Cari disini...
Seputar Kaltim
Serah terima 13 unit armada pemadam karhutla di Polres Paser. (Foto: Humas Polres Paser)
Tana Paser - Polres Paser menunjukkan keseriusannya dalam membantu penanganan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla).
Pihaknya menyulap sebanyak 13 unit Mobil Hilux Double Cabin Polsek menjadi armada pemadam karhutla guna membantu operasional tim gabungan di lapangan.
Kapolres Paser, AKBP Sofyan meminta jajarannya untuk terus meningkatkan intensitas patroli guna mendeteksi potensi titik api ataupun pemicu yang dapat menyebabkan terjadinya karhutla khususnya di musim kemarau.
"Mobil operasional ini kita hadirkan sebagai respons dari maraknya karhutla yang terjadi," kata AKBP Sofyan, Minggu (6/9/2026).
Setiap kendaraan patroli yang dimodifikasi dapat mengangkut tandon air berkapasitas 1.200 liter. Penambahan beban tersebut juga telah disesuaikan dengan kapasitas angkut kendaraan agar tidak mengganggu mobilitas personel saat melintasi medan rumit.
Guna mendukung jangkauan penyemprotan, masing-masing mobil dilengkapi tiga gulung selang sepanjang 90 meter, nosel pemadam, serta mesin pompa air portable (alkon). Selain armada kecil, polisi juga menyiagakan satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter sebagai penyokong pasokan air.
Di sisi lain, pihaknya juga menyebar 100 lembar spanduk berisi Maklumat Kapolda Kaltim dan Imbauan Kapolres ke seluruh wilayah Polsek sebagai bentuk penegakan hukum. Spanduk larangan pembakaran tersebut dipasang di kawasan rawan bencana serta pusat kegiatan masyarakat.
"Kami juga menyebar luaskan Maklumat Kapolda Kaltim terkait imbauan Kapolres ke seluruh Polsek di Paser," jelasnya.
Ia berharap, dengan dilakukannya pendekatan yang humanis dan edukatif kepada masyarakat tentang ancaman hukum pembakaran lahan dan hutan secara sengaja, dapat meminimalisir pemicu karhutla di Paser.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Serah terima 13 unit armada pemadam karhutla di Polres Paser. (Foto: Humas Polres Paser)
Tana Paser - Polres Paser menunjukkan keseriusannya dalam membantu penanganan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla).
Pihaknya menyulap sebanyak 13 unit Mobil Hilux Double Cabin Polsek menjadi armada pemadam karhutla guna membantu operasional tim gabungan di lapangan.
Kapolres Paser, AKBP Sofyan meminta jajarannya untuk terus meningkatkan intensitas patroli guna mendeteksi potensi titik api ataupun pemicu yang dapat menyebabkan terjadinya karhutla khususnya di musim kemarau.
"Mobil operasional ini kita hadirkan sebagai respons dari maraknya karhutla yang terjadi," kata AKBP Sofyan, Minggu (6/9/2026).
Setiap kendaraan patroli yang dimodifikasi dapat mengangkut tandon air berkapasitas 1.200 liter. Penambahan beban tersebut juga telah disesuaikan dengan kapasitas angkut kendaraan agar tidak mengganggu mobilitas personel saat melintasi medan rumit.
Guna mendukung jangkauan penyemprotan, masing-masing mobil dilengkapi tiga gulung selang sepanjang 90 meter, nosel pemadam, serta mesin pompa air portable (alkon). Selain armada kecil, polisi juga menyiagakan satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter sebagai penyokong pasokan air.
Di sisi lain, pihaknya juga menyebar 100 lembar spanduk berisi Maklumat Kapolda Kaltim dan Imbauan Kapolres ke seluruh wilayah Polsek sebagai bentuk penegakan hukum. Spanduk larangan pembakaran tersebut dipasang di kawasan rawan bencana serta pusat kegiatan masyarakat.
"Kami juga menyebar luaskan Maklumat Kapolda Kaltim terkait imbauan Kapolres ke seluruh Polsek di Paser," jelasnya.
Ia berharap, dengan dilakukannya pendekatan yang humanis dan edukatif kepada masyarakat tentang ancaman hukum pembakaran lahan dan hutan secara sengaja, dapat meminimalisir pemicu karhutla di Paser.
(Sf/Lo)