Seputar Kaltim

    APBD 2025 Berau Disahkan, Fokus pada Infrastruktur dan Pelayanan Publik

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    30 September 2025 pukul 07:14 WITA

    Penandatanganan kesepakatan perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Berau, Senin (29/9/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersama DPRD Berau resmi menetapkan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. 

    Penetapan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna tentang penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Berau terhadap persetujuan penetapan rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, yang digelar di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Berau, Senin (29/9/2025).

    Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, didampingi Wakil Ketua I Subroto dan Wakil Ketua II Sumadi, turut hadir Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, jajaran kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Berau.

    Pada kesempatan ini, seluruh fraksi DPRD Berau menyampaikan persetujuan terhadap rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD 2025. Persetujuan ini menunjukkan kuatnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendukung percepatan pembangunan daerah

    Dalam sambutannya, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menjelaskan bahwa perubahan APBD dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan pembangunan daerah yang dinamis serta mengoptimalkan penggunaan anggaran secara efektif dan efisien.

    "Pendapatan daerah yang semula ditetapkan sebesar Rp4,7 triliun mengalami peningkatan menjadi Rp5,3 triliun, naik sebesar Rp603 miliar. Sedangkan total belanja daerah setelah perubahan mencapai Rp6 triliun," terang Bupati Sri.

    Ia pun menerangkan rincian alokasi belanja daerah tersebut meliputi Belanja Operasi Rp2,4 triliun, Belanja Modal Rp3 triliun, Belanja Tidak Terduga, Rp28 miliar.

    "Kita harus mengelola anggaran dengan bijak agar seluruh program prioritas dapat terlaksana sesuai kebutuhan masyarakat," pesannya.

    Dirinya pun menyampaikan untuk menutup defisit anggaran setelah perubahan yang sebesar Rp673 miliar, Pemkab Berau memanfaatkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya yang juga berjumlah Rp673 miliar. 

    "SiLPA ini naik Rp185 miliar dari sebelumnya Rp488 miliar," ujarnya.

    Sementara itu, Bupati Berau pun menegaskan bahwa arah kebijakan pembangunan dalam perubahan APBD 2025 tetap difokuskan pada peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta perlindungan lingkungan hidup.

    "Kita harus memastikan setiap rupiah yang dialokasikan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Berau," tegasnya.

    M

    Dirinya pun mengatakan selain menjadi forum pengesahan anggaran, rapat paripurna ini juga menjadi momentum penting dalam menyusun pondasi pembangunan jangka panjang daerah.

    "Kami ingin memastikan pembangunan yang dilakukan hari ini dapat membawa manfaat hingga generasi mendatang," tambahnya.

    Oleh sebab itu, Sri pun mendorong seluruh Perangkat Daerah agar meningkatkan kinerja dan realisasi anggaran secara maksimal di tahun 2025. Sehingga, ia berharap, program-program prioritas daerah dapat terealisasi secara optimal dan tepat waktu.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    APBD 2025 Berau Disahkan, Fokus pada Infrastruktur dan Pelayanan Publik

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    30 September 2025 pukul 07:14 WITA

    Penandatanganan kesepakatan perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Berau, Senin (29/9/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersama DPRD Berau resmi menetapkan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. 

    Penetapan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna tentang penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Berau terhadap persetujuan penetapan rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, yang digelar di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Berau, Senin (29/9/2025).

    Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, didampingi Wakil Ketua I Subroto dan Wakil Ketua II Sumadi, turut hadir Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, jajaran kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Berau.

    Pada kesempatan ini, seluruh fraksi DPRD Berau menyampaikan persetujuan terhadap rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD 2025. Persetujuan ini menunjukkan kuatnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendukung percepatan pembangunan daerah

    Dalam sambutannya, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menjelaskan bahwa perubahan APBD dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan pembangunan daerah yang dinamis serta mengoptimalkan penggunaan anggaran secara efektif dan efisien.

    "Pendapatan daerah yang semula ditetapkan sebesar Rp4,7 triliun mengalami peningkatan menjadi Rp5,3 triliun, naik sebesar Rp603 miliar. Sedangkan total belanja daerah setelah perubahan mencapai Rp6 triliun," terang Bupati Sri.

    Ia pun menerangkan rincian alokasi belanja daerah tersebut meliputi Belanja Operasi Rp2,4 triliun, Belanja Modal Rp3 triliun, Belanja Tidak Terduga, Rp28 miliar.

    "Kita harus mengelola anggaran dengan bijak agar seluruh program prioritas dapat terlaksana sesuai kebutuhan masyarakat," pesannya.

    Dirinya pun menyampaikan untuk menutup defisit anggaran setelah perubahan yang sebesar Rp673 miliar, Pemkab Berau memanfaatkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya yang juga berjumlah Rp673 miliar. 

    "SiLPA ini naik Rp185 miliar dari sebelumnya Rp488 miliar," ujarnya.

    Sementara itu, Bupati Berau pun menegaskan bahwa arah kebijakan pembangunan dalam perubahan APBD 2025 tetap difokuskan pada peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta perlindungan lingkungan hidup.

    "Kita harus memastikan setiap rupiah yang dialokasikan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Berau," tegasnya.

    M

    Dirinya pun mengatakan selain menjadi forum pengesahan anggaran, rapat paripurna ini juga menjadi momentum penting dalam menyusun pondasi pembangunan jangka panjang daerah.

    "Kami ingin memastikan pembangunan yang dilakukan hari ini dapat membawa manfaat hingga generasi mendatang," tambahnya.

    Oleh sebab itu, Sri pun mendorong seluruh Perangkat Daerah agar meningkatkan kinerja dan realisasi anggaran secara maksimal di tahun 2025. Sehingga, ia berharap, program-program prioritas daerah dapat terealisasi secara optimal dan tepat waktu.

    (Sf/Rs)