Cari disini...
Seputar Kaltim
Peresmian GOR Segiri Samarinda, Senin (25/11/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - GOR Segiri Samarinda kini resmi hadir dengan wajah baru usai menjalani revitalisasi besar-besaran yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Setelah dilakukan renovasi sejak tahun 2023, akhirnya GOR Segiri diresmikan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Senin (25/11/2024).
Terlihat perubahan ini tidak hanya sekadar renovasi, melainkan transformasi total yang menggabungkan elemen budaya lokal dengan fasilitas modern untuk mendukung aktivitas masyarakat.
Salah satu daya tarik utama dari GOR Segiri yang baru ini adalah fasadnya yang dihiasi 104 tameng khas suku Dayak.
Tameng-tameng ini, kata Andi Harun, terbuat dari rotan sintetis handmade, yang tidak hanya menampilkan nilai seni dan budaya, tetapi juga memiliki fungsi praktis menurunkan suhu ruangan hingga tiga derajat Celsius.
"Tameng ini merepresentasikan nilai-nilai seni dan budaya suku Dayak, sekaligus membawa cerita yang unik," kata Andi Harun.
Lebih lanjut, pria yang kerap disapa AH itu menambahkan bahwa revitalisasi GOR Segiri menjadi simbol penting dalam pengembangan infrastruktur kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, renovasi fasilitas publik yang ada saat ini merupaka langkah strategis untuk menjawab tantangan masa depan, sekaligus mengangkat identitas budaya lokal ke tingkat yang lebih tinggi," ujarnya.
Tidak hanya berfokus pada estetika, renovasi ini juga menghadirkan berbagai fasilitas modern, seperti sistem pendingin udara terpusat, lantai dengan desain inspirasi dari Gelora Bung Karno, hingga tribun model single seat dengan kapasitas 1.075 kursi. Selain itu, GOR ini kini dilengkapi fasilitas pendukung seperti toilet untuk difabel, ruang ganti, area kontrol, dan smoking corner.
Keamanan pengunjung juga menjadi prioritas, dengan pemasangan 36 unit CCTV di berbagai sudut dan penyediaan genset untuk mendukung kebutuhan acara besar. Fitur tambahan berupa video throne di area luar dan dalam stadion semakin memantapkan GOR Segiri sebagai venue multifungsi untuk berbagai kegiatan.
Dengan revitalisasi ini, GOR Segiri tidak hanya menjadi ikon baru Samarinda, tetapi juga simbol perpaduan antara modernitas dan kearifan lokal yang siap mendukung perkembangan sektor olahraga, seni, dan kegiatan publik di masa depan.
"Fasilitas ini akan terus dipantau selama masa pemeliharaan enam bulan ke depan agar dapat berfungsi optimal," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Peresmian GOR Segiri Samarinda, Senin (25/11/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - GOR Segiri Samarinda kini resmi hadir dengan wajah baru usai menjalani revitalisasi besar-besaran yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Setelah dilakukan renovasi sejak tahun 2023, akhirnya GOR Segiri diresmikan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Senin (25/11/2024).
Terlihat perubahan ini tidak hanya sekadar renovasi, melainkan transformasi total yang menggabungkan elemen budaya lokal dengan fasilitas modern untuk mendukung aktivitas masyarakat.
Salah satu daya tarik utama dari GOR Segiri yang baru ini adalah fasadnya yang dihiasi 104 tameng khas suku Dayak.
Tameng-tameng ini, kata Andi Harun, terbuat dari rotan sintetis handmade, yang tidak hanya menampilkan nilai seni dan budaya, tetapi juga memiliki fungsi praktis menurunkan suhu ruangan hingga tiga derajat Celsius.
"Tameng ini merepresentasikan nilai-nilai seni dan budaya suku Dayak, sekaligus membawa cerita yang unik," kata Andi Harun.
Lebih lanjut, pria yang kerap disapa AH itu menambahkan bahwa revitalisasi GOR Segiri menjadi simbol penting dalam pengembangan infrastruktur kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, renovasi fasilitas publik yang ada saat ini merupaka langkah strategis untuk menjawab tantangan masa depan, sekaligus mengangkat identitas budaya lokal ke tingkat yang lebih tinggi," ujarnya.
Tidak hanya berfokus pada estetika, renovasi ini juga menghadirkan berbagai fasilitas modern, seperti sistem pendingin udara terpusat, lantai dengan desain inspirasi dari Gelora Bung Karno, hingga tribun model single seat dengan kapasitas 1.075 kursi. Selain itu, GOR ini kini dilengkapi fasilitas pendukung seperti toilet untuk difabel, ruang ganti, area kontrol, dan smoking corner.
Keamanan pengunjung juga menjadi prioritas, dengan pemasangan 36 unit CCTV di berbagai sudut dan penyediaan genset untuk mendukung kebutuhan acara besar. Fitur tambahan berupa video throne di area luar dan dalam stadion semakin memantapkan GOR Segiri sebagai venue multifungsi untuk berbagai kegiatan.
Dengan revitalisasi ini, GOR Segiri tidak hanya menjadi ikon baru Samarinda, tetapi juga simbol perpaduan antara modernitas dan kearifan lokal yang siap mendukung perkembangan sektor olahraga, seni, dan kegiatan publik di masa depan.
"Fasilitas ini akan terus dipantau selama masa pemeliharaan enam bulan ke depan agar dapat berfungsi optimal," pungkasnya.
(Sf/Rs)