Seputar Kaltim

    Api Hanguskan 1 Hektare Lahan Kering di Sebulu, Disdamkar Matan Kukar Ungkap Ada Dua Kemungkinan Penyebab

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    08 Juni 2026 pukul 16:30 WITA

    Lahan kering yang sempat hangus terbakar setelah dipadamkan Petugas Damkar (Dok: Disdamkar Matan Kukar)

    Tenggarong - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali melanda kawasan Kutai Kartanegara (Kukar). Kali ini terjadi di Jalan Sirbaya, Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Senin (8/6/2026) sekitar pukul 12.20 WITA.

    Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar satu hektare (Ha) lahan kering yang dipenuhi semak belukar dan vegetasi mudah terbakar. 

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui warga yang melihat kepulan asap tebal membumbung ke langit saat melintasi jalan tersebut.

    “Kita menerima laporan pada pukul 12.23 WITA dan Relawan Loa Tebu tiba di lokasi pada 12.25 WITA. Butuh waktu sekitar 25 menit hingga api berhasil dipadamkan,” ujar Fida.

    Ia mengungkapkan ada dua kemungkinan yang menjadi penyebab munculnya titik api di kawasan tersebut. Dugaan pertama dipicu kondisi cuaca yang terik dalam beberapa hari terakhir, sehingga menyebabkan vegetasi yang kering sangat mudah terbakar.

    Sementara dugaan kedua berasal dari kelalaian manusia, yakni adanya pengendara atau pengguna jalan yang membuang puntung rokok sembarangan saat melintas di lokasi kejadian.

    “Penyebabnya belum diketahui karena warga yang melapor hanya melihat api besar, tapi bisa jadi karena puntung rokok dan cuaca panas serta angin yang cukup kencang pada saat di lokasi kejadian,” terangnya.

    Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan maupun membuang benda yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas seperti saat ini.

    “Melalui imbauan itu, kita berharap angka karhutla di Kukar dapat diminimalisir sedini mungkin,” tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Api Hanguskan 1 Hektare Lahan Kering di Sebulu, Disdamkar Matan Kukar Ungkap Ada Dua Kemungkinan Penyebab

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    08 Juni 2026 pukul 16:30 WITA

    Lahan kering yang sempat hangus terbakar setelah dipadamkan Petugas Damkar (Dok: Disdamkar Matan Kukar)

    Tenggarong - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali melanda kawasan Kutai Kartanegara (Kukar). Kali ini terjadi di Jalan Sirbaya, Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Senin (8/6/2026) sekitar pukul 12.20 WITA.

    Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar satu hektare (Ha) lahan kering yang dipenuhi semak belukar dan vegetasi mudah terbakar. 

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui warga yang melihat kepulan asap tebal membumbung ke langit saat melintasi jalan tersebut.

    “Kita menerima laporan pada pukul 12.23 WITA dan Relawan Loa Tebu tiba di lokasi pada 12.25 WITA. Butuh waktu sekitar 25 menit hingga api berhasil dipadamkan,” ujar Fida.

    Ia mengungkapkan ada dua kemungkinan yang menjadi penyebab munculnya titik api di kawasan tersebut. Dugaan pertama dipicu kondisi cuaca yang terik dalam beberapa hari terakhir, sehingga menyebabkan vegetasi yang kering sangat mudah terbakar.

    Sementara dugaan kedua berasal dari kelalaian manusia, yakni adanya pengendara atau pengguna jalan yang membuang puntung rokok sembarangan saat melintas di lokasi kejadian.

    “Penyebabnya belum diketahui karena warga yang melapor hanya melihat api besar, tapi bisa jadi karena puntung rokok dan cuaca panas serta angin yang cukup kencang pada saat di lokasi kejadian,” terangnya.

    Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan maupun membuang benda yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas seperti saat ini.

    “Melalui imbauan itu, kita berharap angka karhutla di Kukar dapat diminimalisir sedini mungkin,” tandasnya.

    (Sf/Rs)