Cari disini...
Seputar Kaltim
Potret kegiatan Uji KIR di UPT PKB Dishub PPU. (Dok: DishubPPU)
Penajam - UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU) berencana menerapkan aplikasi SIM Blue Full Cycle untuk mempermudah proses Uji KIR terhadap kendaraan.
Penerapan aplikasi itu telah direncanakan sejak awal 2025, tapi hingga kini belum diimplementasikan karena terkendala anggaran.
Kepala UPT PKB Dishub PPU, Halimah mengatakan pengoperasian aplikasi SIM Blue Full Cycle membutuhkan dana sekitar Rp190 juta.
“Kemarin itu, tepatnya pada awal 2025 telah kita anggarkan tapi nggak terealisasi,” ucap Halimah, Senin (22/9/2025).
Keterlambatan implementasi ini turut dipengaruhi Instruksi Presiden (Inpres) 1/2025 tentang Efisiensi Anggaran.
“Kebijakan itu sangat mempengaruhi, awalnya kita menganggarkan Rp190 juta tapi sekarang dipangkas menjadi Rp87 juta,” jelasnya.
Kini, UPT PKB Dishub PPU berencana mengusulkan kembali program itu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 yang dalam waktu dekat akan segera disahkan.
Menurut Halimah, penerapan aplikasi SIM Blue Full Cycle di PPU sangat penting karena dapat mempercepat proses Uji KIR, mulai dari pendaftaran, penjadwalan hingga penerbitan hasil pemeriksaan kendaraan secara digital dan efisien.
“Paser dan Balikpapan telah menerapkan sistem ini, sedangkan Penajam belum. Mudah-mudahan di APBD Perubahan ini dapat terealisasi,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Potret kegiatan Uji KIR di UPT PKB Dishub PPU. (Dok: DishubPPU)
Penajam - UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU) berencana menerapkan aplikasi SIM Blue Full Cycle untuk mempermudah proses Uji KIR terhadap kendaraan.
Penerapan aplikasi itu telah direncanakan sejak awal 2025, tapi hingga kini belum diimplementasikan karena terkendala anggaran.
Kepala UPT PKB Dishub PPU, Halimah mengatakan pengoperasian aplikasi SIM Blue Full Cycle membutuhkan dana sekitar Rp190 juta.
“Kemarin itu, tepatnya pada awal 2025 telah kita anggarkan tapi nggak terealisasi,” ucap Halimah, Senin (22/9/2025).
Keterlambatan implementasi ini turut dipengaruhi Instruksi Presiden (Inpres) 1/2025 tentang Efisiensi Anggaran.
“Kebijakan itu sangat mempengaruhi, awalnya kita menganggarkan Rp190 juta tapi sekarang dipangkas menjadi Rp87 juta,” jelasnya.
Kini, UPT PKB Dishub PPU berencana mengusulkan kembali program itu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 yang dalam waktu dekat akan segera disahkan.
Menurut Halimah, penerapan aplikasi SIM Blue Full Cycle di PPU sangat penting karena dapat mempercepat proses Uji KIR, mulai dari pendaftaran, penjadwalan hingga penerbitan hasil pemeriksaan kendaraan secara digital dan efisien.
“Paser dan Balikpapan telah menerapkan sistem ini, sedangkan Penajam belum. Mudah-mudahan di APBD Perubahan ini dapat terealisasi,” tandasnya.
(Sf/Lo)