Cari disini...
Seputar Kaltim
Arah masuk jalan tol Samarinda-Balikpapan, disamping jalan posko Jasa Marga. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)
Samarinda - Jasa Marga mengamankan seorang ibu rumah tangga (IRT) karena nekat menerobos Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) di Kecamatan Palaran, Kota Samarinda.
Paramedis Jasa Marga, Alfian mengaku aksi IRT ini terjadi pada Selasa (25/4/2023) sore tadi. IRT tersebut berboncengan dengan anaknya menerobos Tol Balsam.
Untuk diketahui, sepeda motor dilarang melintasi di jalan tol dengan alasan keselamatan. Ketentuan itu tertuang dalam Pasal 38 Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005.
Mengetahui ada warga menerobos pintu tol, pihak Jasa Marga langsung mengejar dan memeriksa IRT tersebut. "Kami berulang kali menemui pengendara sampai kami kejar ke gerbang tol," ungkapnya.
Kepada petugas, IRT yang tidak menyebutkan namanya itu mengaku tidak berniat menerobos Tol Balsam karena mengikuti arah yang ditunjukkan di Google Maps.
"Saya itu tadi menggunakan maps saja dan tidak tahu kalau ini tol. Saya mencari rute terdekat ke arah Loa Janan," kata IRT itu.
Ia kemudian meminta maaf kepada pihak Jasa Marga. "Mohon maaf semua itu murni kelalaian saya tidak mengetahui," pungkasnya.
Pihak Jasa Marga hanya memberikan teguran lisan agar IRT tersebut tidak lagi mengulangi kesalahannya dan membiarnya pergi.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Arah masuk jalan tol Samarinda-Balikpapan, disamping jalan posko Jasa Marga. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)
Samarinda - Jasa Marga mengamankan seorang ibu rumah tangga (IRT) karena nekat menerobos Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) di Kecamatan Palaran, Kota Samarinda.
Paramedis Jasa Marga, Alfian mengaku aksi IRT ini terjadi pada Selasa (25/4/2023) sore tadi. IRT tersebut berboncengan dengan anaknya menerobos Tol Balsam.
Untuk diketahui, sepeda motor dilarang melintasi di jalan tol dengan alasan keselamatan. Ketentuan itu tertuang dalam Pasal 38 Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005.
Mengetahui ada warga menerobos pintu tol, pihak Jasa Marga langsung mengejar dan memeriksa IRT tersebut. "Kami berulang kali menemui pengendara sampai kami kejar ke gerbang tol," ungkapnya.
Kepada petugas, IRT yang tidak menyebutkan namanya itu mengaku tidak berniat menerobos Tol Balsam karena mengikuti arah yang ditunjukkan di Google Maps.
"Saya itu tadi menggunakan maps saja dan tidak tahu kalau ini tol. Saya mencari rute terdekat ke arah Loa Janan," kata IRT itu.
Ia kemudian meminta maaf kepada pihak Jasa Marga. "Mohon maaf semua itu murni kelalaian saya tidak mengetahui," pungkasnya.
Pihak Jasa Marga hanya memberikan teguran lisan agar IRT tersebut tidak lagi mengulangi kesalahannya dan membiarnya pergi.
(Sf/By)