Seputar Kaltim

    Alumni Akpol 1990 Pesan Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Provokasi

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdiantpo
    02 Oktober 2025 pukul 15:02 WITA

    Ketua Pelaksana Bakti Sosial 35 Tahun Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 1990 Batalyon Dhira Brata, Irjen Pol Hudit Wahyudi saat sampaikan pesan ke warga Balikpapan. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan — Dalam kunjungan ke Kaltim, Ketua Pelaksana Bakti Sosial 35 Tahun Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 1990 Batalyon Dhira Brata, Irjen Pol Hudit Wahyudi, menyampaikan pesan penting kepada masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah.

    Dalam acara yang digelar bersama Alumni Akpol angkatan 1990 Batalyon Dhira Brata, Hudit menegaskan bahwa Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat adalah satu kesatuan yang tidak boleh terpecah karena isu atau provokasi.

    “Kami datang ke sini untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. TNI-Polri dan rakyat tidak bisa dipisahkan. Jangan sampai kami goyah oleh adu domba atau provokasi yang bisa merusak persatuan,” ujarnya dihadapan media, Rabu (1/10/2025).

    Dirinya menambahkan, suasana kehidupan masyarakat saat ini sudah berjalan dengan baik, namun masih ada oknum yang tidak menyukai ketentraman tersebut. Karena itu, dirinya mengajak masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kerukunan, dan memperkuat rasa kebersamaan.

    “Kami harus tetap menjaga guyub rukun. Insyaallah, jika kami bersatu, Tuhan akan selalu bersama,” tegasnya.

    Hudit menyampaikan, kedatangan mereka bukan hanya sebagai bentuk tugas, tetapi juga untuk merasakan langsung kebahagiaan bersama masyarakat, khususnya dalam momen 35 tahun pengabdian angkatan Akpol 1990.

    “Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kami, baik yang hadir di sini maupun yang tidak sempat kami temui langsung. Doakan kami semua agar tetap sehat dan bisa terus mengabdi,” terangnya.

    Ia menutup sambutannya dengan harapan agar seluruh masyarakat Indonesia hidup dalam keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan bersama.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Alumni Akpol 1990 Pesan Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Provokasi

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdiantpo
    02 Oktober 2025 pukul 15:02 WITA

    Ketua Pelaksana Bakti Sosial 35 Tahun Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 1990 Batalyon Dhira Brata, Irjen Pol Hudit Wahyudi saat sampaikan pesan ke warga Balikpapan. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan — Dalam kunjungan ke Kaltim, Ketua Pelaksana Bakti Sosial 35 Tahun Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 1990 Batalyon Dhira Brata, Irjen Pol Hudit Wahyudi, menyampaikan pesan penting kepada masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah.

    Dalam acara yang digelar bersama Alumni Akpol angkatan 1990 Batalyon Dhira Brata, Hudit menegaskan bahwa Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat adalah satu kesatuan yang tidak boleh terpecah karena isu atau provokasi.

    “Kami datang ke sini untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. TNI-Polri dan rakyat tidak bisa dipisahkan. Jangan sampai kami goyah oleh adu domba atau provokasi yang bisa merusak persatuan,” ujarnya dihadapan media, Rabu (1/10/2025).

    Dirinya menambahkan, suasana kehidupan masyarakat saat ini sudah berjalan dengan baik, namun masih ada oknum yang tidak menyukai ketentraman tersebut. Karena itu, dirinya mengajak masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kerukunan, dan memperkuat rasa kebersamaan.

    “Kami harus tetap menjaga guyub rukun. Insyaallah, jika kami bersatu, Tuhan akan selalu bersama,” tegasnya.

    Hudit menyampaikan, kedatangan mereka bukan hanya sebagai bentuk tugas, tetapi juga untuk merasakan langsung kebahagiaan bersama masyarakat, khususnya dalam momen 35 tahun pengabdian angkatan Akpol 1990.

    “Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kami, baik yang hadir di sini maupun yang tidak sempat kami temui langsung. Doakan kami semua agar tetap sehat dan bisa terus mengabdi,” terangnya.

    Ia menutup sambutannya dengan harapan agar seluruh masyarakat Indonesia hidup dalam keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan bersama.

    (Sf/Rs)