Seputar Kaltim

    Akses Sempit Tak Halangi Petugas Padamkan Kebakaran di Baru Tengah, Penyebab Masih Diselidiki 

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    14 Januari 2026 pukul 22:29 WITA

    Kondisi rumah yang terbakar, pendinginan masih berlangsung. (Foto : Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Respons cepat petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah kebakaran meluas di kawasan permukiman padat penduduk Gunung Bugis, Balikpapan Barat (Balbar). Satu unit rumah warga di Jalan Sultan Hasanuddin No. 43 RT 33, Kelurahan Baru Tengah, terbakar Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 19.15 Wita.

    Kebakaran yang menghanguskan satu rumah berukuran besar itu berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 30 hingga 45 menit setelah petugas tiba di lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan personel begitu menerima laporan dari warga. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi membesar.

    “Api sudah cukup besar ketika kami tiba. Namun berkat kerja cepat dan koordinasi yang baik, api berhasil kami kuasai sehingga tidak merambat ke rumah lain,” ucap Usman disela pemadaman.

    Dalam upaya pemadaman, BPBD mengerahkan delapan unit armada pemadam kebakaran yang didukung unsur TNI, relawan, serta warga sekitar. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas langsung melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali.

    Usman juga meluruskan informasi yang sempat beredar terkait dugaan adanya seorang anak yang tertinggal di dalam rumah saat kebakaran terjadi.

    “Setelah dilakukan pengecekan di lokasi, informasi tersebut dipastikan tidak benar. Anak yang dimaksud dalam keadaan selamat dan sudah bersama orang tuanya,” tegasnya.

    Proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat kondisi lingkungan yang padat, serta akses jalan yang sempit, sehingga menyulitkan mobil pemadam berukuran besar menjangkau lokasi kejadian. Meski demikian, seluruh kendala dapat diatasi berkat kerja sama lintas unsur.

    Sementara itu, Ketua RT 33, Aco, menyampaikan rumah yang terbakar merupakan milik warganya bernama Sunarmi yang saat kejadian tidak berada di rumah. Di dalam rumah terdapat anaknya yang terdiri dari enam kepala keluarga.

    “Dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik,” ujar Aco.

    Sebelum petugas tiba, penghuni rumah dan warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara mandiri. Namun kobaran api dengan cepat membesar, sehingga tidak dapat dikendalikan.

    Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Akses Sempit Tak Halangi Petugas Padamkan Kebakaran di Baru Tengah, Penyebab Masih Diselidiki 

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    14 Januari 2026 pukul 22:29 WITA

    Kondisi rumah yang terbakar, pendinginan masih berlangsung. (Foto : Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Respons cepat petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah kebakaran meluas di kawasan permukiman padat penduduk Gunung Bugis, Balikpapan Barat (Balbar). Satu unit rumah warga di Jalan Sultan Hasanuddin No. 43 RT 33, Kelurahan Baru Tengah, terbakar Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 19.15 Wita.

    Kebakaran yang menghanguskan satu rumah berukuran besar itu berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 30 hingga 45 menit setelah petugas tiba di lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan personel begitu menerima laporan dari warga. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi membesar.

    “Api sudah cukup besar ketika kami tiba. Namun berkat kerja cepat dan koordinasi yang baik, api berhasil kami kuasai sehingga tidak merambat ke rumah lain,” ucap Usman disela pemadaman.

    Dalam upaya pemadaman, BPBD mengerahkan delapan unit armada pemadam kebakaran yang didukung unsur TNI, relawan, serta warga sekitar. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas langsung melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali.

    Usman juga meluruskan informasi yang sempat beredar terkait dugaan adanya seorang anak yang tertinggal di dalam rumah saat kebakaran terjadi.

    “Setelah dilakukan pengecekan di lokasi, informasi tersebut dipastikan tidak benar. Anak yang dimaksud dalam keadaan selamat dan sudah bersama orang tuanya,” tegasnya.

    Proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat kondisi lingkungan yang padat, serta akses jalan yang sempit, sehingga menyulitkan mobil pemadam berukuran besar menjangkau lokasi kejadian. Meski demikian, seluruh kendala dapat diatasi berkat kerja sama lintas unsur.

    Sementara itu, Ketua RT 33, Aco, menyampaikan rumah yang terbakar merupakan milik warganya bernama Sunarmi yang saat kejadian tidak berada di rumah. Di dalam rumah terdapat anaknya yang terdiri dari enam kepala keluarga.

    “Dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik,” ujar Aco.

    Sebelum petugas tiba, penghuni rumah dan warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara mandiri. Namun kobaran api dengan cepat membesar, sehingga tidak dapat dikendalikan.

    Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

    (Sf/Rs)