Seputar Kaltim

    Angka Stunting di Bontang Turun Jadi 16,34 Persen di 2025

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    10 Desember 2025 pukul 21:15 WITA

    Kepala Dinkes Bontang, Bachtiar Mabe. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, Bachtiar Mabe mengungkap angka stunting turun menjadi 16,34 persen di 2025, jika dibanding tahun sebelumnya 20,7 persen. 

    Berdasarkan capaian terbaru, stunting balita sudah mencapai 100 persen dalam pemantauan dan angka kasusnya berhasil turun menjadi 16,34 persen. Penurunan ini disebut sebagai capaian yang membanggakan, tetapi belum menjadi titik akhir dari upaya percepatan perbaikan gizi.

    “Tapi kita tidak berpuas diri, target selanjutnya adalah memastikan angka stunting dapat terus turun hingga berada di bawah target nasional,” ujarnya saat ditemui belum lama ini.

    Selain fokus pada stunting, Dinkes Bontang juga menargetkan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) serta Angka Kematian Bayi (AKB). Kedua indikator ini dinilai berkaitan erat dengan keberhasilan penurunan stunting, mengingat kesehatan ibu dan bayi menjadi faktor utama dalam pertumbuhan balita.

    “Kita ingin juga menekan angka kematian ibu menjadi nol dan angka kematian bayi di bawah nasional,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Angka Stunting di Bontang Turun Jadi 16,34 Persen di 2025

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    10 Desember 2025 pukul 21:15 WITA

    Kepala Dinkes Bontang, Bachtiar Mabe. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, Bachtiar Mabe mengungkap angka stunting turun menjadi 16,34 persen di 2025, jika dibanding tahun sebelumnya 20,7 persen. 

    Berdasarkan capaian terbaru, stunting balita sudah mencapai 100 persen dalam pemantauan dan angka kasusnya berhasil turun menjadi 16,34 persen. Penurunan ini disebut sebagai capaian yang membanggakan, tetapi belum menjadi titik akhir dari upaya percepatan perbaikan gizi.

    “Tapi kita tidak berpuas diri, target selanjutnya adalah memastikan angka stunting dapat terus turun hingga berada di bawah target nasional,” ujarnya saat ditemui belum lama ini.

    Selain fokus pada stunting, Dinkes Bontang juga menargetkan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) serta Angka Kematian Bayi (AKB). Kedua indikator ini dinilai berkaitan erat dengan keberhasilan penurunan stunting, mengingat kesehatan ibu dan bayi menjadi faktor utama dalam pertumbuhan balita.

    “Kita ingin juga menekan angka kematian ibu menjadi nol dan angka kematian bayi di bawah nasional,” tandasnya.

    (Sf/Lo)