Cari disini...
Seputar Kaltim
Wakil Ketua DPRD kota Balikpapan, Laisa Hamisah diruang kerjanya.(Foto: dok/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Kunjungan tamu ke Kota Balikpapan untuk mengikuti upacara HUT RI ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN) akhir-akhir ini sudah ramai berdatangan.
Bahkan terlihat sejumlah hotel di Balikpapan mulai ramai terisi tamu-tamu yang akan mengikuti upacara. Dan untuk menghindari harga yang tak wajar, DPRD Balikpapan meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melakukan pengawasan ke setiap hotel.
"Untuk antisipasi hotel yang menaikkan harga, maka Pemkot perlu mengambil beberapa langkah cepat," ucap Wakil Ketua DPRD kota Balikpapan, Laisa Hamisah kepada awak media, Senin (12/8/2024).
Lanjut Laisa, langkah yang perlu diambil mulai dari melakukan pengawasan harga oleh dinas terkait, serta memantau dan mengawasi kamar hotel secara berkala.
"Pengawasan ini dilakukan dalam rangka mengawasi adanya peraktik kenaikan harga hotel yang tidak wajar," akunya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta agar Pemkot Balikpapan dapat segera berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) BPC Balikpapan untuk menetapkan batas harga kamar selama priode puncak pelaksanaan event HUT RI di IKN.
"Dengan begitu para hotel tidak merugikan wisatawan, bahkan bisa memberikan kenyamanan kepada pengunjung," terangnya.
Selain itu, informasi harga kamar hotel juga harus disampaikan secara terbuka, sehingga pengunjung dapat memilih obsi yang terbaik. Begitupun dengan penguatan regulasi kebijakan peraturan daerah ketika ada event-event besar.
"Sehingga ketika ada hotel yang menaikkan tak sesuai, bisa dilakukan tindakan hukum," ungkapnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wakil Ketua DPRD kota Balikpapan, Laisa Hamisah diruang kerjanya.(Foto: dok/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Kunjungan tamu ke Kota Balikpapan untuk mengikuti upacara HUT RI ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN) akhir-akhir ini sudah ramai berdatangan.
Bahkan terlihat sejumlah hotel di Balikpapan mulai ramai terisi tamu-tamu yang akan mengikuti upacara. Dan untuk menghindari harga yang tak wajar, DPRD Balikpapan meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melakukan pengawasan ke setiap hotel.
"Untuk antisipasi hotel yang menaikkan harga, maka Pemkot perlu mengambil beberapa langkah cepat," ucap Wakil Ketua DPRD kota Balikpapan, Laisa Hamisah kepada awak media, Senin (12/8/2024).
Lanjut Laisa, langkah yang perlu diambil mulai dari melakukan pengawasan harga oleh dinas terkait, serta memantau dan mengawasi kamar hotel secara berkala.
"Pengawasan ini dilakukan dalam rangka mengawasi adanya peraktik kenaikan harga hotel yang tidak wajar," akunya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta agar Pemkot Balikpapan dapat segera berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) BPC Balikpapan untuk menetapkan batas harga kamar selama priode puncak pelaksanaan event HUT RI di IKN.
"Dengan begitu para hotel tidak merugikan wisatawan, bahkan bisa memberikan kenyamanan kepada pengunjung," terangnya.
Selain itu, informasi harga kamar hotel juga harus disampaikan secara terbuka, sehingga pengunjung dapat memilih obsi yang terbaik. Begitupun dengan penguatan regulasi kebijakan peraturan daerah ketika ada event-event besar.
"Sehingga ketika ada hotel yang menaikkan tak sesuai, bisa dilakukan tindakan hukum," ungkapnya.
(Sf/Rs)