Cari disini...
Seputar Kaltim
Petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan di lokasi kebakaran yang menghanguskan enam rumah di Muara Bengkal Ulu, Kecamatan Muara Bengkal. (foto: Disdamkartan Kutim)
Muara Bengkal - Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Desa Muara Bengkal Ulu RT 7, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), pada Sabtu malam (15/11/2025).
Kebakaran tersebut menghanguskan empat rumah dan membuat dua rumah lainnya terdampak, dengan total enam unit hunian yang terbakar.
Kasi Pemadaman, Pengendali Operasi, dan Komunikasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutim, Eko Purnomo, melaporkan kejadian terjadi sekitar pukul 20.13 Wita. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.35 Wita setelah petugas pemadam bersama relawan melakukan penanganan di lapangan.
“Informasi dari anggota di lapangan, asal usul api diduga dari sebuah rumah yang tidak berpenghuni. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” ujar Eko.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sebanyak 12 kepala keluarga (KK) terdampak akibat kebakaran ini. Untuk nilai kerugian, pihak terkait masih melakukan pendataan dan perhitungan.
“Estimasi kerugian belum bisa diketahui,” tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan di lokasi kebakaran yang menghanguskan enam rumah di Muara Bengkal Ulu, Kecamatan Muara Bengkal. (foto: Disdamkartan Kutim)
Muara Bengkal - Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Desa Muara Bengkal Ulu RT 7, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), pada Sabtu malam (15/11/2025).
Kebakaran tersebut menghanguskan empat rumah dan membuat dua rumah lainnya terdampak, dengan total enam unit hunian yang terbakar.
Kasi Pemadaman, Pengendali Operasi, dan Komunikasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutim, Eko Purnomo, melaporkan kejadian terjadi sekitar pukul 20.13 Wita. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.35 Wita setelah petugas pemadam bersama relawan melakukan penanganan di lapangan.
“Informasi dari anggota di lapangan, asal usul api diduga dari sebuah rumah yang tidak berpenghuni. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” ujar Eko.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sebanyak 12 kepala keluarga (KK) terdampak akibat kebakaran ini. Untuk nilai kerugian, pihak terkait masih melakukan pendataan dan perhitungan.
“Estimasi kerugian belum bisa diketahui,” tutupnya.
(Sf/Rs)