Seputar Kaltim

    Andi Harun Bakal Curhat Masalah Regulasi Industri ke Gibran

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    10 Februari 2025 pukul 17:14 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, berencana menyampaikan langsung persoalan harmonisasi regulasi industri kepada Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, yang dijadwalkan berkunjung ke Samarinda, Rabu, 12 Februari 2025 mendatang.   

    Orang nomor satu itu dijadwalkan bakal mendampingi Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka saat meninjau Samarinda. Menurut Andi Harun, pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk mendorong perbaikan regulasi industri, terutama terkait kebangkitan PT Orimba Alam Kreasi yang sempat vakum selama sembilan bulan.  

    "Kami akan memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan tantangan regulasi industri yang masih menjadi kendala. Harmonisasi aturan sangat penting demi menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif," ujar Andi Harun, Senin (10/12/2025). 

    Ia menegaskan, kebangkitan industri perkayuan seperti PT Orimba Alam Kreasi bukan sekadar menggeliatkan perekonomian lokal, tetapi juga bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi nasional. 

    Namun kata dia, tanpa dukungan regulasi yang selaras, upaya tersebut akan sulit terealisasi.  

    "Jika ingin menciptakan iklim usaha yang kondusif, regulasi harus dibenahi. Ini menjadi tugas kita bersama, dan saya akan menyampaikan langsung hal ini ke pemerintah pusat," katanya.  

    Selain regulasi, Andi Harun juga menekankan pentingnya insentif bagi industri yang tengah berupaya bangkit pascapandemi COVID-19. Ia mencontohkan kebijakan di Vietnam, yang berhasil menarik investasi besar dengan pemangkasan pajak secara agresif.  

    "Vietnam berani memangkas hampir seluruh pajaknya, sehingga banyak investor berpindah ke sana. Kita seharusnya belajar dari strategi ini. Jika Foreign Direct Investment (FDI) kita kuat, dampaknya akan positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional," tuturnya.  

    Ia berharap pemerintahan yang baru dapat menghadirkan solusi konkret bagi industri nasional, khususnya di daerah.  

    "Saya berharap pemerintah pusat memiliki kebijakan yang jelas dalam mendukung pertumbuhan industri. Regulasi yang berpihak pada dunia usaha dan insentif yang menarik bisa menjadi game changer," ujar Andi Harun.  

    Dalam kunjungan kerja ke Samarinda, Wakil Presiden RI, Gibran juga dijadwalkan meninjau proyek pembangunan terowongan, program makan siang gratis, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Andi Harun Bakal Curhat Masalah Regulasi Industri ke Gibran

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    10 Februari 2025 pukul 17:14 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, berencana menyampaikan langsung persoalan harmonisasi regulasi industri kepada Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, yang dijadwalkan berkunjung ke Samarinda, Rabu, 12 Februari 2025 mendatang.   

    Orang nomor satu itu dijadwalkan bakal mendampingi Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka saat meninjau Samarinda. Menurut Andi Harun, pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk mendorong perbaikan regulasi industri, terutama terkait kebangkitan PT Orimba Alam Kreasi yang sempat vakum selama sembilan bulan.  

    "Kami akan memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan tantangan regulasi industri yang masih menjadi kendala. Harmonisasi aturan sangat penting demi menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif," ujar Andi Harun, Senin (10/12/2025). 

    Ia menegaskan, kebangkitan industri perkayuan seperti PT Orimba Alam Kreasi bukan sekadar menggeliatkan perekonomian lokal, tetapi juga bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi nasional. 

    Namun kata dia, tanpa dukungan regulasi yang selaras, upaya tersebut akan sulit terealisasi.  

    "Jika ingin menciptakan iklim usaha yang kondusif, regulasi harus dibenahi. Ini menjadi tugas kita bersama, dan saya akan menyampaikan langsung hal ini ke pemerintah pusat," katanya.  

    Selain regulasi, Andi Harun juga menekankan pentingnya insentif bagi industri yang tengah berupaya bangkit pascapandemi COVID-19. Ia mencontohkan kebijakan di Vietnam, yang berhasil menarik investasi besar dengan pemangkasan pajak secara agresif.  

    "Vietnam berani memangkas hampir seluruh pajaknya, sehingga banyak investor berpindah ke sana. Kita seharusnya belajar dari strategi ini. Jika Foreign Direct Investment (FDI) kita kuat, dampaknya akan positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional," tuturnya.  

    Ia berharap pemerintahan yang baru dapat menghadirkan solusi konkret bagi industri nasional, khususnya di daerah.  

    "Saya berharap pemerintah pusat memiliki kebijakan yang jelas dalam mendukung pertumbuhan industri. Regulasi yang berpihak pada dunia usaha dan insentif yang menarik bisa menjadi game changer," ujar Andi Harun.  

    Dalam kunjungan kerja ke Samarinda, Wakil Presiden RI, Gibran juga dijadwalkan meninjau proyek pembangunan terowongan, program makan siang gratis, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

    (Sf/Rs)