Cari disini...
Seputar Kaltim
Serah terima yang dilakukan oleh Akmal Malik kepada Rudy Seno. (Foto: Tangkapan Layar Youtube Diskominfo Kaltim)
Samarinda - Serah terima jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) dari Penjabat (Pj) Gubernur Akmal Malik kepada Rudy Mas'ud dan Seno Aji telah dilaksanakan di Jakarta pada Kamis (20/2/2025).
Prosesi ini menandai berakhirnya masa tugas Akmal Malik sebagai Pj Gubernur Kaltim dan dimulainya kepemimpinan Rudy-Seno.
Acara serah terima jabatan ini berlangsung setelah pelantikan serentak 941 kepala daerah di seluruh Indonesia, termasuk Rudy dan Seno, yang dilaksanakan pada pagi harinya. Dengan demikian, estafet kepemimpinan di Kaltim resmi berganti.
Dalam sambutannya, Akmal Malik menyampaikan bahwa momen ini adalah titik akhir dari penugasannya di Kaltim, sekaligus menjadi titik awal pembangunan Kaltim di bawah kepemimpinan Rudy dan Seno.
"Acara serah terima jabatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan," ujar Akmal.
Akmal Malik mengaku merasa terhormat dapat mengemban amanah sebagai Pj Gubernur Kaltim selama lebih dari satu tahun empat bulan.
Ia mengakui tugas tersebut tidaklah ringan, apalagi ia juga harus menjalankan tugas sebagai Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Mungkin selama memimpin di Kaltim, saya tidak bisa maksimal karena ada tugas lain," tuturnya.
Meski demikian, Akmal Malik bersyukur karena selama masa jabatannya, proses demokrasi di Kaltim dapat berjalan dengan baik.
"Alhamdulillah, kita bisa menjaga itu," katanya.
Ia pun menyampaikan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Rudy-Seno, Kaltim akan semakin maju dan berkembang.
"Kami meyakini, di bawah kepemimpinan beliau (Rudy-Seno), Kalimantan Timur akan menjadi daerah yang berkemajuan. Kalimantan Timur adalah harapan masa depan Indonesia," tegas Akmal Malik.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Serah terima yang dilakukan oleh Akmal Malik kepada Rudy Seno. (Foto: Tangkapan Layar Youtube Diskominfo Kaltim)
Samarinda - Serah terima jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) dari Penjabat (Pj) Gubernur Akmal Malik kepada Rudy Mas'ud dan Seno Aji telah dilaksanakan di Jakarta pada Kamis (20/2/2025).
Prosesi ini menandai berakhirnya masa tugas Akmal Malik sebagai Pj Gubernur Kaltim dan dimulainya kepemimpinan Rudy-Seno.
Acara serah terima jabatan ini berlangsung setelah pelantikan serentak 941 kepala daerah di seluruh Indonesia, termasuk Rudy dan Seno, yang dilaksanakan pada pagi harinya. Dengan demikian, estafet kepemimpinan di Kaltim resmi berganti.
Dalam sambutannya, Akmal Malik menyampaikan bahwa momen ini adalah titik akhir dari penugasannya di Kaltim, sekaligus menjadi titik awal pembangunan Kaltim di bawah kepemimpinan Rudy dan Seno.
"Acara serah terima jabatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan," ujar Akmal.
Akmal Malik mengaku merasa terhormat dapat mengemban amanah sebagai Pj Gubernur Kaltim selama lebih dari satu tahun empat bulan.
Ia mengakui tugas tersebut tidaklah ringan, apalagi ia juga harus menjalankan tugas sebagai Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Mungkin selama memimpin di Kaltim, saya tidak bisa maksimal karena ada tugas lain," tuturnya.
Meski demikian, Akmal Malik bersyukur karena selama masa jabatannya, proses demokrasi di Kaltim dapat berjalan dengan baik.
"Alhamdulillah, kita bisa menjaga itu," katanya.
Ia pun menyampaikan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Rudy-Seno, Kaltim akan semakin maju dan berkembang.
"Kami meyakini, di bawah kepemimpinan beliau (Rudy-Seno), Kalimantan Timur akan menjadi daerah yang berkemajuan. Kalimantan Timur adalah harapan masa depan Indonesia," tegas Akmal Malik.
(Sf/Rs)