Seputar Kaltim

    Ajang Kedung Kembali Jabat Kepala Adat Besar LADK-KT, Siap Maksimalkan Seni Budaya dan Keadatan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    30 April 2023 pukul 14:44 WITA

    Pengukuhan Struktural Pengurus Lembaga Adat Dayak Kenyah Kalimantan Timur dan Kerukunan Dayak Kenyah Kalimantan Timur di Hotel Harris Samarinfa, Pada Sabtu (29/4/2023) malam. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Ajang Kedung kembali terpilih sebagai Kepala Adat Besar Lembaga Adat Dayak Kenyah Kalimantan Timur (LADK-KT) masa periode 2023 - 2028 dalam Musyawarah Besar (Mubes) Ke-IV.

    Mubes ini juga menentukan Ketua Umum Kerukunan Dayak Kenyah Kalimantan Timur (KDK-KT) yang ditunjuk kembali Jiuhardi dengan masa jabatan yang sama.

    Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Marthin Billa mengucapkan selamat dan rasa syukur kepada Suku Adat Dayak Kenyah telah selenggarakan Mubes ke-IV.

    "Selamat kepada Bapak Ajang Kedung dan Bapak Jiuhardi telah terpilih kembali, kami percaya dengan pengalaman yang telah dilalui bisa membawa organisasi masyarakat dan keadatan ini ke depan dapat sinergi dalam pembangunan di Kaltim khususnya," ungkapnya kepada seputarfakta.com, Sabtu (29/4/2023)

    Marthin Billa menegaskan kerukunan, keamanan dan perdamaian dengan suasana kondusif dapat menciptakan pembangunan yang lancar.

    "Saya harap seluruh masyarakat Dayak Kenyah untuk mendukung dan ikut serta dalam pembangunan IKN, oleh karena itu kunci utama pembangunan ini harus keadaan kondusif dan damai," paparnya.

    Kepala LADK-KT, Ajang Kedung dalam kesempatan itu menyampaikan beberapa hal terkait perbaikan struktur keorganisasian dan rencana yang akan dilaksanakan.

    "Tentu dalam waktu dekat ini kami akan benahi struktural, kemudian program akan kami sinergikan dengan pemerintah dan lembaga lainnya," jelasnya.

    Ia mengaku akan memaksimalkan peningkatan beberapa bidang. " Seperti Seni, budaya dan keadatan. Hal ini juga karena perkembangan zaman, jangan sampai pudar, kami menjaga dari leluhur kita untuk bangsa kita," bebernya.

    Ditutup dengan pembahasan IKN, Ajang kedung soroti perihal dampak IKN. "IKN ini dampaknya ada positif, terutama dalam pengembangan SDM kita. Untuk dampak negatif mungkin akan berpengaruh kepada sosial, budaya, ekonomi, lingkungan dan keadilan. Tapi kita upayakan untuk permasalahan demikian bisa kami selesaikan bersama," pungkasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Ajang Kedung Kembali Jabat Kepala Adat Besar LADK-KT, Siap Maksimalkan Seni Budaya dan Keadatan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    30 April 2023 pukul 14:44 WITA

    Pengukuhan Struktural Pengurus Lembaga Adat Dayak Kenyah Kalimantan Timur dan Kerukunan Dayak Kenyah Kalimantan Timur di Hotel Harris Samarinfa, Pada Sabtu (29/4/2023) malam. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Ajang Kedung kembali terpilih sebagai Kepala Adat Besar Lembaga Adat Dayak Kenyah Kalimantan Timur (LADK-KT) masa periode 2023 - 2028 dalam Musyawarah Besar (Mubes) Ke-IV.

    Mubes ini juga menentukan Ketua Umum Kerukunan Dayak Kenyah Kalimantan Timur (KDK-KT) yang ditunjuk kembali Jiuhardi dengan masa jabatan yang sama.

    Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Marthin Billa mengucapkan selamat dan rasa syukur kepada Suku Adat Dayak Kenyah telah selenggarakan Mubes ke-IV.

    "Selamat kepada Bapak Ajang Kedung dan Bapak Jiuhardi telah terpilih kembali, kami percaya dengan pengalaman yang telah dilalui bisa membawa organisasi masyarakat dan keadatan ini ke depan dapat sinergi dalam pembangunan di Kaltim khususnya," ungkapnya kepada seputarfakta.com, Sabtu (29/4/2023)

    Marthin Billa menegaskan kerukunan, keamanan dan perdamaian dengan suasana kondusif dapat menciptakan pembangunan yang lancar.

    "Saya harap seluruh masyarakat Dayak Kenyah untuk mendukung dan ikut serta dalam pembangunan IKN, oleh karena itu kunci utama pembangunan ini harus keadaan kondusif dan damai," paparnya.

    Kepala LADK-KT, Ajang Kedung dalam kesempatan itu menyampaikan beberapa hal terkait perbaikan struktur keorganisasian dan rencana yang akan dilaksanakan.

    "Tentu dalam waktu dekat ini kami akan benahi struktural, kemudian program akan kami sinergikan dengan pemerintah dan lembaga lainnya," jelasnya.

    Ia mengaku akan memaksimalkan peningkatan beberapa bidang. " Seperti Seni, budaya dan keadatan. Hal ini juga karena perkembangan zaman, jangan sampai pudar, kami menjaga dari leluhur kita untuk bangsa kita," bebernya.

    Ditutup dengan pembahasan IKN, Ajang kedung soroti perihal dampak IKN. "IKN ini dampaknya ada positif, terutama dalam pengembangan SDM kita. Untuk dampak negatif mungkin akan berpengaruh kepada sosial, budaya, ekonomi, lingkungan dan keadilan. Tapi kita upayakan untuk permasalahan demikian bisa kami selesaikan bersama," pungkasnya.

    (Sf/By)