Cari disini...
Seputarfakta.com- Lisda -
Seputar Kaltim
Bupati Kabupaten Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman (Kiri), Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kutai Timur, Teguh Budi Santoso (Kanan). (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kutim terus mematangkan persiapan ekspor produk kuliner khas daerah, Amplang Batubara, ke Malaysia. Saat ini, proses pengiriman tengah memasuki tahap koordinasi teknis dan administrasi antarnegara.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kutim, Teguh Budi Santoso, menyatakan bahwa persiapan ekspor sudah hampir rampung dan tinggal menunggu proses pengiriman melalui jalur bilateral antara Indonesia dan Malaysia.
“Amplang Batubara persiapannya sudah. Tinggal menunggu bagaimana caranya barang ini bisa keluar. Karena ini merupakan kerja sama bilateral, tentu tidak sesederhana mengirim barang antarwilayah dalam negeri,” ujar Teguh.
Ia menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Bea Cukai untuk memastikan kelancaran proses ekspor dan memfasilitasi komunikasi teknis dengan pihak Malaysia
“Kami masih terus berkomunikasi dengan Bea Cukai. Kami berharap mereka dapat memfasilitasi komunikasi dengan pihak pembeli di Malaysia. Proses teknisnya sedang berjalan, dan insya Allah detailnya akan rampung dalam waktu dekat,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyambut baik langkah ekspor ini. Ia menyebutkan bahwa produk Amplang Batubara yang akan dikirim merupakan hasil produksi dari pelaku UMKM lokal di Kecamatan Sangatta Utara.
“Sebentar lagi ekspor Amplang Batubara ke negara tetangga Malaysia akan segera berjalan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa bergerak. Ini murni hasil produksi UMKM kita,” kata Ardiansyah.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com- Lisda -
Seputar Kaltim

Bupati Kabupaten Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman (Kiri), Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kutai Timur, Teguh Budi Santoso (Kanan). (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kutim terus mematangkan persiapan ekspor produk kuliner khas daerah, Amplang Batubara, ke Malaysia. Saat ini, proses pengiriman tengah memasuki tahap koordinasi teknis dan administrasi antarnegara.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kutim, Teguh Budi Santoso, menyatakan bahwa persiapan ekspor sudah hampir rampung dan tinggal menunggu proses pengiriman melalui jalur bilateral antara Indonesia dan Malaysia.
“Amplang Batubara persiapannya sudah. Tinggal menunggu bagaimana caranya barang ini bisa keluar. Karena ini merupakan kerja sama bilateral, tentu tidak sesederhana mengirim barang antarwilayah dalam negeri,” ujar Teguh.
Ia menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Bea Cukai untuk memastikan kelancaran proses ekspor dan memfasilitasi komunikasi teknis dengan pihak Malaysia
“Kami masih terus berkomunikasi dengan Bea Cukai. Kami berharap mereka dapat memfasilitasi komunikasi dengan pihak pembeli di Malaysia. Proses teknisnya sedang berjalan, dan insya Allah detailnya akan rampung dalam waktu dekat,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyambut baik langkah ekspor ini. Ia menyebutkan bahwa produk Amplang Batubara yang akan dikirim merupakan hasil produksi dari pelaku UMKM lokal di Kecamatan Sangatta Utara.
“Sebentar lagi ekspor Amplang Batubara ke negara tetangga Malaysia akan segera berjalan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa bergerak. Ini murni hasil produksi UMKM kita,” kata Ardiansyah.
(Sf/Rs)