Seputar Kaltim

    AH Targetkan Pembangunan Sekolah Internasional Rampung Akhir 2024 Ini

    Penulis:Tria|Redaktur:Buniyamin
    17 Februari 2024 pukul 17:06 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancara wartawan. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wali Kota Samarinda, Andi Harun (AH) menyampaikan progres rencana pembangunan sekolah internasional sudah masuk dalam tahap persiapan lelang dan ditargetkan rampung di akhir 2024 ini.

    “Semua kegiatan fisik untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sekarang sudah persiapan lelang,” katanya, Sabtu (17/2/2024). 

    Ia mengatakan jika proses lelang selesai dilaksanakan, selanjutnya akan dilakukan penjajakan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim).

    Sebab, sekolah internasional yang dirancang ini akan menjadi sekolah terpadu, mulai jenjang Sekolah Dasar (SD) dan SMP yang menjadi kewenangan kabupaten/kota serta Sekolah Menengah Atas (SMA) di bawah naungan provinsi.

    “Karena SMA itu merupakan kewenangan provinsi, jadi kita akan adakan pembicaraan lebih lanjut setelah proses lelang selesai,” jelas AH.

    Pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kaltim ini menambahkan, beberapa hal yang akan dibahas dengan pemprov di antaranya perihal manajemen pengelolaan sekolah ke depannya dan bagaimana standar perekrutan guru yang mengajar. 

    Sekolah yang akan dibangun berada di atas lahan seluas dua hektare yang terletak di SMP 16, Jalan Jakarta, Kelurahan Loa Bakung.

    AH menjelaskan, SMP 16 ini akan direkonstruksi ulang dengan desain baru dam menjadi sekolah model atau sekolah unggulan terpadu. “SMP 16 itu akan jadi nol dan isinya akan kita pindahkan ke lobang tiga di SD 022, SD 026 dan SD 027,” jelasnya.

    Untuk desain sudah disetujuinya dan konsep yang diterapkan harus menyediakan 20 persen untuk RTH. “Tata bangunannya juga yang tidak memakan ruang kelas banyak. Kalau tidak salah masing-masing kelas cuma tiga, ya karena memang sekolah unggulan. Jadi yang diseleksi dan lolos, itulah nanti yang akan masuk,” jelasnya. 

    AH berharap pembangunan sekolah terpadu ini berjalan dengan lancar dan satu persatu bangunan sekolah yang ada di Samarinda akan diperbarui, menjadikannya lebih layak lagi. 

    “Kita doakan dan harapkan tahun ini selesai,” pungkasnya. 

    (sf/by)

    Seputar Kaltim

    AH Targetkan Pembangunan Sekolah Internasional Rampung Akhir 2024 Ini

    Penulis:Tria|Redaktur:Buniyamin
    17 Februari 2024 pukul 17:06 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancara wartawan. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wali Kota Samarinda, Andi Harun (AH) menyampaikan progres rencana pembangunan sekolah internasional sudah masuk dalam tahap persiapan lelang dan ditargetkan rampung di akhir 2024 ini.

    “Semua kegiatan fisik untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sekarang sudah persiapan lelang,” katanya, Sabtu (17/2/2024). 

    Ia mengatakan jika proses lelang selesai dilaksanakan, selanjutnya akan dilakukan penjajakan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim).

    Sebab, sekolah internasional yang dirancang ini akan menjadi sekolah terpadu, mulai jenjang Sekolah Dasar (SD) dan SMP yang menjadi kewenangan kabupaten/kota serta Sekolah Menengah Atas (SMA) di bawah naungan provinsi.

    “Karena SMA itu merupakan kewenangan provinsi, jadi kita akan adakan pembicaraan lebih lanjut setelah proses lelang selesai,” jelas AH.

    Pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kaltim ini menambahkan, beberapa hal yang akan dibahas dengan pemprov di antaranya perihal manajemen pengelolaan sekolah ke depannya dan bagaimana standar perekrutan guru yang mengajar. 

    Sekolah yang akan dibangun berada di atas lahan seluas dua hektare yang terletak di SMP 16, Jalan Jakarta, Kelurahan Loa Bakung.

    AH menjelaskan, SMP 16 ini akan direkonstruksi ulang dengan desain baru dam menjadi sekolah model atau sekolah unggulan terpadu. “SMP 16 itu akan jadi nol dan isinya akan kita pindahkan ke lobang tiga di SD 022, SD 026 dan SD 027,” jelasnya.

    Untuk desain sudah disetujuinya dan konsep yang diterapkan harus menyediakan 20 persen untuk RTH. “Tata bangunannya juga yang tidak memakan ruang kelas banyak. Kalau tidak salah masing-masing kelas cuma tiga, ya karena memang sekolah unggulan. Jadi yang diseleksi dan lolos, itulah nanti yang akan masuk,” jelasnya. 

    AH berharap pembangunan sekolah terpadu ini berjalan dengan lancar dan satu persatu bangunan sekolah yang ada di Samarinda akan diperbarui, menjadikannya lebih layak lagi. 

    “Kita doakan dan harapkan tahun ini selesai,” pungkasnya. 

    (sf/by)