Seputar Kaltim

    Aksi Perubahan Peserta PKA di Berau Diharap dapat Dimanfaatkan Jangka Panjang

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    29 Mei 2025 pukul 14:39 WITA

    Penyerahan sertifikat kepada peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2025. (Foto:Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Tidak sekedar diluncurkan, aksi Perubahan yang telah ditorehkan pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2025, dapat difungsikan secara berkelanjutan dan diketahui masyarakat luas.

    Hal itu diungkapkan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas pada Penutupan PKA tahun 2025 di Ruang Sangalaki, Kantor Bupati Berau pada Rabu (28/5/2025).

    Bupati Berau, Sri Juniarsih pun mengucapkan selamat dan apresiasi kepada 32 administrator, enam pengawas dan dua fungsional. 

    "Selama pelatihan ini seluruh peserta mendapatkan nilai yang memuaskan dengan rata-rata 89,98," kata Bupati Berau.

    Menurutnya, dari peluncuran aksi perubahan yang telah digagas oleh masing-masing peserta, yang diharuskan merancang sistem berbasis online berdasarkan unit kerja, guna memaksimalkan kinerja yang tentu saja agar lebih efisiensi dan efektivitas.

    "Saya berharap agar seluruh aksi perubahan yang telah diluncurkan dapat difungsikan secara berkelanjutan, karena sudah mendapatkan dukungan dari pemerintah, bahkan diketahui
    masyarakat luas," harapnya.

    Ia pun menyebut bahwa peserta PKA yang telah konsisten mengikuti pelatihan sejak awal sampai dengan berhasil meluncurkan sejumlah inovasi melalui aksi perubahan, bisa dimanfaatkan bagi pelayanan masyarakat dan kemajuan di Berau.

    "Kami berterimakasih kepada Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran beserta segenap jajaran Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Desentralisasi Otonomi Daerah
    LAN Samarinda serta jajaran BKPSDM Kabupaten Berau telah menyelenggarakan seluruh rangkaian kegiatan PKA ini," tuturnya.

    Untuk diketahui, kegiatan PKA ini diselenggarakan berdasarkan Undang-Undang (UU) Aparatur Sipil Negera (ASN) Nomor 20 Tahun 2023 dan UU Nomor 20 tahun 2025 yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi dan karier ASN melalui pelatihan kepemimpinan dengan mempertimbangkan kualifikasi, kompetensi, kinerja dan kebutuhan instansi pemerintah.

    Oleh karena itu, ia pun menegaskan bahwa PKA memiliki arti penting, baik secara individual, maupun institusional. Secara individual, ASN dituntut untuk senantiasa memperbaharui wawasan, dan keterampilan, demi melaksanakan pengabdian di tengah perubahan kondisi dunia yang begitu cepat, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi informasi.

    "Peserta PKA harus mampu menyesuaikan diri dengan pemanfaatan aplikasi teknologi, bukan hanya sebagai syarat pembelajaran, tetapi juga menjawab tantangan dunia yang terus berkembang," ujarnya.

    Sehingga, ia pun menekankan para peserta, agar tidak berhenti sampai pelaporan aplikasi aja, tetapi juga mengembangkan aksi perubahan sebagaimana tujuan jangka panjang yang tetapkan. 

    "Aksi perubahan ini akan kita terapkan secara permanen. dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih maksimal," ungkapnya.

    Penutupan kegiatan PKA ini ditutup dengan pengumuman peserta terbaik dan Bupati Berau berharap ini dapat mendorong kemajuan dan kesejahteraan kabupaten berau. Ia pun berpesan agar para peserta tidak langsung berpuas akan keberhasilan.

    "Saya ucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih predikat terbaik. Jadikanlah ini motivasi untuk terus maju, dengan terus belajar dan bekerja dengan sepenuh hati," tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Aksi Perubahan Peserta PKA di Berau Diharap dapat Dimanfaatkan Jangka Panjang

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    29 Mei 2025 pukul 14:39 WITA

    Penyerahan sertifikat kepada peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2025. (Foto:Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Tidak sekedar diluncurkan, aksi Perubahan yang telah ditorehkan pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2025, dapat difungsikan secara berkelanjutan dan diketahui masyarakat luas.

    Hal itu diungkapkan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas pada Penutupan PKA tahun 2025 di Ruang Sangalaki, Kantor Bupati Berau pada Rabu (28/5/2025).

    Bupati Berau, Sri Juniarsih pun mengucapkan selamat dan apresiasi kepada 32 administrator, enam pengawas dan dua fungsional. 

    "Selama pelatihan ini seluruh peserta mendapatkan nilai yang memuaskan dengan rata-rata 89,98," kata Bupati Berau.

    Menurutnya, dari peluncuran aksi perubahan yang telah digagas oleh masing-masing peserta, yang diharuskan merancang sistem berbasis online berdasarkan unit kerja, guna memaksimalkan kinerja yang tentu saja agar lebih efisiensi dan efektivitas.

    "Saya berharap agar seluruh aksi perubahan yang telah diluncurkan dapat difungsikan secara berkelanjutan, karena sudah mendapatkan dukungan dari pemerintah, bahkan diketahui
    masyarakat luas," harapnya.

    Ia pun menyebut bahwa peserta PKA yang telah konsisten mengikuti pelatihan sejak awal sampai dengan berhasil meluncurkan sejumlah inovasi melalui aksi perubahan, bisa dimanfaatkan bagi pelayanan masyarakat dan kemajuan di Berau.

    "Kami berterimakasih kepada Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran beserta segenap jajaran Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Desentralisasi Otonomi Daerah
    LAN Samarinda serta jajaran BKPSDM Kabupaten Berau telah menyelenggarakan seluruh rangkaian kegiatan PKA ini," tuturnya.

    Untuk diketahui, kegiatan PKA ini diselenggarakan berdasarkan Undang-Undang (UU) Aparatur Sipil Negera (ASN) Nomor 20 Tahun 2023 dan UU Nomor 20 tahun 2025 yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi dan karier ASN melalui pelatihan kepemimpinan dengan mempertimbangkan kualifikasi, kompetensi, kinerja dan kebutuhan instansi pemerintah.

    Oleh karena itu, ia pun menegaskan bahwa PKA memiliki arti penting, baik secara individual, maupun institusional. Secara individual, ASN dituntut untuk senantiasa memperbaharui wawasan, dan keterampilan, demi melaksanakan pengabdian di tengah perubahan kondisi dunia yang begitu cepat, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi informasi.

    "Peserta PKA harus mampu menyesuaikan diri dengan pemanfaatan aplikasi teknologi, bukan hanya sebagai syarat pembelajaran, tetapi juga menjawab tantangan dunia yang terus berkembang," ujarnya.

    Sehingga, ia pun menekankan para peserta, agar tidak berhenti sampai pelaporan aplikasi aja, tetapi juga mengembangkan aksi perubahan sebagaimana tujuan jangka panjang yang tetapkan. 

    "Aksi perubahan ini akan kita terapkan secara permanen. dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih maksimal," ungkapnya.

    Penutupan kegiatan PKA ini ditutup dengan pengumuman peserta terbaik dan Bupati Berau berharap ini dapat mendorong kemajuan dan kesejahteraan kabupaten berau. Ia pun berpesan agar para peserta tidak langsung berpuas akan keberhasilan.

    "Saya ucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih predikat terbaik. Jadikanlah ini motivasi untuk terus maju, dengan terus belajar dan bekerja dengan sepenuh hati," tandasnya.

    (Sf/Rs)