Cari disini...
Seputar Kaltim
Bupati PPU, Mudyat Noor (tengah) dan Wakil Bupati, Abdul Waris Muin (kanan) usai meninjau penyaluran KPC di SMPN 13, Kecamatan Waru (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) baru saja menyalurkan Kartu Penajam Cerdas (KPC) untuk seluruh murid kelas I SD dan VII SMP yang berjumlah 6.736 orang.
Bupati PPU, Mudyat Noor menyampaikan pemerintah daerah akan memperluas cakupan program KPC hingga menyasar seluruh pelajar SD dan SMP, mulai dari kelas I hingga IX.
“Ketika kondisi anggaran sudah membaik, nanti kita upayakan akan menyasar seluruh pelajar dari kelas I hingga IX. Untuk sementara ini karena anggaran kita cukup terbatas sekali, KPC hanya diberikan kepada anak-anak kelas I SD dan VII SMP,” ujar Mudyat, Sabtu (20/12/2025).
Ia menyatakan belum bisa memastikan kapan rencana perluasan tersebut dapat terealisasi. Apalagi mengingat kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) PPU pada 2026 tercatat hanya berjumlah Rp1,48 triliun.
Angka itu mengalami penurunan yang cukup signifikan apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berjumlah Rp2,5 triliun.
Penurunan APBD secara drastis ini dikarenakan dana Transfer ke Daerah (TKD) dipangkas pemerintah pusat, sehingga mempengaruhi pelaksanaan berbagai program.
Mudyat menegaskan ketika kondisi APBD mulai membaik, pemerintah daerah akan menyalurkan KPC yang merupakan kartu rekening berisikan saldo senilai Rp600 ribu untuk seluruh murid SD dan SMP.
“Kita upayakan saat kondisi anggaran membaik, seluruh pelajar SD dan SMP akan menerima KPC untuk membeli perlengkapan sekolah, seperti seragam, sepatu, tas dan lainnya,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bupati PPU, Mudyat Noor (tengah) dan Wakil Bupati, Abdul Waris Muin (kanan) usai meninjau penyaluran KPC di SMPN 13, Kecamatan Waru (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) baru saja menyalurkan Kartu Penajam Cerdas (KPC) untuk seluruh murid kelas I SD dan VII SMP yang berjumlah 6.736 orang.
Bupati PPU, Mudyat Noor menyampaikan pemerintah daerah akan memperluas cakupan program KPC hingga menyasar seluruh pelajar SD dan SMP, mulai dari kelas I hingga IX.
“Ketika kondisi anggaran sudah membaik, nanti kita upayakan akan menyasar seluruh pelajar dari kelas I hingga IX. Untuk sementara ini karena anggaran kita cukup terbatas sekali, KPC hanya diberikan kepada anak-anak kelas I SD dan VII SMP,” ujar Mudyat, Sabtu (20/12/2025).
Ia menyatakan belum bisa memastikan kapan rencana perluasan tersebut dapat terealisasi. Apalagi mengingat kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) PPU pada 2026 tercatat hanya berjumlah Rp1,48 triliun.
Angka itu mengalami penurunan yang cukup signifikan apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berjumlah Rp2,5 triliun.
Penurunan APBD secara drastis ini dikarenakan dana Transfer ke Daerah (TKD) dipangkas pemerintah pusat, sehingga mempengaruhi pelaksanaan berbagai program.
Mudyat menegaskan ketika kondisi APBD mulai membaik, pemerintah daerah akan menyalurkan KPC yang merupakan kartu rekening berisikan saldo senilai Rp600 ribu untuk seluruh murid SD dan SMP.
“Kita upayakan saat kondisi anggaran membaik, seluruh pelajar SD dan SMP akan menerima KPC untuk membeli perlengkapan sekolah, seperti seragam, sepatu, tas dan lainnya,” tandasnya.
(Sf/Lo)