Seputar Kaltim

    Aksi Protes Warga Loh Sumber, Tanam 20 Pohon Pisang di Jalan Rusak

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    12 April 2025 pukul 16:38 WITA

    Aksi warga Loh Sumber protes jalan rusak, tanam 20 pohon pisang. (Foto: Sukirno)

    Tenggarong - Akses jalan utama yang menghubungkan lima desa di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) hancur parah sepanjang dua Km. 

    Akibatnya warga melakukan protes kepada Pemkab Kukar dengan menanam 20 pohon pisang di lobang-lobang jalan rusak. 

    Kepala Desa (Kades) Loh Sumber, Sukirno mengatakan sejak awal 2024 lalu pemerintah desa telah melakukan pengajuan untuk perbaikan jalan. 

    "Ada 20 pohon pisang yang kami tanam di jalan, ini bentuk protes kita supaya permintaan kami diperhatikan," kata Sukirno, Sabtu (12/6/2025).

    Sukirno mengungkap jalan tersebut merupakan akses utama yang menyambungkan lima desa, seperti Loh Sumber, Jembayan Tengah, Jembatan Dalam, Sungai Payang Long Anai.

    "Rusaknya parah, lobang di mana-mana, saya kasihan melihat anak-anak sekolah yang lewat apalagi saat hujan, berbahaya sekali," ujarnya. 

    Ia menyebut, setiap hari ada saja warga yang terjatuh saat melintas di jalan tersebut akibat hancur dan berlubang. 

    "Coba ada akses jalan lain mungkin kita nggak masalah. Masalahnya betul-betul sangat memprihatinkan jalan ini," ungkap Sukirno. 

    Sukirno berharap dengan aksi yang dilakukan masyarakat ini mudah-mudahan bisa mengetuk hati pemerintah untuk secepatnya melakukan perbaikan jalan. 

    "Sebenarnya kita sudah banyak berkoordinasi ke pihak-pihak terkait seperti Dinas PU supaya mendapat perhatian khusus. Semoga ditanggapi dengan serius," harapnya. 

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Aksi Protes Warga Loh Sumber, Tanam 20 Pohon Pisang di Jalan Rusak

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    12 April 2025 pukul 16:38 WITA

    Aksi warga Loh Sumber protes jalan rusak, tanam 20 pohon pisang. (Foto: Sukirno)

    Tenggarong - Akses jalan utama yang menghubungkan lima desa di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) hancur parah sepanjang dua Km. 

    Akibatnya warga melakukan protes kepada Pemkab Kukar dengan menanam 20 pohon pisang di lobang-lobang jalan rusak. 

    Kepala Desa (Kades) Loh Sumber, Sukirno mengatakan sejak awal 2024 lalu pemerintah desa telah melakukan pengajuan untuk perbaikan jalan. 

    "Ada 20 pohon pisang yang kami tanam di jalan, ini bentuk protes kita supaya permintaan kami diperhatikan," kata Sukirno, Sabtu (12/6/2025).

    Sukirno mengungkap jalan tersebut merupakan akses utama yang menyambungkan lima desa, seperti Loh Sumber, Jembayan Tengah, Jembatan Dalam, Sungai Payang Long Anai.

    "Rusaknya parah, lobang di mana-mana, saya kasihan melihat anak-anak sekolah yang lewat apalagi saat hujan, berbahaya sekali," ujarnya. 

    Ia menyebut, setiap hari ada saja warga yang terjatuh saat melintas di jalan tersebut akibat hancur dan berlubang. 

    "Coba ada akses jalan lain mungkin kita nggak masalah. Masalahnya betul-betul sangat memprihatinkan jalan ini," ungkap Sukirno. 

    Sukirno berharap dengan aksi yang dilakukan masyarakat ini mudah-mudahan bisa mengetuk hati pemerintah untuk secepatnya melakukan perbaikan jalan. 

    "Sebenarnya kita sudah banyak berkoordinasi ke pihak-pihak terkait seperti Dinas PU supaya mendapat perhatian khusus. Semoga ditanggapi dengan serius," harapnya. 

    (Sf/Lo)