Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala BPS Kabupaten Paser (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Angka kemiskinan di Kabupaten Paser kembali menunjukkan tren yang menurun secara signifikan.
Pada 2024 lalu angka kemiskinan di Paser berada di angka 8,63 persen dan turun menjadi 8,13 persen pada 2025.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Paser, Bayu Agung Prasetyo menjelaskan tren penurunan angka kemiskinan di Paser salah satunya tidak terlepas dari program pemerintah daerah yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
"Tren penurunan ini tidak lepas dari program pemerintah dalam menyejahterakan rakyat, khususnya di Kabupaten Paser," kata Bayu Agung Prasetyo, Jumat (13/2/2026).
Berbagai macam perbaikan yang dilakukan oleh Pemkab Paser, seperti pembagunan dan perbaikan infrastruktur jalan, hingga jembatan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih sehat dan cepat.
Hal tersebut berdampak pada tingkat kesejahteraan masyarakat yang menyebabkan penekanan pada angka kemiskinan di 2025.
"Pembangunan infrastruktur yang dilakukan membuat masyarakat semakin mudah untuk saling terhubung, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi," tambahnya.
Namun demikian, tantangan pengentasan kemiskinan masih menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan, khususnya pada masyarakat rentan yang berada di standar garis kemiskinan yang telah ditentukan.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala BPS Kabupaten Paser (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Angka kemiskinan di Kabupaten Paser kembali menunjukkan tren yang menurun secara signifikan.
Pada 2024 lalu angka kemiskinan di Paser berada di angka 8,63 persen dan turun menjadi 8,13 persen pada 2025.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Paser, Bayu Agung Prasetyo menjelaskan tren penurunan angka kemiskinan di Paser salah satunya tidak terlepas dari program pemerintah daerah yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
"Tren penurunan ini tidak lepas dari program pemerintah dalam menyejahterakan rakyat, khususnya di Kabupaten Paser," kata Bayu Agung Prasetyo, Jumat (13/2/2026).
Berbagai macam perbaikan yang dilakukan oleh Pemkab Paser, seperti pembagunan dan perbaikan infrastruktur jalan, hingga jembatan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih sehat dan cepat.
Hal tersebut berdampak pada tingkat kesejahteraan masyarakat yang menyebabkan penekanan pada angka kemiskinan di 2025.
"Pembangunan infrastruktur yang dilakukan membuat masyarakat semakin mudah untuk saling terhubung, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi," tambahnya.
Namun demikian, tantangan pengentasan kemiskinan masih menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan, khususnya pada masyarakat rentan yang berada di standar garis kemiskinan yang telah ditentukan.
(Sf/Lo)