Seputar Kaltim

    Antrean BBM Mengular di Kaltim, DPRD Segera Panggil Pertamina

    Penulis:Arman Maulana|Redaktur:Lodya A
    26 September 2026 pukul 21:23 WITA

    Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud (Foto: Arman/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Persoalan antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kalimantan Timur (Kaltim) dalam beberapa pekan terakhir belum juga terurai.

    Pantauan di lapangan, warga harus rela antre berjam-jam untuk mendapatkan BBM jenis solar dan pertalite. Bahkan di beberapa daerah seperti Samarinda dan Balikpapan, antrean kendaraan roda empat hingga truk mengular sampai ke badan jalan utama dan menyebabkan kemacetan.

    Menanggapi keluhan tersebut, Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud mengatakan pihaknya sudah merencanakan pembahasan khusus terkait persoalan tersebut.

    Ditemui usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kaltim, Sabtu (26/9/2026), Hasanuddin menyebut inisiasi pembahasan antrean BBM ini datang dari Fraksi PKS.

    Menurutnya, pertemuan dengan pihak-pihak terkait seperti Pertamina Patra Niaga dan PLN sudah digagas, namun belum bisa terlaksana dalam minggu ini karena padatnya agenda dewan.

    "Ini inisiasi dari Fraksi PKS, tapi masih belum (dilaksanakan), karena teman-teman sedang rapat pansus. Ada empat pansus yang sedang berjalan," ujarnya.

    Hasanuddin memastikan, jika tidak ada perubahan agenda, pertemuan tersebut akan digelar pada Rabu (30/9/2026) mendatang. Ia pun memastikan akan hadir langsung dalam pertemuan itu.

    "Kalau tidak salah mungkin Rabu nanti saya akan hadir juga. Itu Pertamina dan PLN. Sudah digagas pertemuannya, yang inisiasi dari PKS," katanya.

    Lebih lanjut, politisi Golkar itu berharap pertemuan tersebut tidak hanya menjadi forum diskusi, melainkan bisa menghasilkan solusi konkret untuk mengatasi kelangkaan dan antrean panjang yang terjadi di lapangan, termasuk soal kuota dan pengawasan distribusi BBM bersubsidi. 

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Antrean BBM Mengular di Kaltim, DPRD Segera Panggil Pertamina

    Penulis:Arman Maulana|Redaktur:Lodya A
    26 September 2026 pukul 21:23 WITA

    Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud (Foto: Arman/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Persoalan antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kalimantan Timur (Kaltim) dalam beberapa pekan terakhir belum juga terurai.

    Pantauan di lapangan, warga harus rela antre berjam-jam untuk mendapatkan BBM jenis solar dan pertalite. Bahkan di beberapa daerah seperti Samarinda dan Balikpapan, antrean kendaraan roda empat hingga truk mengular sampai ke badan jalan utama dan menyebabkan kemacetan.

    Menanggapi keluhan tersebut, Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud mengatakan pihaknya sudah merencanakan pembahasan khusus terkait persoalan tersebut.

    Ditemui usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kaltim, Sabtu (26/9/2026), Hasanuddin menyebut inisiasi pembahasan antrean BBM ini datang dari Fraksi PKS.

    Menurutnya, pertemuan dengan pihak-pihak terkait seperti Pertamina Patra Niaga dan PLN sudah digagas, namun belum bisa terlaksana dalam minggu ini karena padatnya agenda dewan.

    "Ini inisiasi dari Fraksi PKS, tapi masih belum (dilaksanakan), karena teman-teman sedang rapat pansus. Ada empat pansus yang sedang berjalan," ujarnya.

    Hasanuddin memastikan, jika tidak ada perubahan agenda, pertemuan tersebut akan digelar pada Rabu (30/9/2026) mendatang. Ia pun memastikan akan hadir langsung dalam pertemuan itu.

    "Kalau tidak salah mungkin Rabu nanti saya akan hadir juga. Itu Pertamina dan PLN. Sudah digagas pertemuannya, yang inisiasi dari PKS," katanya.

    Lebih lanjut, politisi Golkar itu berharap pertemuan tersebut tidak hanya menjadi forum diskusi, melainkan bisa menghasilkan solusi konkret untuk mengatasi kelangkaan dan antrean panjang yang terjadi di lapangan, termasuk soal kuota dan pengawasan distribusi BBM bersubsidi. 

    (Sf/Lo)