Seputar Kaltim

    Air di Km 5 Tanah Grogot Masih Menggenang, BPBD Bersurat ke BBPJN

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    22 April 2025 pukul 20:13 WITA

    Genangan Air di Jalan Antar Provinsi Kilometer 5 Tanah Grogot (Foto: Padliannor)

    Tana Paser - Air masih menggenangi Jalan lintas antar Provinsi di Kilometer (Km) 5 Tanah Grogot, Kabupaten Paser.

    Air ini sudah menggenang sekitar tiga minggu terakhir. Para pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut terpaksa harus memperlambat laju kendaraannya guna menghindari genangan air. 

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser, Ruslan menjelaskan air yang menggenang di Km 5 tersebut memang sering terjadi apabila hujan deras melanda.

    "Salah satu faktornya itu air yang dari wilayah atas turun tetapi parit yang tersedia kapasitasnya tidak mencukupi sehingga air meluap ke badan jalan,” kaya Ruslan, Selasa (22/4/2025). 

    BPBD Paser telah menurunkan tim guna mengatur arus lalu lintas sebagai penanganan sementara. Sebelumnya sudah ada penanganan dari dinas PUPR Paser dengan menurunkan ekskavator guna membuka beberapa medan tertentu yang ada dipermukaan wilayah tersebut. 

    "Kemungkinan drainase yang ada di wilayah tersebut tidak berfungsi secara normal,” tuturnya

    BPBD Paser telah mengirimkan surat kepada Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) untuk mengatasi permasalahan di Km 5. “Supaya ada upaya penanganan segera di jalan tersebut,” ucapnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Air di Km 5 Tanah Grogot Masih Menggenang, BPBD Bersurat ke BBPJN

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    22 April 2025 pukul 20:13 WITA

    Genangan Air di Jalan Antar Provinsi Kilometer 5 Tanah Grogot (Foto: Padliannor)

    Tana Paser - Air masih menggenangi Jalan lintas antar Provinsi di Kilometer (Km) 5 Tanah Grogot, Kabupaten Paser.

    Air ini sudah menggenang sekitar tiga minggu terakhir. Para pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut terpaksa harus memperlambat laju kendaraannya guna menghindari genangan air. 

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser, Ruslan menjelaskan air yang menggenang di Km 5 tersebut memang sering terjadi apabila hujan deras melanda.

    "Salah satu faktornya itu air yang dari wilayah atas turun tetapi parit yang tersedia kapasitasnya tidak mencukupi sehingga air meluap ke badan jalan,” kaya Ruslan, Selasa (22/4/2025). 

    BPBD Paser telah menurunkan tim guna mengatur arus lalu lintas sebagai penanganan sementara. Sebelumnya sudah ada penanganan dari dinas PUPR Paser dengan menurunkan ekskavator guna membuka beberapa medan tertentu yang ada dipermukaan wilayah tersebut. 

    "Kemungkinan drainase yang ada di wilayah tersebut tidak berfungsi secara normal,” tuturnya

    BPBD Paser telah mengirimkan surat kepada Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) untuk mengatasi permasalahan di Km 5. “Supaya ada upaya penanganan segera di jalan tersebut,” ucapnya.

    (Sf/Lo)