Seputar Kaltim

    Anggaran Terpangkas, Bupati Berau Tetap Minta ASN Maksimalkan Kinerja

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    05 Januari 2026 pukul 20:15 WITA

    Apel gabungan perdana tahun 2026 yang diikuti seluruh ASN dilingkup Pemkab Berau, di Halaman Kantor Bupati Berau, Senin (5/1/2026). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas meminta ASN harus bekerja maksimal dan menjaga kualitas pelayanan untuk masyarakat meski anggaran di beberapa OPD terpangkas hingga 50 persen. 

    "Anggaran mungkin terbatas, tetapi semangat dan kinerja kita tidak boleh berkurang. Setiap ASN harus tetap bekerja sebaik-baiknya sesuai tupoksi masing-masing," ujarnya saat apel gabungan perdana 2026, di halaman Kantor Bupati Berau, Senin (5/1/2026).

    Ia juga menekankan bahwa promosi dan hak ASN akan tetap dijalankan sesuai ketentuan. Pemkab juga akan mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) agar motivasi ASN tetap terjaga.

    "Saya tidak ingin zalim. Ketika ASN punya hak untuk dipromosikan, kami akan lakukan. Karena itu mari kita tetap bekerja dengan sebaik-baiknya untuk masyarakat,"katanya.

    Bupati pun menyebutkan tiga kunci utama penilaian ASN, yakni kualifikasi, kompetensi dan kinerja. Ketiga aspek tersebut menjadi dasar dalam menentukan penempatan jabatan maupun promosi.

    "Ketiga kunci tersebut adalah kualifikasi, kompetensi dan kinerja," jelasnya.

    Ia meminta setiap ASN dapat terus mengembangkan diri dan meningkatkan kemampuan, serta bekerja sama dengan baik untuk mendukung kinerja organisasi.

    "Saya sangat berharap, jangan lelah untuk belajar, jangan lelah untuk terus meningkatkan kompetensi diri sendiri dan jangan lupa untuk selalu bekerja sama dengan baik," ungkapnya.

    Selain itu, dia juga menyoroti soal loyalitas ASN. Menurutnya loyalitas bukan hanya komitmen kepada pimpinan, tetapi landasan penting dalam menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah.

    "Pintar itu bisa diasah dan merupakan bonus. Tetapi kalau sudah tidak loyal, kita bisa berjalan sendiri tanpa koordinasi dengan anggota organisasi lainnya," tuturnya.

    Bupati pun menegaskan koordinasi yang baik dengan pimpinan masing-masing OPD harus tetap dijaga. Ia meminta seluruh ASN untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan dan memastikan seluruh kewenangan dijalankan melalui jalur yang benar.

    "Karena bapak ibu punya pimpinan di masing-masing OPD. Termasuk kepala dinas ke bupati. Jangan menentukan kebijakan-kebijakan tanpa berkoordinasi dengan pimpinan. Karena dalam organisasi apapun itu, kita harus saling berkoordinasi agar bisa searah, seiring, sejalan dan sesuai dengan visi dan misi Pemkab Berau," pungkasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Anggaran Terpangkas, Bupati Berau Tetap Minta ASN Maksimalkan Kinerja

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    05 Januari 2026 pukul 20:15 WITA

    Apel gabungan perdana tahun 2026 yang diikuti seluruh ASN dilingkup Pemkab Berau, di Halaman Kantor Bupati Berau, Senin (5/1/2026). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas meminta ASN harus bekerja maksimal dan menjaga kualitas pelayanan untuk masyarakat meski anggaran di beberapa OPD terpangkas hingga 50 persen. 

    "Anggaran mungkin terbatas, tetapi semangat dan kinerja kita tidak boleh berkurang. Setiap ASN harus tetap bekerja sebaik-baiknya sesuai tupoksi masing-masing," ujarnya saat apel gabungan perdana 2026, di halaman Kantor Bupati Berau, Senin (5/1/2026).

    Ia juga menekankan bahwa promosi dan hak ASN akan tetap dijalankan sesuai ketentuan. Pemkab juga akan mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) agar motivasi ASN tetap terjaga.

    "Saya tidak ingin zalim. Ketika ASN punya hak untuk dipromosikan, kami akan lakukan. Karena itu mari kita tetap bekerja dengan sebaik-baiknya untuk masyarakat,"katanya.

    Bupati pun menyebutkan tiga kunci utama penilaian ASN, yakni kualifikasi, kompetensi dan kinerja. Ketiga aspek tersebut menjadi dasar dalam menentukan penempatan jabatan maupun promosi.

    "Ketiga kunci tersebut adalah kualifikasi, kompetensi dan kinerja," jelasnya.

    Ia meminta setiap ASN dapat terus mengembangkan diri dan meningkatkan kemampuan, serta bekerja sama dengan baik untuk mendukung kinerja organisasi.

    "Saya sangat berharap, jangan lelah untuk belajar, jangan lelah untuk terus meningkatkan kompetensi diri sendiri dan jangan lupa untuk selalu bekerja sama dengan baik," ungkapnya.

    Selain itu, dia juga menyoroti soal loyalitas ASN. Menurutnya loyalitas bukan hanya komitmen kepada pimpinan, tetapi landasan penting dalam menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah.

    "Pintar itu bisa diasah dan merupakan bonus. Tetapi kalau sudah tidak loyal, kita bisa berjalan sendiri tanpa koordinasi dengan anggota organisasi lainnya," tuturnya.

    Bupati pun menegaskan koordinasi yang baik dengan pimpinan masing-masing OPD harus tetap dijaga. Ia meminta seluruh ASN untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan dan memastikan seluruh kewenangan dijalankan melalui jalur yang benar.

    "Karena bapak ibu punya pimpinan di masing-masing OPD. Termasuk kepala dinas ke bupati. Jangan menentukan kebijakan-kebijakan tanpa berkoordinasi dengan pimpinan. Karena dalam organisasi apapun itu, kita harus saling berkoordinasi agar bisa searah, seiring, sejalan dan sesuai dengan visi dan misi Pemkab Berau," pungkasnya.

    (Sf/Lo)