Seputar Kaltim

    Akhirnya Kartu Pembelian Elpiji 3 Kilogram Dibagikan ke Masyarakat 

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    19 September 2024 pukul 15:03 WITA

    Pemberian kartu pembelian elpiji secara simbolis kepada masyarakat Kelurahan Bukit Pinang oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Kamis (19/9/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Perdagangan akhirnya meluncurkan kartu pembelian LPG (elpiji) 3 kilogram sebagai upaya untuk memastikan subsidi gas elpiji tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak. 

    Program ini diluncurkan secara simbolis oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun di pangkalan gas Haji Aspani, Jalan Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Samarinda Ulu, pada Kamis (19/9/2024) siang. 

    Andi Harun menyatakan bahwa program kartu pembelian elpiji 3 kilogram ini merupakan hasil inovasi dari Dinas Perdagangan Samarinda. Program ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang kerap terjadi secara berulang terkait kelangkaan dan distribusi elpiji yang sering terjadi di masyarakat, terutama bagi warga yang bergantung pada elpiji 3 kilogram untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha mikro.

    "Kadang ada masanya masyarakat sulit mendapatkan elpiji 3 kilogram yang akhirnya mempengaruhi harga di pasaran. Oleh karena itu, kami terus mencari solusi, dan inovasi kartu pembelian ini kami buat untuk memastikan bahwa LPG bersubsidi dapat diterima oleh warga yang memang berhak menerima," ujar Andi Harun saat diwawancara. 

    Pria yang kerap disapa AH itu menilai melalui program kartu pembelian ini, distribusi elpiji bersubsidi akan lebih tepat sasaran, sehingga warga yang berhak mendapatkan subsidi tidak lagi mengalami kesulitan. 

    "Kami mengajak Pertamina untuk bekerjasama agar peristiwa kelangkaan elpiji yang terjadi sebelumnya tidak terulang lagi. Kami ingin memastikan warga, terutama yang memiliki usaha mikro, bisa terus mendapatkan pasokan elpiji 3 kilogram tanpa hambatan," lanjutnya.

    Pada acara itu, ada sebanyak 75 kartu pembelian elpiji kepada warga Kelurahan Bukit Pinang. Wilayah ini menjadi pilot project yang nantinya akan diperluas ke wilayah lain di Samarinda. 

    Sebanyak 498 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Bukit Pinang diproyeksikan akan menerima kartu tersebut, dengan distribusi yang dilakukan oleh perangkat kelurahan setempat.

    "Dengan adanya kartu ini, kami berharap masyarakat yang benar-benar membutuhkan elpiji 3 kilogram bisa memperoleh dengan mudah dan harga yang terjangkau. Terutama untuk warga dengan usaha mikro yang sangat bergantung pada gas bersubsidi ini," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Akhirnya Kartu Pembelian Elpiji 3 Kilogram Dibagikan ke Masyarakat 

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    19 September 2024 pukul 15:03 WITA

    Pemberian kartu pembelian elpiji secara simbolis kepada masyarakat Kelurahan Bukit Pinang oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Kamis (19/9/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Perdagangan akhirnya meluncurkan kartu pembelian LPG (elpiji) 3 kilogram sebagai upaya untuk memastikan subsidi gas elpiji tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak. 

    Program ini diluncurkan secara simbolis oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun di pangkalan gas Haji Aspani, Jalan Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Samarinda Ulu, pada Kamis (19/9/2024) siang. 

    Andi Harun menyatakan bahwa program kartu pembelian elpiji 3 kilogram ini merupakan hasil inovasi dari Dinas Perdagangan Samarinda. Program ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang kerap terjadi secara berulang terkait kelangkaan dan distribusi elpiji yang sering terjadi di masyarakat, terutama bagi warga yang bergantung pada elpiji 3 kilogram untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha mikro.

    "Kadang ada masanya masyarakat sulit mendapatkan elpiji 3 kilogram yang akhirnya mempengaruhi harga di pasaran. Oleh karena itu, kami terus mencari solusi, dan inovasi kartu pembelian ini kami buat untuk memastikan bahwa LPG bersubsidi dapat diterima oleh warga yang memang berhak menerima," ujar Andi Harun saat diwawancara. 

    Pria yang kerap disapa AH itu menilai melalui program kartu pembelian ini, distribusi elpiji bersubsidi akan lebih tepat sasaran, sehingga warga yang berhak mendapatkan subsidi tidak lagi mengalami kesulitan. 

    "Kami mengajak Pertamina untuk bekerjasama agar peristiwa kelangkaan elpiji yang terjadi sebelumnya tidak terulang lagi. Kami ingin memastikan warga, terutama yang memiliki usaha mikro, bisa terus mendapatkan pasokan elpiji 3 kilogram tanpa hambatan," lanjutnya.

    Pada acara itu, ada sebanyak 75 kartu pembelian elpiji kepada warga Kelurahan Bukit Pinang. Wilayah ini menjadi pilot project yang nantinya akan diperluas ke wilayah lain di Samarinda. 

    Sebanyak 498 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Bukit Pinang diproyeksikan akan menerima kartu tersebut, dengan distribusi yang dilakukan oleh perangkat kelurahan setempat.

    "Dengan adanya kartu ini, kami berharap masyarakat yang benar-benar membutuhkan elpiji 3 kilogram bisa memperoleh dengan mudah dan harga yang terjangkau. Terutama untuk warga dengan usaha mikro yang sangat bergantung pada gas bersubsidi ini," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)