Seputar Kaltim

    Api Hanguskan Dua Bangunan di Jalan Milono Berau, Satu Anak Alami Luka Bakar

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    02 Januari 2026 pukul 10:37 WITA

    Kebakaran yang terjadi di Jalan Milono, RT 12, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada Jumat pagi (02/01/2026). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Kebakaran hebat terjadi di Jalan Milono, RT 12, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada Jumat pagi (02/01/2026) sekitar pukul 05.30 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan dua bangunan dan menyebabkan satu bangunan lainnya mengalami kerusakan berat.

    Berdasarkan laporan awal, kebakaran pertama kali diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau pada Jumat pagi. Api diduga berasal dari salah satu rumah warga bernama Iwan.

    Ketua RT 12 Kelurahan Gayam, Sarwani, mengatakan bahwa api muncul dari kamar milik Iwan sebelum akhirnya membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.

    "Api pertama kali terlihat berasal dari kamar rumah Pak Iwan, kemudian dengan cepat membesar dan menyambar bangunan lain di sekitarnya," ujar Sarwani.

    Akibat kejadian tersebut, tiga bangunan terdampak. Dua bangunan hangus terbakar, sementara satu bangunan lainnya mengalami kerusakan berat. Selain kerugian material, kebakaran ini juga menyebabkan salah satu korban luka bakar.

    "Anak dari Pak Iwan mengalami luka bakar sedikit ditangannya dan langsung dievakuasi serta dibawa oleh petugas BPBD untuk mendapatkan penanganan medis," tambah Sarwani.

    Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Berau, Masyhadi Muhdi, menjelaskan bahwa pihaknya menurunkan sekitar 10 unit armada gabungan serta dibantu oleh kapal pasir yang yang melakukan pemadaman dari arah sungai.

    "Kurang lebih ada 10 unit yang diturunkan, baik dari Damkar maupun BPBD serta tim gabungan," jelas Masyahdi.

    Ia juga menyebutkan bahwa proses penanganan berjalan relatif cepat karena lokasi kebakaran tidak jauh dari kantor BPBD Berau. berdasarkan pantauan di lapangan untuk tim yang diturunkan, terdiri dari BPBD dan Pemadam Kebakaran (Damkar), TNI, Polri, PMI dari medis.

    "Karena lokasinya dekat dengan kantor BPBD, kami tiba di lokasi tidak sampai lima menit setelah laporan diterima. Proses pemadaman sendiri berlangsung kurang dari dua jam dan saat ini masih dilakukan proses pendinginan," ujarnya.

    Hingga saat ini, total kerugian akibat kebakaran tersebut belum dapat dipastikan. Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

    "Untuk penyebab pasti kebakaran dan lainnya masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang," tutup Masyhadi.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Api Hanguskan Dua Bangunan di Jalan Milono Berau, Satu Anak Alami Luka Bakar

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    02 Januari 2026 pukul 10:37 WITA

    Kebakaran yang terjadi di Jalan Milono, RT 12, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada Jumat pagi (02/01/2026). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Kebakaran hebat terjadi di Jalan Milono, RT 12, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada Jumat pagi (02/01/2026) sekitar pukul 05.30 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan dua bangunan dan menyebabkan satu bangunan lainnya mengalami kerusakan berat.

    Berdasarkan laporan awal, kebakaran pertama kali diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau pada Jumat pagi. Api diduga berasal dari salah satu rumah warga bernama Iwan.

    Ketua RT 12 Kelurahan Gayam, Sarwani, mengatakan bahwa api muncul dari kamar milik Iwan sebelum akhirnya membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.

    "Api pertama kali terlihat berasal dari kamar rumah Pak Iwan, kemudian dengan cepat membesar dan menyambar bangunan lain di sekitarnya," ujar Sarwani.

    Akibat kejadian tersebut, tiga bangunan terdampak. Dua bangunan hangus terbakar, sementara satu bangunan lainnya mengalami kerusakan berat. Selain kerugian material, kebakaran ini juga menyebabkan salah satu korban luka bakar.

    "Anak dari Pak Iwan mengalami luka bakar sedikit ditangannya dan langsung dievakuasi serta dibawa oleh petugas BPBD untuk mendapatkan penanganan medis," tambah Sarwani.

    Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Berau, Masyhadi Muhdi, menjelaskan bahwa pihaknya menurunkan sekitar 10 unit armada gabungan serta dibantu oleh kapal pasir yang yang melakukan pemadaman dari arah sungai.

    "Kurang lebih ada 10 unit yang diturunkan, baik dari Damkar maupun BPBD serta tim gabungan," jelas Masyahdi.

    Ia juga menyebutkan bahwa proses penanganan berjalan relatif cepat karena lokasi kebakaran tidak jauh dari kantor BPBD Berau. berdasarkan pantauan di lapangan untuk tim yang diturunkan, terdiri dari BPBD dan Pemadam Kebakaran (Damkar), TNI, Polri, PMI dari medis.

    "Karena lokasinya dekat dengan kantor BPBD, kami tiba di lokasi tidak sampai lima menit setelah laporan diterima. Proses pemadaman sendiri berlangsung kurang dari dua jam dan saat ini masih dilakukan proses pendinginan," ujarnya.

    Hingga saat ini, total kerugian akibat kebakaran tersebut belum dapat dipastikan. Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

    "Untuk penyebab pasti kebakaran dan lainnya masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang," tutup Masyhadi.

    (Sf/Rs)