Seputar Kaltim

    Angkasa Pura I Balikpapan Bantah Aduan Warga yang Sebut Tak Pernah Beri CSR

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    05 April 2024 pukul 11:48 WITA

    Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Terkait dengan adanya laporan yang masuk di Komisi III DPRD Balikpapan, perihal tidak adanya bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bandara International Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan ke masyarakat sekitar, dibatah Manajemen Angkasa Pura I Balikpapan.

    General Manager PT Angkasa Pura I melalui Stakeholder Relation Manager Bandara SAMS Balikpapan, Retnowati menegaskan, bahwa selama ini Bandara SAMS selalu rutin memberikan CSR kepada warga.

    "Bahkan setiap program CSR, kami selalu memprioritaskan warga disekitar ring satu. Jadi tidak benar ucapan itu," ucap Retno, saat dihubungi awak media, Kamis (4/4/2024).

    Diterangkannya, bahwa program CSR Angkasa Pura I Balikpapan dilaksanakan setiap tahun dan meliputi berbagai kegiatan sosial yang dapat menyentuh langsung masyarakat sekitar.

    "Bantuan CSR kami berupa pemberian sembako gratis, sunatan massal, pokoknya banyak deh program kami dan itu rutin di adakan setiap tahun dan mengutamakan masyarakat yang ada di ring satu," jelasnya.

    Diberitakan sebelumnya, Komisi III DPRD Balikpapan menyebut bahwa CSR Angkasa Pura I Balikpapan selama ini tidak pernah ada yang menyentuh langsung kepada masyarakat.

    Terutama masyarakat yang bermukim tak jauh dari kawasan landasan pacu pesawat di Bandara Internasional SAMS Sepinggan.

    Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri setelah pihaknya mengaku banyak menerima keluhan dari masyarakat yang merasa terganggu akibat kebisingan aktivitas bandara.

    "Selama bertahun-tahun, masyarakat sekitar bandara telah mengeluhkan tingkat kebisingan bandara tanpa adanya dukungan CSR yang signifikan. Hal ini tentunya sangat mengganggu," terang Alwi.

    Berdasarkan informasi yang diterima, tidak ada bantuan CSR yang pernah diberikan untuk masyarakat. Keluhan juga mencakup dampak seperti saluran air yang menyempit, menyebabkan banjir bagi warga sekitar.

    Selain itu, keberadaan pepohonan dan rumput yang tinggi di sekitar bandara telah menjadi sarang bagi banyak binatang, yang juga menjadi keluhan warga. 

    "Bersihkan lingkungan sekitar juga merupakan bagian dari dukungan CSR yang diharapkan," harapnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Angkasa Pura I Balikpapan Bantah Aduan Warga yang Sebut Tak Pernah Beri CSR

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    05 April 2024 pukul 11:48 WITA

    Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Terkait dengan adanya laporan yang masuk di Komisi III DPRD Balikpapan, perihal tidak adanya bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bandara International Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan ke masyarakat sekitar, dibatah Manajemen Angkasa Pura I Balikpapan.

    General Manager PT Angkasa Pura I melalui Stakeholder Relation Manager Bandara SAMS Balikpapan, Retnowati menegaskan, bahwa selama ini Bandara SAMS selalu rutin memberikan CSR kepada warga.

    "Bahkan setiap program CSR, kami selalu memprioritaskan warga disekitar ring satu. Jadi tidak benar ucapan itu," ucap Retno, saat dihubungi awak media, Kamis (4/4/2024).

    Diterangkannya, bahwa program CSR Angkasa Pura I Balikpapan dilaksanakan setiap tahun dan meliputi berbagai kegiatan sosial yang dapat menyentuh langsung masyarakat sekitar.

    "Bantuan CSR kami berupa pemberian sembako gratis, sunatan massal, pokoknya banyak deh program kami dan itu rutin di adakan setiap tahun dan mengutamakan masyarakat yang ada di ring satu," jelasnya.

    Diberitakan sebelumnya, Komisi III DPRD Balikpapan menyebut bahwa CSR Angkasa Pura I Balikpapan selama ini tidak pernah ada yang menyentuh langsung kepada masyarakat.

    Terutama masyarakat yang bermukim tak jauh dari kawasan landasan pacu pesawat di Bandara Internasional SAMS Sepinggan.

    Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri setelah pihaknya mengaku banyak menerima keluhan dari masyarakat yang merasa terganggu akibat kebisingan aktivitas bandara.

    "Selama bertahun-tahun, masyarakat sekitar bandara telah mengeluhkan tingkat kebisingan bandara tanpa adanya dukungan CSR yang signifikan. Hal ini tentunya sangat mengganggu," terang Alwi.

    Berdasarkan informasi yang diterima, tidak ada bantuan CSR yang pernah diberikan untuk masyarakat. Keluhan juga mencakup dampak seperti saluran air yang menyempit, menyebabkan banjir bagi warga sekitar.

    Selain itu, keberadaan pepohonan dan rumput yang tinggi di sekitar bandara telah menjadi sarang bagi banyak binatang, yang juga menjadi keluhan warga. 

    "Bersihkan lingkungan sekitar juga merupakan bagian dari dukungan CSR yang diharapkan," harapnya.

    (Sf/Rs)