Cari disini...
Seputar Kaltim
Direktur Utama Perumda Varia Niaga, Syamsuddin Hamade saya diwawancara di Teras Samarinda, Minggu (15/9/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Lebih dari sepekan Teras Samarinda sudah dinikmati oleh masyarakat. Perbaikan dan evaluasi terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga yang saat ini mengelola parkiran di kawasan itu pun terus mengevaluasi beberapa hal yang diperlukan untuk meningkatkan pelayanan.
Direktur Utama Perumda Varia Niaga, Syamsuddin Hamade mengaku tak menutup mata dan telinga soal berbagai laporan yang didapat dari lapangan. Ia telah menerima laporan kehilangan helm milik pengunjung, bahkan ada yang mencoba untuk melarikan kendaraan milik pengunjung.
"Ada juga yang sempat ingin bobol motor, sudah kami tangkap pelakunya dan sudah serahkan ke kepolisian juga. Inginnya makin ke sini keamanan semakin membaik," ungkap Syamsuddin saat diwawancara di Teras Samarinda, Minggu (15/9/2024).
Perihal helm pengunjung yang hilang, ia menjelaskan peristiwa itu terjadi tak hanya di area parkir yang dikelolanya. Beberapa di antaranya terjadi di luar area parkir yang memang tidak ditujukan untuk pengunjung Teras Samarinda alias parkir liar.
Lebih lanjut menurutnya parkir liar itu masih terjadi sebab luasan area parkir yang diproyeksikan untuk pengunjung Teras Samarinda tidak mencukupi. Sehingga beberapa pengunjung memilih untuk parkir di luar.
"Kalau laporan di kami cuma tiga, karena saking padatnya helm bisa tececer. Ada yang jatuh dan kami bantu selamatkan. Yang hilang satu, itu pun sudah kami lakukan pergantian," jelasnya.
Untuk menanggulangi perihal kehilangan itu, ia mengungkap nantinya akan ada tempat penitipan helm yang diintegrasikan dengan BUMRT seperti yang dicanangkan oleh wali kota.
"Akan ada penitipan helm yang dikelola oleh masyarakat, rencana ke depan kita kelola secara profesional yang bekerja sama dengan masyarakat, artinya kita berdayakan masyarakat melalui adanya BUMRT," bebernya.
Kemudian ditambah dengan parking gate agar lebih memudahkan masyarakat dan petugas dalam melaksanakan kegiatan parkir. Syamsuddin menyebut alat itu sudah dalam perjalanan menuju ke Samarinda. Ia memperkirakan paling tidak akhir bulan September ini sudah bisa dipasang di area parkir Teras Samarinda.
Ia menilai dengan adanya parking gate ini akan membuat keamanan parkir meningkat, bisa beroperasi 24 jam. Sebab kondisinya saat ini parkir yang diproyeksikan untuk pengunjung Teras Samarinda belum beroperasi 24 jam, paling lama hingga pukul 23.59 WITA karena keterbatasan oleh tenaga kerja.
"Di kawasan parkir saat ini memang belum steril. Sampai hari ini kan parkirannya ini bukan hanya pengunjung Teras Samarinda saja, ada warga yang mancing dan sebagainya," tuturnya.
Lampu di kawasan parkir itu juga akan ditambah. Sebab lampu yang telah terpasang saat ini belum mampu menerangi seluruh kawasan parkir. Termasuk dengan tenaga keamanan, yang saat ini masih didiskusikan dengan pihak terkait.
Perumda Varia Niaga juga telah ditunjuk oleh Wali Kota Samarinda sebagai pengelola Teras Samarinda secara keseluruhan. Berkaitan dengan itu, Syamsuddin mengatakan pihaknya masih berusaha mencari dan mempelajari apa saja yang dibutuhkan untuk destinasi wisata itu.
"Ini masih orientasi, mempelajari bagaimana mengelola dengan pengelolaan terbaik. Kami maunya mengelola secara profesional, dalam arti semua fasilitas, keamanan, dan kebersihan terjaga," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Direktur Utama Perumda Varia Niaga, Syamsuddin Hamade saya diwawancara di Teras Samarinda, Minggu (15/9/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Lebih dari sepekan Teras Samarinda sudah dinikmati oleh masyarakat. Perbaikan dan evaluasi terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga yang saat ini mengelola parkiran di kawasan itu pun terus mengevaluasi beberapa hal yang diperlukan untuk meningkatkan pelayanan.
Direktur Utama Perumda Varia Niaga, Syamsuddin Hamade mengaku tak menutup mata dan telinga soal berbagai laporan yang didapat dari lapangan. Ia telah menerima laporan kehilangan helm milik pengunjung, bahkan ada yang mencoba untuk melarikan kendaraan milik pengunjung.
"Ada juga yang sempat ingin bobol motor, sudah kami tangkap pelakunya dan sudah serahkan ke kepolisian juga. Inginnya makin ke sini keamanan semakin membaik," ungkap Syamsuddin saat diwawancara di Teras Samarinda, Minggu (15/9/2024).
Perihal helm pengunjung yang hilang, ia menjelaskan peristiwa itu terjadi tak hanya di area parkir yang dikelolanya. Beberapa di antaranya terjadi di luar area parkir yang memang tidak ditujukan untuk pengunjung Teras Samarinda alias parkir liar.
Lebih lanjut menurutnya parkir liar itu masih terjadi sebab luasan area parkir yang diproyeksikan untuk pengunjung Teras Samarinda tidak mencukupi. Sehingga beberapa pengunjung memilih untuk parkir di luar.
"Kalau laporan di kami cuma tiga, karena saking padatnya helm bisa tececer. Ada yang jatuh dan kami bantu selamatkan. Yang hilang satu, itu pun sudah kami lakukan pergantian," jelasnya.
Untuk menanggulangi perihal kehilangan itu, ia mengungkap nantinya akan ada tempat penitipan helm yang diintegrasikan dengan BUMRT seperti yang dicanangkan oleh wali kota.
"Akan ada penitipan helm yang dikelola oleh masyarakat, rencana ke depan kita kelola secara profesional yang bekerja sama dengan masyarakat, artinya kita berdayakan masyarakat melalui adanya BUMRT," bebernya.
Kemudian ditambah dengan parking gate agar lebih memudahkan masyarakat dan petugas dalam melaksanakan kegiatan parkir. Syamsuddin menyebut alat itu sudah dalam perjalanan menuju ke Samarinda. Ia memperkirakan paling tidak akhir bulan September ini sudah bisa dipasang di area parkir Teras Samarinda.
Ia menilai dengan adanya parking gate ini akan membuat keamanan parkir meningkat, bisa beroperasi 24 jam. Sebab kondisinya saat ini parkir yang diproyeksikan untuk pengunjung Teras Samarinda belum beroperasi 24 jam, paling lama hingga pukul 23.59 WITA karena keterbatasan oleh tenaga kerja.
"Di kawasan parkir saat ini memang belum steril. Sampai hari ini kan parkirannya ini bukan hanya pengunjung Teras Samarinda saja, ada warga yang mancing dan sebagainya," tuturnya.
Lampu di kawasan parkir itu juga akan ditambah. Sebab lampu yang telah terpasang saat ini belum mampu menerangi seluruh kawasan parkir. Termasuk dengan tenaga keamanan, yang saat ini masih didiskusikan dengan pihak terkait.
Perumda Varia Niaga juga telah ditunjuk oleh Wali Kota Samarinda sebagai pengelola Teras Samarinda secara keseluruhan. Berkaitan dengan itu, Syamsuddin mengatakan pihaknya masih berusaha mencari dan mempelajari apa saja yang dibutuhkan untuk destinasi wisata itu.
"Ini masih orientasi, mempelajari bagaimana mengelola dengan pengelolaan terbaik. Kami maunya mengelola secara profesional, dalam arti semua fasilitas, keamanan, dan kebersihan terjaga," pungkasnya.
(Sf/Rs)