Api Mengamuk di Berau, 5 Bangunan Warung dan Bengkel Ludes Terbakar

    seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Seputar Kaltim

    25 April 2026 06:18 WIB

    Lima bangunan yang terbakar di sekitar Jalan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Kebakaran kembali terjadi di sekitar Jalan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 09.10 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan lima bangunan dan sempat membuat warga sekitar panik.

    Lima bangunan yang terbakar diketahui terdiri dari dua warung sembako, dua bengkel, serta satu warung makan yang juga difungsikan sebagai rumah hunian. Seluruh bangunan tersebut didominasi material kayu sehingga api dengan cepat membesar.

    Danru Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, Agus Harianto, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan warga dengan mengerahkan tim ke lokasi kejadian.

    "Begitu laporan masuk, kami langsung menuju ke lokasi kejadian dan segera melakukan upaya pemadaman," ujar Agus.

    Ia menjelaskan, saat petugas tiba di lokasi, kobaran api sudah cukup besar akibat konstruksi bangunan yang mudah terbakar.

    "Saat petugas tiba, api sudah membesar karena konstruksi bangunan didominasi material kayu," jelasnya.

    Sebanyak tujuh unit armada pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api. Rinciannya, satu unit dari Posko Teluk Bayur, satu unit dari Gunung Tabur, dan lima unit dari markas komando (Mako).

    "Kebakaran ini bisa dibilang cukup besar, namun api berhasil kami kuasai dalam waktu kurang lebih satu jam," katanya.

    Ia menyampaikan, proses pemadaman turut melibatkan berbagai unsur, seperti TNI, Polri, BPBD, PLN, PMI, Tagana, serta warga sekitar.

    "Berkat kerja sama tim dan dukungan berbagai pihak, api tidak sampai merembet lebih jauh ke bangunan lain," tuturnya.

    Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh bangunan yang terbakar mengalami kerusakan berat.

    "Belum diketahui secara pasti total kerugian. Saat ini, penyebab kebakaran juga masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian," tandas Agus.

    Disdamkarmat Berau pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman dengan bangunan berbahan mudah terbakar.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Api Mengamuk di Berau, 5 Bangunan Warung dan Bengkel Ludes Terbakar

    seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Seputar Kaltim

    25 April 2026 06:18 WIB

    Lima bangunan yang terbakar di sekitar Jalan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Kebakaran kembali terjadi di sekitar Jalan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 09.10 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan lima bangunan dan sempat membuat warga sekitar panik.

    Lima bangunan yang terbakar diketahui terdiri dari dua warung sembako, dua bengkel, serta satu warung makan yang juga difungsikan sebagai rumah hunian. Seluruh bangunan tersebut didominasi material kayu sehingga api dengan cepat membesar.

    Danru Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, Agus Harianto, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan warga dengan mengerahkan tim ke lokasi kejadian.

    "Begitu laporan masuk, kami langsung menuju ke lokasi kejadian dan segera melakukan upaya pemadaman," ujar Agus.

    Ia menjelaskan, saat petugas tiba di lokasi, kobaran api sudah cukup besar akibat konstruksi bangunan yang mudah terbakar.

    "Saat petugas tiba, api sudah membesar karena konstruksi bangunan didominasi material kayu," jelasnya.

    Sebanyak tujuh unit armada pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api. Rinciannya, satu unit dari Posko Teluk Bayur, satu unit dari Gunung Tabur, dan lima unit dari markas komando (Mako).

    "Kebakaran ini bisa dibilang cukup besar, namun api berhasil kami kuasai dalam waktu kurang lebih satu jam," katanya.

    Ia menyampaikan, proses pemadaman turut melibatkan berbagai unsur, seperti TNI, Polri, BPBD, PLN, PMI, Tagana, serta warga sekitar.

    "Berkat kerja sama tim dan dukungan berbagai pihak, api tidak sampai merembet lebih jauh ke bangunan lain," tuturnya.

    Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh bangunan yang terbakar mengalami kerusakan berat.

    "Belum diketahui secara pasti total kerugian. Saat ini, penyebab kebakaran juga masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian," tandas Agus.

    Disdamkarmat Berau pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman dengan bangunan berbahan mudah terbakar.

    (Sf/Rs)