Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim
Personel damkar saat melakukan pemadaman (Dok: Disdamkar Matan Kukar)
Tenggarong - Sebanyak tiga bangunan di Kelurahan Kuala Samboja, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar) dilaporkan hangus terbakar, Selasa (31/3/2026) sekitar 2.30 WITA.
Insiden ini diduga dipicu korsleting listrik yang terjadi di salah satu rumah warga.
Juru Damkar Regu 1 Samboja, Slamet mengatakan api dengan cepat menghanguskan rumah karena material bangunan terbuat dari kayu.
“Kondisi bangunannya berbahan dasar kayu, jadi kebakarannya pun cepat,” ujar Slamet, Rabu (1/4/2026).
Meski api dengan cepat melahap bangunan, petugas kebakaran berhasil memadamkan kobaran api, sehingga tidak merambat secara luas ke bangunan lain yang berada di sekitar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun empat kepala keluarga (KK) yang berjumlah 19 orang kehilangan tempat tinggal.
Slamet memperkirakan total kerugian atas insiden kebakaran ini mencapai sekitar Rp300 juta.
“Kalau dihitung-hitung, satu unit bangunan itu sekitar Rp100 juta. Artinya tiga bangunan Rp300 juta,” terang Slamet.
“Bangunan yang hangus itu merupakan dua indekos dan satu bangunan hasil bedah rumah,” tambahnya.
Kini penyebab di balik terjadinya insiden kebakaran ini tengah diselidiki oleh pihak berwenang.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim

Personel damkar saat melakukan pemadaman (Dok: Disdamkar Matan Kukar)
Tenggarong - Sebanyak tiga bangunan di Kelurahan Kuala Samboja, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar) dilaporkan hangus terbakar, Selasa (31/3/2026) sekitar 2.30 WITA.
Insiden ini diduga dipicu korsleting listrik yang terjadi di salah satu rumah warga.
Juru Damkar Regu 1 Samboja, Slamet mengatakan api dengan cepat menghanguskan rumah karena material bangunan terbuat dari kayu.
“Kondisi bangunannya berbahan dasar kayu, jadi kebakarannya pun cepat,” ujar Slamet, Rabu (1/4/2026).
Meski api dengan cepat melahap bangunan, petugas kebakaran berhasil memadamkan kobaran api, sehingga tidak merambat secara luas ke bangunan lain yang berada di sekitar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun empat kepala keluarga (KK) yang berjumlah 19 orang kehilangan tempat tinggal.
Slamet memperkirakan total kerugian atas insiden kebakaran ini mencapai sekitar Rp300 juta.
“Kalau dihitung-hitung, satu unit bangunan itu sekitar Rp100 juta. Artinya tiga bangunan Rp300 juta,” terang Slamet.
“Bangunan yang hangus itu merupakan dua indekos dan satu bangunan hasil bedah rumah,” tambahnya.
Kini penyebab di balik terjadinya insiden kebakaran ini tengah diselidiki oleh pihak berwenang.
(Sf/Rs)