamatan untuk membantu masyarakat dalam mengurus administrasi. Ini bagi masyarakat yang tidak bisa mengakses atau menggunakan layanan online itu,” jelasnya.
Semenjak diluncurkannya Aplikasi Serambi Nusantara, jumlah penduduk yang berkunjung di kantor Disdukcapil PPU mulai berkurang hingga 60 persen. Di mana dalam sehari, biasanya dikunjungi sekitar 300 orang dan kini sekitar 120 orang.
Bahkan, kata dia, dilihat dari statistik survei kepuasan masyarakat terhadap layanan online Disdukcapil PPU, terdapat 906 merespon baik aplikasi ini. Rinciannya, 538 orang mengisi survei baik dan 368 orang mengisi survei sangat baik.
“Meski aplikasi ini belum berjalan maksimal karena baru berjalan beberapa bulan, tetapi dari hasil survei kepuasan masyarakat itu, kami berupaya mengembangkan lagi aplikasi itu agar lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kunjungan masyarakat di Kantor Disdukcapil PPU terlihat menyepi dari hari biasanya.(Foto:Agus Saputra/Seputrfakta.com)
Penajam - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Penajam Paser Utara (PPU) meluncurkan Serambi Nusantara, aplikasi layanan online untuk memudahkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk).
Layanan berbasis online ini diluncurkan pada 25 Mei 2024 lalu dan telah banyak membantu masyarakat yang berada di wilayah pelosok, terutama masyarakat yang tidak bisa menggunakan gadget.
“Dengan hadirnya layanan online seperti ini, jelas memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi, bahkan mereka tak perlu datang ke kantor karena cukup lewat layanan itu, tetapi saat perekaman harus ke kantor, ” ucap Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Pencatatan Sipil Disdukcapil PPU, Dony Ariswanto, Senin (26/8/2024).
Berdasarkan rekapitulasi layanan online Disdukcapil PPU, mencatat total kunjungan di Aplikasi Serambi Nusantara pada 2024 ini telah mencapai 21.721 kunjungan. Total di Agustus 2024 ini, sebanyak 5.043 kunjungan.
Untuk mengakses layanan online Serambi Nusantara, masyarakat hanya perlu scan Qr code atau melalui website s.id/SerambiNusantara dan menyiapkan berbagai persyaratan, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon hingga email.
“Ke depannya, kita juga bakal menurunkan petugas di setiap desa dan kelurahan di empat kecamatan untuk membantu masyarakat dalam mengurus administrasi. Ini bagi masyarakat yang tidak bisa mengakses atau menggunakan layanan online itu,” jelasnya.
Semenjak diluncurkannya Aplikasi Serambi Nusantara, jumlah penduduk yang berkunjung di kantor Disdukcapil PPU mulai berkurang hingga 60 persen. Di mana dalam sehari, biasanya dikunjungi sekitar 300 orang dan kini sekitar 120 orang.
Bahkan, kata dia, dilihat dari statistik survei kepuasan masyarakat terhadap layanan online Disdukcapil PPU, terdapat 906 merespon baik aplikasi ini. Rinciannya, 538 orang mengisi survei baik dan 368 orang mengisi survei sangat baik.
“Meski aplikasi ini belum berjalan maksimal karena baru berjalan beberapa bulan, tetapi dari hasil survei kepuasan masyarakat itu, kami berupaya mengembangkan lagi aplikasi itu agar lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
(Sf/By)