Cari disini...
Seputar Kaltim
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas saat menghadiri kegiatan koordinasi dan penandatanganan MoU di bidang pendidikan, di Ruang Auditorium Lantai 2, Gedung D Kemendiktisaintek, Jakarta, Jumat (17/10/2025). (Foto: Prokopim Berau)
Tanjung Redeb - Dalam upaya memperkuat mutu pendidikan nasional dan mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul di daerah, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) menggelar kegiatan koordinasi dan penandatanganan kerja sama (MoU) di bidang pendidikan.
Kegiatan tersebut pun dihadiri oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Kalimantan Timur (Kaltim) dalam kepengurusan APKASI periode 2025–2030, di Ruang Auditorium Lantai 2, Gedung D Kemendiktisaintek, Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Penandatanganan MoU antara APKASI dan YPAN ini juga turut disaksikan oleh Mendikdasmen Abdul Mu'ti serta Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi. Selain itu, dihadiri oleh beberapa Bupati yang tergabung dalam Apkasi.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.
Ketua Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara, Siti Nurhayati, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menggagas Program 200 Kabupaten sebagai bentuk sinergi nyata dengan pemerintah daerah.
"Program ini bertujuan memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam peningkatan mutu pendidikan dasar, menengah, hingga tinggi di daerah. Forum ini juga menjadi wadah bagi APKASI dan YPAN untuk menyusun agenda bersama yang terukur dan berkelanjutan," ujar Siti.
Kemudian, Ketua Umum APKASI, Bursah Zarnubi dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas utama pembangunan nasional.
"Kualitas SDM menentukan arah pembangunan di setiap daerah. Melalui kolaborasi ini, kita ingin memperkuat kapasitas pendidikan dan riset agar mampu menjawab tantangan era digital," terangnya.
Bursah juga menyebut sejumlah program strategis yang digagas pemerintah pusat, antara lain Beasiswa Indonesia Emas-Daerah (BIE-D) dan program inovasi "Taman Numerasi", yang difokuskan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dan kualitas pembelajaran di daerah.
Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyampaikan dukungannya terhadap langkah sinergi ini. Ia menilai bahwa kerja sama ini sangat penting dalam membangun SDM unggul di daerah.
"Kami di Berau berkomitmen untuk memanfaatkan peluang ini guna meningkatkan kualitas pendidikan dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi," ujarnya.
Ia pun menekankan bahwa peningkatan SDM menjadi kunci pengelolaan potensi daerah, terutama di sektor sumber daya alam dan pariwisata.
"Dengan SDM yang berkualitas, kita dapat mengelola kekayaan alam secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tandas Bupati Berau.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas saat menghadiri kegiatan koordinasi dan penandatanganan MoU di bidang pendidikan, di Ruang Auditorium Lantai 2, Gedung D Kemendiktisaintek, Jakarta, Jumat (17/10/2025). (Foto: Prokopim Berau)
Tanjung Redeb - Dalam upaya memperkuat mutu pendidikan nasional dan mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul di daerah, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) menggelar kegiatan koordinasi dan penandatanganan kerja sama (MoU) di bidang pendidikan.
Kegiatan tersebut pun dihadiri oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Kalimantan Timur (Kaltim) dalam kepengurusan APKASI periode 2025–2030, di Ruang Auditorium Lantai 2, Gedung D Kemendiktisaintek, Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Penandatanganan MoU antara APKASI dan YPAN ini juga turut disaksikan oleh Mendikdasmen Abdul Mu'ti serta Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi. Selain itu, dihadiri oleh beberapa Bupati yang tergabung dalam Apkasi.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.
Ketua Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara, Siti Nurhayati, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menggagas Program 200 Kabupaten sebagai bentuk sinergi nyata dengan pemerintah daerah.
"Program ini bertujuan memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam peningkatan mutu pendidikan dasar, menengah, hingga tinggi di daerah. Forum ini juga menjadi wadah bagi APKASI dan YPAN untuk menyusun agenda bersama yang terukur dan berkelanjutan," ujar Siti.
Kemudian, Ketua Umum APKASI, Bursah Zarnubi dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas utama pembangunan nasional.
"Kualitas SDM menentukan arah pembangunan di setiap daerah. Melalui kolaborasi ini, kita ingin memperkuat kapasitas pendidikan dan riset agar mampu menjawab tantangan era digital," terangnya.
Bursah juga menyebut sejumlah program strategis yang digagas pemerintah pusat, antara lain Beasiswa Indonesia Emas-Daerah (BIE-D) dan program inovasi "Taman Numerasi", yang difokuskan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dan kualitas pembelajaran di daerah.
Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyampaikan dukungannya terhadap langkah sinergi ini. Ia menilai bahwa kerja sama ini sangat penting dalam membangun SDM unggul di daerah.
"Kami di Berau berkomitmen untuk memanfaatkan peluang ini guna meningkatkan kualitas pendidikan dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi," ujarnya.
Ia pun menekankan bahwa peningkatan SDM menjadi kunci pengelolaan potensi daerah, terutama di sektor sumber daya alam dan pariwisata.
"Dengan SDM yang berkualitas, kita dapat mengelola kekayaan alam secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tandas Bupati Berau.
(Sf/Rs)