Seputar Kaltim

    Api Berkobar Selepas Sahur di Samarinda, Seorang Pemuda Meninggal Dunia

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    16 Maret 2024 pukul 11:39 WITA

    Proses pemadaman api di Jalan HM Ardans (Ringroad 3), Sabtu (16/3/2024) pagi. (Foto: Disdamkar Samarinda/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kebakaran kembali melanda Kota Samarinda, tepatnya di Jalan HM Ardans (Ringroad III), RT 12 Kelurahan Sempaja Barat, Kecamatan Samarinda Utara, Sabtu (16/3/2024) pagi. 

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (Disdamkar) Kota Samarinnda, Hendra AH menyampaikan, musibah ini menyebabkan satu bangunan dan lima kendaraan roda dua ludes dilalap si jago merah. 

    Selain itu, kebakaran turut merenggut korban jiwa, yakni seorang pemuda berusia 22 tahun.

    “Kejadian tragis ini terjadi sejak pukul 06.05 WITA hingga 08.05 WITA. Dugaan sementara menyebutkan bahwa kebakaran terjadi akibat arus pendek listrik, namun masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian,” jelas Hendra. 

    Proses pemadaman kebakaran ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Disdamkar dengan dukungan enam mobil pemadam dari tiga posko yang berbeda, Satuan Redkar Samarinda, pemadam kebakaran swasta, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

    Dari segi keamanan, kehadiran Polsek Samarinda Utara, dan Babinkamtibmas, serta Patroli Beat 110 turut membantu menangani situasi ini.

    Sementara itu, segi medis didukung oleh Palang Merah Indonesia (PMI), Samarinda Siaga 112, Tim Medis Darurat, dan Indonesian Escorting Ambulance.

    Selain bangunan dan kendaraan yang hangus terbakar, kejadian ini juga mengakibatkan dua kepala keluarga (KK) dengan delapan anggota keluarga, kehilangan tempat tinggal mereka.

    Hendra menerangkan pihak berwenang telah melakukan upaya pemadaman dan penanganan darurat secepatnya, namun dampak dari kebakaran ini tetap merenggut nyawa salah satu warga dan menyisakan kerugian materiil yang cukup besar. 

    “Dari kejadian ini investigasi lebih lanjut masih dalam proses untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran ini,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Api Berkobar Selepas Sahur di Samarinda, Seorang Pemuda Meninggal Dunia

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    16 Maret 2024 pukul 11:39 WITA

    Proses pemadaman api di Jalan HM Ardans (Ringroad 3), Sabtu (16/3/2024) pagi. (Foto: Disdamkar Samarinda/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kebakaran kembali melanda Kota Samarinda, tepatnya di Jalan HM Ardans (Ringroad III), RT 12 Kelurahan Sempaja Barat, Kecamatan Samarinda Utara, Sabtu (16/3/2024) pagi. 

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (Disdamkar) Kota Samarinnda, Hendra AH menyampaikan, musibah ini menyebabkan satu bangunan dan lima kendaraan roda dua ludes dilalap si jago merah. 

    Selain itu, kebakaran turut merenggut korban jiwa, yakni seorang pemuda berusia 22 tahun.

    “Kejadian tragis ini terjadi sejak pukul 06.05 WITA hingga 08.05 WITA. Dugaan sementara menyebutkan bahwa kebakaran terjadi akibat arus pendek listrik, namun masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian,” jelas Hendra. 

    Proses pemadaman kebakaran ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Disdamkar dengan dukungan enam mobil pemadam dari tiga posko yang berbeda, Satuan Redkar Samarinda, pemadam kebakaran swasta, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

    Dari segi keamanan, kehadiran Polsek Samarinda Utara, dan Babinkamtibmas, serta Patroli Beat 110 turut membantu menangani situasi ini.

    Sementara itu, segi medis didukung oleh Palang Merah Indonesia (PMI), Samarinda Siaga 112, Tim Medis Darurat, dan Indonesian Escorting Ambulance.

    Selain bangunan dan kendaraan yang hangus terbakar, kejadian ini juga mengakibatkan dua kepala keluarga (KK) dengan delapan anggota keluarga, kehilangan tempat tinggal mereka.

    Hendra menerangkan pihak berwenang telah melakukan upaya pemadaman dan penanganan darurat secepatnya, namun dampak dari kebakaran ini tetap merenggut nyawa salah satu warga dan menyisakan kerugian materiil yang cukup besar. 

    “Dari kejadian ini investigasi lebih lanjut masih dalam proses untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran ini,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)