Seputar Kaltim

    Andi Harun Bakal Jalankan Program 'KOTAKU' Kalau Terpilih Lagi jadi Wali Kota Samarinda

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    22 September 2024 pukul 19:11 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun dalam acara pembukaan Samarinda Festival di GOR Segiri, Sabtu (21/9/2024) malam. (Foto: Dokumentasi Pemkot Samarinda/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan rencana pelaksanaan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) yang akan dimulai pada tahun 2025. Pernyataan ini disampaikannya saat membuka Samarinda Festival yang digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Segiri, Sabtu (21/9/2024) malam.

    Ia memaparkan, program KOTAKU merupakan kerja sama strategis antara Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dengan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia. Yang tujuannya untuk mempercepat penanganan kawasan kumuh di wilayah perkotaan. 

    Program ini, kata Andi Harun didasarkan pada inisiatif “Gerakan 100-0-100” yang bertujuan untuk mencapai 100 persen akses air minum layak, 0 persen kawasan kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak di Samarinda.

    "Program KOTAKU yang akan dijalankan Samarinda mulai tahun depan, apabila saya terpilih kembali menjadi Wali Kota Samarinda," ujar Andi Harun dalam sambutannya. 

    Lebih lanjut ia mengatakan, tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh, sekaligus mencegah munculnya kawasan kumuh baru. 

    "Program ini diharapkan dapat mewujudkan lingkungan perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan," ungkapnya. 

    Selain itu, ia juga menyampaikan perihal upaya Pemkot Samarinda dalam memaksimalkan bangunan yang ada. Seperti GOR Segiri yang sudah beroperasi sejak 1980-an namun belum pernah mengalami perbaikan menyeluruh. 

    Menurutnya revitalisasi GOR Segiri sangat mendesak mengingat letaknya yang strategis di pusat Kota Samarinda dan sering dijadikan tempat acara besar serta pusat kegiatan olahraga.

    Saat ini, revitalisasi GOR Segiri sudah dilakukan dan akan fokus pada perbaikan fisik eksterior yang mengedepankan kearifan lokal, serta interior yang memenuhi standar internasional. 

    Selain itu, sarana dan prasarana pendukung seperti kolam renang, jogging track, mini golf, dan lapangan tenis juga akan dibangun untuk menunjang aktivitas masyarakat.

    "Perbaikan fasilitas olahraga, infrastruktur, serta kawasan ikonik Samarinda akan terus kami lakukan secara masif, termasuk revitalisasi Teras Samarinda 5 Segmen, Kawasan Citra Niaga, dan China Town," tambahnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Andi Harun Bakal Jalankan Program 'KOTAKU' Kalau Terpilih Lagi jadi Wali Kota Samarinda

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    22 September 2024 pukul 19:11 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun dalam acara pembukaan Samarinda Festival di GOR Segiri, Sabtu (21/9/2024) malam. (Foto: Dokumentasi Pemkot Samarinda/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan rencana pelaksanaan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) yang akan dimulai pada tahun 2025. Pernyataan ini disampaikannya saat membuka Samarinda Festival yang digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Segiri, Sabtu (21/9/2024) malam.

    Ia memaparkan, program KOTAKU merupakan kerja sama strategis antara Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dengan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia. Yang tujuannya untuk mempercepat penanganan kawasan kumuh di wilayah perkotaan. 

    Program ini, kata Andi Harun didasarkan pada inisiatif “Gerakan 100-0-100” yang bertujuan untuk mencapai 100 persen akses air minum layak, 0 persen kawasan kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak di Samarinda.

    "Program KOTAKU yang akan dijalankan Samarinda mulai tahun depan, apabila saya terpilih kembali menjadi Wali Kota Samarinda," ujar Andi Harun dalam sambutannya. 

    Lebih lanjut ia mengatakan, tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh, sekaligus mencegah munculnya kawasan kumuh baru. 

    "Program ini diharapkan dapat mewujudkan lingkungan perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan," ungkapnya. 

    Selain itu, ia juga menyampaikan perihal upaya Pemkot Samarinda dalam memaksimalkan bangunan yang ada. Seperti GOR Segiri yang sudah beroperasi sejak 1980-an namun belum pernah mengalami perbaikan menyeluruh. 

    Menurutnya revitalisasi GOR Segiri sangat mendesak mengingat letaknya yang strategis di pusat Kota Samarinda dan sering dijadikan tempat acara besar serta pusat kegiatan olahraga.

    Saat ini, revitalisasi GOR Segiri sudah dilakukan dan akan fokus pada perbaikan fisik eksterior yang mengedepankan kearifan lokal, serta interior yang memenuhi standar internasional. 

    Selain itu, sarana dan prasarana pendukung seperti kolam renang, jogging track, mini golf, dan lapangan tenis juga akan dibangun untuk menunjang aktivitas masyarakat.

    "Perbaikan fasilitas olahraga, infrastruktur, serta kawasan ikonik Samarinda akan terus kami lakukan secara masif, termasuk revitalisasi Teras Samarinda 5 Segmen, Kawasan Citra Niaga, dan China Town," tambahnya.

    (Sf/Rs)