Seputar Kaltim

    Andi Harun Pastikan Maju Pilkada Samarinda Lewat Parpol, Fokus Kampanye Edukatif dan Murah

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    20 Agustus 2024 pukul 15:41 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun (AH) yang akan maju kembali dalam Pemilihan Wali Kota Samarinda yang akan digelar 27 November 2024 mendatang. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Andi Harun (AH) telah memastikan niatnya untuk maju dalam kontestasi politik menggunakan jalur partai politik (parpol). Ia menyebut per-tanggal 20 Agustus ini telah mendapatkan dukungan dari 23 parpol, dengan kemungkinan besar jumlah tersebut akan bertambah dalam waktu dekat.

    Pendaftaran pasangan calon kepala daerah dalam hal ini adalah wali kota dan wakil akan dibuka sebentar lagi yakni pada tanggal 27 sampai 29 Agustus 2024. 
    Namun hingga kini ia belum bisa menyebutkan dengan siapa akan berpasangan pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil tahun ini. 

    "Pasangan mudahan dalam akhir minggu ini bisa saya sampaikan, nanti kita liat," ujar AH saat diwawancara di Fove Premiere Hotel, Selasa (20/8/2024). 

    Lebih lanjut, meski hingga saat ini tidak terlalu keras terdengar siapa yang akan jadi lawannya, ia tetap menyadari bahwa tantangan dalam berkampanye akan cukup besar, terutama karena perbedaan dukungan dari berbagai parpol yang terlibat. 

    Dalam menghadapi kampanye, pria yang masih menjabat sebagai Wali Kota Samarinda itu menegaskan bahwa dirinya akan memilih pendekatan yang lebih hemat dan edukatif. AH berencana untuk menghindari kampanye besar-besaran yang memerlukan pengerahan massa. 

    "Saya mungkin akan pilih kampanye yang murah, saya akan hindari kampanye pengerahan massa, mungkin lebih banyak kenalkan visi misi yang sifatnya edukatif," ujarnya.

    Meski begitu, AH tidak menutup kemungkinan untuk menggelar kampanye terbuka, namun ia menegaskan bahwa hal tersebut hanya akan dilakukan sekali untuk menghemat biaya. 

    “Kalau pun harus ada kampanye terbuka, mungkin cuma sekali, disamping untuk menghemat,” jelasnya.

    AH juga menekankan pentingnya menggunakan sumber daya yang ada dengan bijak dan tidak terpengaruh oleh tekanan eksternal. 

    “Kami akan gunakan perkas yang ada, saya tidak akan terpengaruh dengan yang lain, dan tidak memaksakan diri, karena kalau memaksa itu pasti akan high cost dan belum tentu efektif,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Andi Harun Pastikan Maju Pilkada Samarinda Lewat Parpol, Fokus Kampanye Edukatif dan Murah

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    20 Agustus 2024 pukul 15:41 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun (AH) yang akan maju kembali dalam Pemilihan Wali Kota Samarinda yang akan digelar 27 November 2024 mendatang. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Andi Harun (AH) telah memastikan niatnya untuk maju dalam kontestasi politik menggunakan jalur partai politik (parpol). Ia menyebut per-tanggal 20 Agustus ini telah mendapatkan dukungan dari 23 parpol, dengan kemungkinan besar jumlah tersebut akan bertambah dalam waktu dekat.

    Pendaftaran pasangan calon kepala daerah dalam hal ini adalah wali kota dan wakil akan dibuka sebentar lagi yakni pada tanggal 27 sampai 29 Agustus 2024. 
    Namun hingga kini ia belum bisa menyebutkan dengan siapa akan berpasangan pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil tahun ini. 

    "Pasangan mudahan dalam akhir minggu ini bisa saya sampaikan, nanti kita liat," ujar AH saat diwawancara di Fove Premiere Hotel, Selasa (20/8/2024). 

    Lebih lanjut, meski hingga saat ini tidak terlalu keras terdengar siapa yang akan jadi lawannya, ia tetap menyadari bahwa tantangan dalam berkampanye akan cukup besar, terutama karena perbedaan dukungan dari berbagai parpol yang terlibat. 

    Dalam menghadapi kampanye, pria yang masih menjabat sebagai Wali Kota Samarinda itu menegaskan bahwa dirinya akan memilih pendekatan yang lebih hemat dan edukatif. AH berencana untuk menghindari kampanye besar-besaran yang memerlukan pengerahan massa. 

    "Saya mungkin akan pilih kampanye yang murah, saya akan hindari kampanye pengerahan massa, mungkin lebih banyak kenalkan visi misi yang sifatnya edukatif," ujarnya.

    Meski begitu, AH tidak menutup kemungkinan untuk menggelar kampanye terbuka, namun ia menegaskan bahwa hal tersebut hanya akan dilakukan sekali untuk menghemat biaya. 

    “Kalau pun harus ada kampanye terbuka, mungkin cuma sekali, disamping untuk menghemat,” jelasnya.

    AH juga menekankan pentingnya menggunakan sumber daya yang ada dengan bijak dan tidak terpengaruh oleh tekanan eksternal. 

    “Kami akan gunakan perkas yang ada, saya tidak akan terpengaruh dengan yang lain, dan tidak memaksakan diri, karena kalau memaksa itu pasti akan high cost dan belum tentu efektif,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)