Seputar Kaltim

    Anak di Bontang Jadi Korban Jambret, Pelaku Gunakan Modus Lihat Google Maps

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    16 Mei 2025 pukul 14:01 WITA

    Dua pelaku penjambretan handphone milik seorang anak di Bontang Kuala. (Foto: Polres Bontang)

    Bontang - Handphone milik seorang anak di Bontang dijambret dua orang lelaki dengan modus melihat Google Maps, Rabu (14/5/2025) lalu. 

    Modus itu mereka gunakan untuk melihat petunjuk jalan ke sebuah tempat di Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara. 

    Kapolsek Bontang Utara, Iptu Lukito mengatakan pelaku berinisial AS (28) adalah warga Kelurahan Tanjung Laut dan AW (26) Kelurahan Berbas Tengah.

    Kejadian bermula saat korban sedang asyik bermain di Pos Kamling Jalan Kapten Pierre Tandean RT 15 Kelurahan Bontang Kuala sekitar pukul 16.00 WITA, tidak jauh dari rumahnya. Kemudian dua pelaku mendatangi korban dan meminta tolong untuk menunjukan suatu tempat di daerah Bontang Kuala.

    “Korban pun mengiyakan dan membantu dua pelaku untuk menunjukan jalan yang dimaksud,” ungkap Lukito, Jumat (16/5/2025).

    Kemudian korban bersama AS dan AW menuju lokasi yang dituju menggunakan motor pelaku dan berhenti di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 001 Bontang Utara. 

    Pelaku beralasan berhenti karena ingin mengecek ban motor yang kempes. Lalu salah satu pelaku meminta anak itu melihat Google Maps menggunakan handphone milik korban.

    “Saat korban membuka handphonenya, langsung dirampas sama pelaku,” sebutnya.

    Anak tersebut sempat terseret akibat mencoba menahan motor pria tersebut yang hendak pergi membawa kabur handphonenya. Akibatnya korban mengalami luka-luka dibagian kaki sebelah kiri dan kerugian materiil sekitar Rp1,4 juta.

    “Mengetahui kejadian tersebut, orang tua korban langsung melaporkan insiden yang dialami anaknya ke Polsek Bontang Utara,” lanjutnya. 

    Setelah melakukan penelusuran dua pelaku berhasil diamankan pada Kamis (15/5/2025) sekitar pukul 23.35 WITA.

    “Pelaku sudah kita amankan di Mako Polres, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Anak di Bontang Jadi Korban Jambret, Pelaku Gunakan Modus Lihat Google Maps

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    16 Mei 2025 pukul 14:01 WITA

    Dua pelaku penjambretan handphone milik seorang anak di Bontang Kuala. (Foto: Polres Bontang)

    Bontang - Handphone milik seorang anak di Bontang dijambret dua orang lelaki dengan modus melihat Google Maps, Rabu (14/5/2025) lalu. 

    Modus itu mereka gunakan untuk melihat petunjuk jalan ke sebuah tempat di Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara. 

    Kapolsek Bontang Utara, Iptu Lukito mengatakan pelaku berinisial AS (28) adalah warga Kelurahan Tanjung Laut dan AW (26) Kelurahan Berbas Tengah.

    Kejadian bermula saat korban sedang asyik bermain di Pos Kamling Jalan Kapten Pierre Tandean RT 15 Kelurahan Bontang Kuala sekitar pukul 16.00 WITA, tidak jauh dari rumahnya. Kemudian dua pelaku mendatangi korban dan meminta tolong untuk menunjukan suatu tempat di daerah Bontang Kuala.

    “Korban pun mengiyakan dan membantu dua pelaku untuk menunjukan jalan yang dimaksud,” ungkap Lukito, Jumat (16/5/2025).

    Kemudian korban bersama AS dan AW menuju lokasi yang dituju menggunakan motor pelaku dan berhenti di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 001 Bontang Utara. 

    Pelaku beralasan berhenti karena ingin mengecek ban motor yang kempes. Lalu salah satu pelaku meminta anak itu melihat Google Maps menggunakan handphone milik korban.

    “Saat korban membuka handphonenya, langsung dirampas sama pelaku,” sebutnya.

    Anak tersebut sempat terseret akibat mencoba menahan motor pria tersebut yang hendak pergi membawa kabur handphonenya. Akibatnya korban mengalami luka-luka dibagian kaki sebelah kiri dan kerugian materiil sekitar Rp1,4 juta.

    “Mengetahui kejadian tersebut, orang tua korban langsung melaporkan insiden yang dialami anaknya ke Polsek Bontang Utara,” lanjutnya. 

    Setelah melakukan penelusuran dua pelaku berhasil diamankan pada Kamis (15/5/2025) sekitar pukul 23.35 WITA.

    “Pelaku sudah kita amankan di Mako Polres, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.

    (Sf/Lo)