Seputar Kaltim

    Anggaran Rp834 Miliar Dikelola Disdik, Pekerjaan Fisik Pendidikan di Berau terus Dikebut hingga Akhir 2025

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    12 Desember 2025 pukul 12:52 WITA

    Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam mempercepat pembangunan sektor pendidikan menunjukkan hasil yang cukup baik. Hingga akhir tahun berjalan, progres fisik pembangunan telah berada pada kisaran 85-90 persen. Dinas Pendidikan (Disdik) Berau pun menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan hingga akhir Desember 2025.

    Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah, dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Percepatan Serapan Anggaran bersama kepala daerah dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Berau beberapa waktu lalu.

    Dimana, rapat tersebut dilakukan untuk memonitoring semua hasil capaian kinerja para OPD dan instansi terkait kepada kepala daerah guna mengetahui sejauh mana serapan anggaran yang telah tercapai dan memastikan anggaran memberikan dampak maksimal bagi pembangunan hingga pelayanan publik sesuai target yang ditetapkan serta untuk menghindari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang besar mengingat sudah di penghujung tahun 2025.

    Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya mengelola anggaran lebih dari Rp834 miliar, dengan realisasi keuangan mencapai Rp479 miliar atau 57,29 persen.

    "Alhamdulillah, pembangunan fisik sudah 85-90 persen. Kami optimis akhir Desember nanti sudah 100 persen karena proses pencairan sebagian besar berhasil dilakukan," ujar Mardiatul.

    Dirinya pun menyampaikan bahwa tahun ini Berau tidak menerima bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Namun, pemerintah pusat tetap memberi dukungan kuat melalui 34 paket revitalisasi, yang kini menjadi salah satu progres tercepat di Indonesia.

    "Alhamdulillah progres revitalisasi kita juga menjadi yang terbesar di Indonesia, dan saat ini sudah mencapai 90 persen," ungkapnya.

    Sementara itu, ia mengakui masih ada satu komponen yang belum sepenuhnya terealisasi, yakni Tunjangan Tamsil Guru. Dimana, Penundaan terjadi akibat perubahan Peraturan Bupati (Perbup), sehingga proses pencairan harus diulang.

    "Untuk prosentase keuangan, kami sudah di atas 57 persen dan saat ini terus berjalan," tambahnya.

    Oleh karena itu, Mardiatul pun memastikan dengan berbagai progres yang terus berjalan maka seluruh pekerjaan fisik dapat diselesaikan tepat waktu.

    "InsyaAllah, Desember ini semua selesai dan tuntas. Kami akan kejar sisa waktu ini," tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Anggaran Rp834 Miliar Dikelola Disdik, Pekerjaan Fisik Pendidikan di Berau terus Dikebut hingga Akhir 2025

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    12 Desember 2025 pukul 12:52 WITA

    Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam mempercepat pembangunan sektor pendidikan menunjukkan hasil yang cukup baik. Hingga akhir tahun berjalan, progres fisik pembangunan telah berada pada kisaran 85-90 persen. Dinas Pendidikan (Disdik) Berau pun menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan hingga akhir Desember 2025.

    Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah, dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Percepatan Serapan Anggaran bersama kepala daerah dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Berau beberapa waktu lalu.

    Dimana, rapat tersebut dilakukan untuk memonitoring semua hasil capaian kinerja para OPD dan instansi terkait kepada kepala daerah guna mengetahui sejauh mana serapan anggaran yang telah tercapai dan memastikan anggaran memberikan dampak maksimal bagi pembangunan hingga pelayanan publik sesuai target yang ditetapkan serta untuk menghindari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang besar mengingat sudah di penghujung tahun 2025.

    Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya mengelola anggaran lebih dari Rp834 miliar, dengan realisasi keuangan mencapai Rp479 miliar atau 57,29 persen.

    "Alhamdulillah, pembangunan fisik sudah 85-90 persen. Kami optimis akhir Desember nanti sudah 100 persen karena proses pencairan sebagian besar berhasil dilakukan," ujar Mardiatul.

    Dirinya pun menyampaikan bahwa tahun ini Berau tidak menerima bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Namun, pemerintah pusat tetap memberi dukungan kuat melalui 34 paket revitalisasi, yang kini menjadi salah satu progres tercepat di Indonesia.

    "Alhamdulillah progres revitalisasi kita juga menjadi yang terbesar di Indonesia, dan saat ini sudah mencapai 90 persen," ungkapnya.

    Sementara itu, ia mengakui masih ada satu komponen yang belum sepenuhnya terealisasi, yakni Tunjangan Tamsil Guru. Dimana, Penundaan terjadi akibat perubahan Peraturan Bupati (Perbup), sehingga proses pencairan harus diulang.

    "Untuk prosentase keuangan, kami sudah di atas 57 persen dan saat ini terus berjalan," tambahnya.

    Oleh karena itu, Mardiatul pun memastikan dengan berbagai progres yang terus berjalan maka seluruh pekerjaan fisik dapat diselesaikan tepat waktu.

    "InsyaAllah, Desember ini semua selesai dan tuntas. Kami akan kejar sisa waktu ini," tandasnya.

    (Sf/Rs)