Seputar Kaltim

    Akibat Banjir Rob, Penutupan Pesta Laut Bontang Kuala Molor Satu Jam, Sekretaris Daerah Batal Hadir

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    13 Desember 2024 pukul 20:21 WITA

    Banjir rob di jalan masuk Bontang Kuala pada Jumat (13/12/2024) sore, sebabkan penutupan pesta laut tertunda. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Akibat terjadinya banjir rob yang terjadi di akses jalan masuk Bontang Kuala, Jumat (13/12/2024). Menyebabkan acara penutupan pesta laut tertunda hingga satu jam lebih.

    Berdasarkan pantauan media ini, acara penutupan yang di jadwalkan berlangsung pukul 16.00 WITA baru dimulai pada pukul 17.25 WITA. Banjir rob juga menyebabkan akses jalan masuk Bontang Kuala macet dan menyebabkan masyarakat kesusahan untuk berlalu lintas. Sebab, harus bergantian lewat trotoar yang ada disamping jalan masuk. Oleh karena itu, beberapa pengunjung memutuskan untuk tidak jadi melintas.

    Wakil Ketua Panitia Pesta Laut, Jadar mengatakan, seharusnya acara tersebut ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang Aji Erlynawati. Akan tetapi, dikarenakan terjadinya banjir rob, sekda dikonfirmasi tidak dapat menghadiri penutupan pesta laut.

    “Jadi dialihkan. Lurah Bontang Kuala yang menutup acara hari ini,” ungkapnya saat diwawancarai wartawan Seputarfakta.com, Jumat (13/12/2024) sore.

    Ia juga menjelaskan bahwa saat ini kondisi pasang air laut sedang memasuki masa nyorong. Yakni kondisi pasang air laut yang akan menyebabkan kawasan Bontang Kuala akan mengalami banjir rob selama satu minggu kedepan.

    “Jadi perkiraan sampai tanggal 19 Desember akan terjadi banjir rob setiap hari,” kata dia. Banjir tersebut biasanya berlangsung kurang lebih dua jam yakni dari pukul 16.00 hingga 18.00 WITA.

    Lurah Bontang Kuala, Sanusi menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Bontang pada momen tersebut, dikarenakan bajir rob yang terjadi dan kendaraan Sekda tidak dapat melintas. Ia mewakili Pemerintah Kota Bontang kemudian menutup acara Pesta Laut Bontang Kuala 2024.

    “Dengan ini, saya nyatakan Pesta Laut Bontang Kuala resmi ditutup,” ucap Sanusi dalam sambutannya sekaligus menutup rangkaian acara Pesta Laut Bontang Kuala.

    Setelah acara penutupan, kemudian dilakukan ritual Tulak Bala, atau yang dikenal sebagai ritual menolak bencana. Kemudian ditutup dengan ritual Berlimbur, Tradisi ini sering kali dipakai untuk masyarakat mengucapkan syukur dan membersihkan diri. Yakni saling menyiram air antar masyarakat.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Akibat Banjir Rob, Penutupan Pesta Laut Bontang Kuala Molor Satu Jam, Sekretaris Daerah Batal Hadir

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    13 Desember 2024 pukul 20:21 WITA

    Banjir rob di jalan masuk Bontang Kuala pada Jumat (13/12/2024) sore, sebabkan penutupan pesta laut tertunda. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Akibat terjadinya banjir rob yang terjadi di akses jalan masuk Bontang Kuala, Jumat (13/12/2024). Menyebabkan acara penutupan pesta laut tertunda hingga satu jam lebih.

    Berdasarkan pantauan media ini, acara penutupan yang di jadwalkan berlangsung pukul 16.00 WITA baru dimulai pada pukul 17.25 WITA. Banjir rob juga menyebabkan akses jalan masuk Bontang Kuala macet dan menyebabkan masyarakat kesusahan untuk berlalu lintas. Sebab, harus bergantian lewat trotoar yang ada disamping jalan masuk. Oleh karena itu, beberapa pengunjung memutuskan untuk tidak jadi melintas.

    Wakil Ketua Panitia Pesta Laut, Jadar mengatakan, seharusnya acara tersebut ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang Aji Erlynawati. Akan tetapi, dikarenakan terjadinya banjir rob, sekda dikonfirmasi tidak dapat menghadiri penutupan pesta laut.

    “Jadi dialihkan. Lurah Bontang Kuala yang menutup acara hari ini,” ungkapnya saat diwawancarai wartawan Seputarfakta.com, Jumat (13/12/2024) sore.

    Ia juga menjelaskan bahwa saat ini kondisi pasang air laut sedang memasuki masa nyorong. Yakni kondisi pasang air laut yang akan menyebabkan kawasan Bontang Kuala akan mengalami banjir rob selama satu minggu kedepan.

    “Jadi perkiraan sampai tanggal 19 Desember akan terjadi banjir rob setiap hari,” kata dia. Banjir tersebut biasanya berlangsung kurang lebih dua jam yakni dari pukul 16.00 hingga 18.00 WITA.

    Lurah Bontang Kuala, Sanusi menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Bontang pada momen tersebut, dikarenakan bajir rob yang terjadi dan kendaraan Sekda tidak dapat melintas. Ia mewakili Pemerintah Kota Bontang kemudian menutup acara Pesta Laut Bontang Kuala 2024.

    “Dengan ini, saya nyatakan Pesta Laut Bontang Kuala resmi ditutup,” ucap Sanusi dalam sambutannya sekaligus menutup rangkaian acara Pesta Laut Bontang Kuala.

    Setelah acara penutupan, kemudian dilakukan ritual Tulak Bala, atau yang dikenal sebagai ritual menolak bencana. Kemudian ditutup dengan ritual Berlimbur, Tradisi ini sering kali dipakai untuk masyarakat mengucapkan syukur dan membersihkan diri. Yakni saling menyiram air antar masyarakat.

    (Sf/Rs)