Seputar Kaltim

    Akmal Ajak Jurnalis Kaltim Tingkatkan Kualitas Berita untuk Mencerdaskan Bangsa

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com

    Balikpapan – Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik mengajak jurnalis di daerah untuk terus meningkatkan kualitas pemberitaan demi mencerdaskan masyarakat.

    Ia menilai bahwa tugas pemerintah dan jurnalis memiliki tujuan yang sama, yakni mendidik dan memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

    "Sama halnya dengan pemerintah, tugas jurnalis juga adalah untuk mencerdaskan bangsa. Itu yang menjadi fokus kami bersama," ucap Pj Gubernur Kaltim kepada media, Senin (30/12/2024).

    Dalam kesempatan itu, Akmal menyampaikan, bahwa salah satu tantangan terbesar dalam pemerintahan adalah terkait pengelolaan data, baik data mikro maupun makro. 

    Menurutnya, jika data yang disampaikan tidak akurat, hal itu dapat menyebabkan kebingungannya di masyarakat.

    “Data yang tidak tepat bisa menimbulkan kesalahpahaman. Untuk itu, kami perlu melakukan klarifikasi bersama untuk memastikan bahwa informasi yang diterima masyarakat benar dan akurat,” tambahnya.

    Selain itu, Akmal memberikan penghargaan kepada jurnalis Kaltim yang dinilainya sangat solid dalam bekerja, tanpa memandang media yang mereka wakili, baik televisi, cetak, maupun media elektronik.

    “Saya sangat terharu dengan kekompakan para jurnalis di Kaltim, yang bekerja bersama tanpa ada sekat," akunya.

    Ia pun mengenang masa kecilnya yang banyak dipengaruhi oleh almarhum ayahnya, yang juga seorang jurnalis. Ia merasa bahwa dirinya seperti pulang kampung di Kaltim, karena kedekatannya dengan dunia jurnalistik.

    “Jurnalis di Kaltim sangat terbuka, tajam dalam penulisan, dan beretika," terangnya dengan penuh penghargaan.

    Diceritakan, bahwa saat ia masih duduk di bangku SMP, ia memhaku sering melihat ayahnya menggunakan mesin ketik untuk menulis berita

    Bahkan saat itu, ayahnya pernah menghadapi tekanan dari aparat keamanan setempat akibat tulisannya.

    “Saya ingat betul, ibu saya marah besar karena tulisan ayah membuat aparat datang ke rumah, padahal honor yang didapatkan tidak sebanding dengan risikonya," tuturnya. 

    Meski begitu, Akmal menyadari bahwa profesi jurnalistik memiliki tantangan besar, meskipun di era sekarang media sudah lebih terlindungi dengan adanya regulasi dan organisasi yang mendukung.

    “Namun honor untuk jurnalis masih menjadi masalah yang belum sepenuhnya teratasi," keluhnya.

    Sebagai penutup, Ia berharap jurnalis di Kaltim tetap mengawal kebijakan publik dengan penuh integritas dan tanggung jawab, agar masyarakat Kaltim dapat terus memperoleh informasi yang tepat dan berguna.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Akmal Ajak Jurnalis Kaltim Tingkatkan Kualitas Berita untuk Mencerdaskan Bangsa

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com

    Balikpapan – Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik mengajak jurnalis di daerah untuk terus meningkatkan kualitas pemberitaan demi mencerdaskan masyarakat.

    Ia menilai bahwa tugas pemerintah dan jurnalis memiliki tujuan yang sama, yakni mendidik dan memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

    "Sama halnya dengan pemerintah, tugas jurnalis juga adalah untuk mencerdaskan bangsa. Itu yang menjadi fokus kami bersama," ucap Pj Gubernur Kaltim kepada media, Senin (30/12/2024).

    Dalam kesempatan itu, Akmal menyampaikan, bahwa salah satu tantangan terbesar dalam pemerintahan adalah terkait pengelolaan data, baik data mikro maupun makro. 

    Menurutnya, jika data yang disampaikan tidak akurat, hal itu dapat menyebabkan kebingungannya di masyarakat.

    “Data yang tidak tepat bisa menimbulkan kesalahpahaman. Untuk itu, kami perlu melakukan klarifikasi bersama untuk memastikan bahwa informasi yang diterima masyarakat benar dan akurat,” tambahnya.

    Selain itu, Akmal memberikan penghargaan kepada jurnalis Kaltim yang dinilainya sangat solid dalam bekerja, tanpa memandang media yang mereka wakili, baik televisi, cetak, maupun media elektronik.

    “Saya sangat terharu dengan kekompakan para jurnalis di Kaltim, yang bekerja bersama tanpa ada sekat," akunya.

    Ia pun mengenang masa kecilnya yang banyak dipengaruhi oleh almarhum ayahnya, yang juga seorang jurnalis. Ia merasa bahwa dirinya seperti pulang kampung di Kaltim, karena kedekatannya dengan dunia jurnalistik.

    “Jurnalis di Kaltim sangat terbuka, tajam dalam penulisan, dan beretika," terangnya dengan penuh penghargaan.

    Diceritakan, bahwa saat ia masih duduk di bangku SMP, ia memhaku sering melihat ayahnya menggunakan mesin ketik untuk menulis berita

    Bahkan saat itu, ayahnya pernah menghadapi tekanan dari aparat keamanan setempat akibat tulisannya.

    “Saya ingat betul, ibu saya marah besar karena tulisan ayah membuat aparat datang ke rumah, padahal honor yang didapatkan tidak sebanding dengan risikonya," tuturnya. 

    Meski begitu, Akmal menyadari bahwa profesi jurnalistik memiliki tantangan besar, meskipun di era sekarang media sudah lebih terlindungi dengan adanya regulasi dan organisasi yang mendukung.

    “Namun honor untuk jurnalis masih menjadi masalah yang belum sepenuhnya teratasi," keluhnya.

    Sebagai penutup, Ia berharap jurnalis di Kaltim tetap mengawal kebijakan publik dengan penuh integritas dan tanggung jawab, agar masyarakat Kaltim dapat terus memperoleh informasi yang tepat dan berguna.

    (Sf/Rs)