Cari disini...
Seputar Kaltim
Lokasi pembangunan Pasar Pagi, Selasa (21/5/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Wali Kota Samarinda, Andi Harun (AH) menyatakan optimisme bahwa proyek pembangunan Pasar Pagi akan selesai tepat waktu meskipun terdapat beberapa pergeseran dalam jadwal pembangunan.
AH menekankan pentingnya penambahan tenaga kerja dan jam kerja untuk memastikan proyek tetap berjalan sesuai rencana.
"Saya meminta ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) supaya tenaganya ditambah dan jam kerjanya juga diperpanjang. Kami masih optimis paling tidak di bulan Desember selesai," ujar AH, Senin (20/5/2024).
AH menjelaskan bahwa pergeseran jadwal ini disebabkan oleh waktu pembongkaran yang mundur, hingga pada akhirnya mempengaruhi waktu penyelesaian proyek. Namun, ia menegaskan bahwa hingga saat ini, proyek masih berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Yang saya beri catatan termasuk penambahan tenaga kerja. Kemungkinan ini kerja akan sampai malam. Jadi perencanaan kerja akan sampai jam 10 malam dengan catatan tidak mengganggu warga sekitar, " jelasnya.
Dalam upaya mempercepat penyelesaian proyek, jumlah tenaga kerja akan ditingkatkan hingga dua kali lipat dari jumlah pekerja sebelumnya.
Selain itu, jam kerja yang biasanya berakhir pada jam 4 sore akan diperpanjang hingga malam. Dengan skema dua shift yang memungkinkan pekerjaan berlanjut hingga jam 10 malam.
Terkait dengan desain proyek, orang nomor satu di Samarinda itu menyebutkan kemungkinan adanya revisi desain untuk menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Di mana persoalan dengan 48 pemilik ruko yang bersertifikat hak milik belum tuntas.
"Kemungkinan akan ada revisi desain untuk mengikuti perkembangan kondisi sekarang. Kita akan membuat master desainnya, jadi jika sampai di pertengahan jalan baru selesai, kita sudah ada rencana untuk menyesuaikan desain semula," katanya.
Meskipun terdapat tantangan teknis dan sosial, AH yakin bahwa proyek ini tetap dapat berfungsi sesuai rencana. Ia mengaku telah mempersiapkan beberapa skenario agar pasar tetap terbangun dan berfungsi sebagaimana mestinya.
"Kita juga memperhitungkan masalah sosialnya. Jika masalah sosial tidak selesai, pasar itu tetap bisa berfungsi," ujarnya.
Lebih lanjut AH menjelaskan, persiapan pekerjaan sudah dimulai, dengan beberapa hal teknis yang perlu diselesaikan, termasuk koordinasi dengan PLN untuk instalasi listrik dan penyesuaian terhadap sungai di sekitar lokasi proyek.
Meski ada beberapa masalah teknis yang telah diperkirakan sebelumnya, namun ia menegaskan semua tetap harus disesuaikan. Ia memperkiraan bulan November keadaan sudah serba normal.
Ia berharap, sebelum masa jabatannya berakhir dapat ikut meresmikan Pasar Pagi tersebut.
"Bahwa terjadi pergeseran waktu kita harus akui dan realistis," ungkapnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Lokasi pembangunan Pasar Pagi, Selasa (21/5/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Wali Kota Samarinda, Andi Harun (AH) menyatakan optimisme bahwa proyek pembangunan Pasar Pagi akan selesai tepat waktu meskipun terdapat beberapa pergeseran dalam jadwal pembangunan.
AH menekankan pentingnya penambahan tenaga kerja dan jam kerja untuk memastikan proyek tetap berjalan sesuai rencana.
"Saya meminta ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) supaya tenaganya ditambah dan jam kerjanya juga diperpanjang. Kami masih optimis paling tidak di bulan Desember selesai," ujar AH, Senin (20/5/2024).
AH menjelaskan bahwa pergeseran jadwal ini disebabkan oleh waktu pembongkaran yang mundur, hingga pada akhirnya mempengaruhi waktu penyelesaian proyek. Namun, ia menegaskan bahwa hingga saat ini, proyek masih berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Yang saya beri catatan termasuk penambahan tenaga kerja. Kemungkinan ini kerja akan sampai malam. Jadi perencanaan kerja akan sampai jam 10 malam dengan catatan tidak mengganggu warga sekitar, " jelasnya.
Dalam upaya mempercepat penyelesaian proyek, jumlah tenaga kerja akan ditingkatkan hingga dua kali lipat dari jumlah pekerja sebelumnya.
Selain itu, jam kerja yang biasanya berakhir pada jam 4 sore akan diperpanjang hingga malam. Dengan skema dua shift yang memungkinkan pekerjaan berlanjut hingga jam 10 malam.
Terkait dengan desain proyek, orang nomor satu di Samarinda itu menyebutkan kemungkinan adanya revisi desain untuk menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Di mana persoalan dengan 48 pemilik ruko yang bersertifikat hak milik belum tuntas.
"Kemungkinan akan ada revisi desain untuk mengikuti perkembangan kondisi sekarang. Kita akan membuat master desainnya, jadi jika sampai di pertengahan jalan baru selesai, kita sudah ada rencana untuk menyesuaikan desain semula," katanya.
Meskipun terdapat tantangan teknis dan sosial, AH yakin bahwa proyek ini tetap dapat berfungsi sesuai rencana. Ia mengaku telah mempersiapkan beberapa skenario agar pasar tetap terbangun dan berfungsi sebagaimana mestinya.
"Kita juga memperhitungkan masalah sosialnya. Jika masalah sosial tidak selesai, pasar itu tetap bisa berfungsi," ujarnya.
Lebih lanjut AH menjelaskan, persiapan pekerjaan sudah dimulai, dengan beberapa hal teknis yang perlu diselesaikan, termasuk koordinasi dengan PLN untuk instalasi listrik dan penyesuaian terhadap sungai di sekitar lokasi proyek.
Meski ada beberapa masalah teknis yang telah diperkirakan sebelumnya, namun ia menegaskan semua tetap harus disesuaikan. Ia memperkiraan bulan November keadaan sudah serba normal.
Ia berharap, sebelum masa jabatannya berakhir dapat ikut meresmikan Pasar Pagi tersebut.
"Bahwa terjadi pergeseran waktu kita harus akui dan realistis," ungkapnya.
(Sf/Rs)