Cari disini...
Seputar Kaltim
Aksi bersih pantai Pemerintah Kabupaten PPU bersama elemen masyarakat dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026. (Dok Humas Setkab PPU)
Penajam - Sebanyak 474,6 kilogram sampah berhasil dikumpulkan dalam Aksi Bersih Pantai Nusantara yang digelar di Pantai Nusantara, Kelurahan Nenang, Sabtu (6/6/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Sampah yang terkumpul terdiri dari sampah organik, anorganik, dan residu hasil pembersihan kawasan pesisir oleh peserta yang berasal dari unsur pemerintah, TNI-Polri, komunitas, hingga perusahaan.
Sekretaris Daerah Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Menurutnya, gerakan menjaga kebersihan perlu diterapkan tidak hanya di kawasan pantai, tetapi juga di lingkungan tempat tinggal dan ruang publik lainnya.
"Kegiatan ini menjadi titik awal untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan di sekitar kita," kata Tohar.
Tohar mengingatkan pentingnya keberlanjutan pelaksanaan gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resiko, Indah) sebagaimana tertuang dalam surat edaran Bupati Penajam Paser Utara.
Menurut dia, kegiatan bersih-bersih lingkungan yang dilaksanakan setiap Jumat ataupun pada momentum tertentu perlu terus digalakkan hingga menjadi budaya masyarakat.
"Harapannya bersih-bersih lingkungan menjadi budaya sehingga hadir kesadaran kolektif untuk kepentingan bersama," ucapnya.
Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian ditimbang oleh Bank Sampah Induk Benuo Taka untuk selanjutnya dikelola.
Pada kesempatan itu, Pemkab PPU juga menyerahkan paket sembako kepada 10 petugas kebersihan dan persampahan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Aksi bersih pantai Pemerintah Kabupaten PPU bersama elemen masyarakat dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026. (Dok Humas Setkab PPU)
Penajam - Sebanyak 474,6 kilogram sampah berhasil dikumpulkan dalam Aksi Bersih Pantai Nusantara yang digelar di Pantai Nusantara, Kelurahan Nenang, Sabtu (6/6/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Sampah yang terkumpul terdiri dari sampah organik, anorganik, dan residu hasil pembersihan kawasan pesisir oleh peserta yang berasal dari unsur pemerintah, TNI-Polri, komunitas, hingga perusahaan.
Sekretaris Daerah Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Menurutnya, gerakan menjaga kebersihan perlu diterapkan tidak hanya di kawasan pantai, tetapi juga di lingkungan tempat tinggal dan ruang publik lainnya.
"Kegiatan ini menjadi titik awal untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan di sekitar kita," kata Tohar.
Tohar mengingatkan pentingnya keberlanjutan pelaksanaan gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resiko, Indah) sebagaimana tertuang dalam surat edaran Bupati Penajam Paser Utara.
Menurut dia, kegiatan bersih-bersih lingkungan yang dilaksanakan setiap Jumat ataupun pada momentum tertentu perlu terus digalakkan hingga menjadi budaya masyarakat.
"Harapannya bersih-bersih lingkungan menjadi budaya sehingga hadir kesadaran kolektif untuk kepentingan bersama," ucapnya.
Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian ditimbang oleh Bank Sampah Induk Benuo Taka untuk selanjutnya dikelola.
Pada kesempatan itu, Pemkab PPU juga menyerahkan paket sembako kepada 10 petugas kebersihan dan persampahan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan.
(Sf/Rs)