Seputar Kaltim

    AI Warnai Balikpapan Creative Awards 2025, Wali Kota Dorong Transformasi Ekraf

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    08 Desember 2025 pukul 12:57 WITA

    Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menilai inovasi tersebut menunjukkan kesiapan pelaku ekonomi kreatif menghadapi perubahan zaman. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) menjadi sorotan dalam Balikpapan Creative Awards 2025. Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menilai inovasi tersebut menunjukkan kesiapan pelaku ekonomi kreatif menghadapi perubahan zaman.

    Rahmad mengapresiasi penyelenggara dan dewan juri yang terlibat, sekaligus mengingatkan pentingnya penilaian yang profesional.

    
“Penilaian harus independen, tidak dipengaruhi faktor suka atau tidak suka,” ucap Rahmad, Minggu (7/12/2025) malam.

    Penggunaan AI dalam acara, termasuk sebagai pembawa acara dan pembaca doa, mendapat perhatian khusus. Rahmad menyebut, teknologi saat ini berkembang cepat dan masyarakat harus beradaptasi.

    
“Sekarang semua sudah memakai AI. Kami harus siap dengan perkembangan teknologi,” jelasnya.

    Rahmad kembali menegaskan bahwa ekonomi kreatif dan UMKM merupakan sektor prioritas kota yang bergerak di bidang jasa, perdagangan, dan industri. Pemkot, bersama Baznas rutin menyalurkan bantuan modal hingga fasilitas pendukung, termasuk motor operasional bagi pelaku usaha.

    Menurutnya, dukungan tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga memastikan produk UMKM terserap pasar.

    
“Pemerintah hadir dari hulu hingga hilir untuk memastikan usaha mereka terus hidup,” terangnya.

    Ia menambahkan, kolaborasi berbagai pihak turut mendorong ekonomi Balikpapan tetap stabil. Saat ini, tingkat pengangguran dan kemiskinan kota disebut berada pada posisi lebih baik dibanding daerah lain di Kaltim.

    “Indikator ekonomi kami berada di atas rata-rata nasional. Semoga ini berlanjut menuju Balikpapan sebagai Kota Global,” paparnya.

    Dari 27 nominator, tujuh pelaku kreatif berhasil meraih penghargaan di berbagai kategori antaranya Seni Pertunjukan diraih oleh Karisma Habibah, Kuliner oleh Nur Lisda, Seni Kriya oleh Mohamad Alfi, Taman Baca Masyarakat oleh Fransiska, Fashion oleh Primas Prianta, dan Musik oleh Kevin Imanuel Sinabutar, serta Televisi oleh Balikpapan Televisi.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    AI Warnai Balikpapan Creative Awards 2025, Wali Kota Dorong Transformasi Ekraf

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    08 Desember 2025 pukul 12:57 WITA

    Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menilai inovasi tersebut menunjukkan kesiapan pelaku ekonomi kreatif menghadapi perubahan zaman. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) menjadi sorotan dalam Balikpapan Creative Awards 2025. Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menilai inovasi tersebut menunjukkan kesiapan pelaku ekonomi kreatif menghadapi perubahan zaman.

    Rahmad mengapresiasi penyelenggara dan dewan juri yang terlibat, sekaligus mengingatkan pentingnya penilaian yang profesional.

    
“Penilaian harus independen, tidak dipengaruhi faktor suka atau tidak suka,” ucap Rahmad, Minggu (7/12/2025) malam.

    Penggunaan AI dalam acara, termasuk sebagai pembawa acara dan pembaca doa, mendapat perhatian khusus. Rahmad menyebut, teknologi saat ini berkembang cepat dan masyarakat harus beradaptasi.

    
“Sekarang semua sudah memakai AI. Kami harus siap dengan perkembangan teknologi,” jelasnya.

    Rahmad kembali menegaskan bahwa ekonomi kreatif dan UMKM merupakan sektor prioritas kota yang bergerak di bidang jasa, perdagangan, dan industri. Pemkot, bersama Baznas rutin menyalurkan bantuan modal hingga fasilitas pendukung, termasuk motor operasional bagi pelaku usaha.

    Menurutnya, dukungan tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga memastikan produk UMKM terserap pasar.

    
“Pemerintah hadir dari hulu hingga hilir untuk memastikan usaha mereka terus hidup,” terangnya.

    Ia menambahkan, kolaborasi berbagai pihak turut mendorong ekonomi Balikpapan tetap stabil. Saat ini, tingkat pengangguran dan kemiskinan kota disebut berada pada posisi lebih baik dibanding daerah lain di Kaltim.

    “Indikator ekonomi kami berada di atas rata-rata nasional. Semoga ini berlanjut menuju Balikpapan sebagai Kota Global,” paparnya.

    Dari 27 nominator, tujuh pelaku kreatif berhasil meraih penghargaan di berbagai kategori antaranya Seni Pertunjukan diraih oleh Karisma Habibah, Kuliner oleh Nur Lisda, Seni Kriya oleh Mohamad Alfi, Taman Baca Masyarakat oleh Fransiska, Fashion oleh Primas Prianta, dan Musik oleh Kevin Imanuel Sinabutar, serta Televisi oleh Balikpapan Televisi.

    (Sf/Rs)