Seputar Kaltim

    Agak Laen, Kaltim Peringkat 5 Nasional Daerah Rawan Pilkada 2024, Pj Gubernur:  Justru keuntungan bagi kita

    Penulis:Firzatullah Akbar|Redaktur:Rusdianto
    12 Juli 2024 pukul 16:07 WITA

    Pj Gubernur, Akmal Malik. (Foto: Firza/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Alih-alih mengeluh, Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik, justru menanggapi masuknya Kaltim dalam daftar daerah rawan pada Pilkada Serentak 2024, dengan tenang. Akmal, bahkan menyebut Kaltim yang menduduki posisi 5 dalam daftar daerah rawan, sebagai sebuah keuntungan. 

    "Tentu ini ada keuntungan juga, agar kita lebih serius dan siap. Kolaborasi dilakukan bersama Kesbangpol Provinsi, penyelenggara, Polda serta didukung oleh TNI, demi memaksimalkan keamanan masyarakat," ungkap Akmal, Jumat (12/7/2024). 

    Sebagai bentuk persiapan, Polda, Pemprov Kaltim setra didukung TNI melaksanakan peragaan Sistem Pengamanan Kota (Simpamkota),  di lahan eks bandara  Temindung, Kota Samarinda, Jumat pagi. 

    Simulasi ini merupakan bentuk kesiapan pemerintah bersama Polda dan TNI dalam mendukung keamanan dan kenyamanan kontestasi Pilkada. Simulasi ini,  digagas oleh Kapolresta Samarinda. 

    "Tadi sudah berjalan bagus, kami Pemprov mengapresiasi jajaran Polda Kaltim, semoga nanti latihan-latihan yang dilakukan bisa memberikan ketenangan bagi masyarakat," beber Akmal.

    Mendukung hal tersebut, Kapolresta Samarinda Kombes Pol, Ary Fadli mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas selama perhelatan pesta demokrasi ini.

    Ia juga mengaku telah mengantongi titik-titik  rawan dan akan mempersiapkan personel ke titik rawan tersebut.

    "Pemetaan sudah ada di dalam data kita yang menjadi acuan penempatan personel di titik rawan dalam rangka pemungutan suara nanti," demikian Ary. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Agak Laen, Kaltim Peringkat 5 Nasional Daerah Rawan Pilkada 2024, Pj Gubernur:  Justru keuntungan bagi kita

    Penulis:Firzatullah Akbar|Redaktur:Rusdianto
    12 Juli 2024 pukul 16:07 WITA

    Pj Gubernur, Akmal Malik. (Foto: Firza/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Alih-alih mengeluh, Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik, justru menanggapi masuknya Kaltim dalam daftar daerah rawan pada Pilkada Serentak 2024, dengan tenang. Akmal, bahkan menyebut Kaltim yang menduduki posisi 5 dalam daftar daerah rawan, sebagai sebuah keuntungan. 

    "Tentu ini ada keuntungan juga, agar kita lebih serius dan siap. Kolaborasi dilakukan bersama Kesbangpol Provinsi, penyelenggara, Polda serta didukung oleh TNI, demi memaksimalkan keamanan masyarakat," ungkap Akmal, Jumat (12/7/2024). 

    Sebagai bentuk persiapan, Polda, Pemprov Kaltim setra didukung TNI melaksanakan peragaan Sistem Pengamanan Kota (Simpamkota),  di lahan eks bandara  Temindung, Kota Samarinda, Jumat pagi. 

    Simulasi ini merupakan bentuk kesiapan pemerintah bersama Polda dan TNI dalam mendukung keamanan dan kenyamanan kontestasi Pilkada. Simulasi ini,  digagas oleh Kapolresta Samarinda. 

    "Tadi sudah berjalan bagus, kami Pemprov mengapresiasi jajaran Polda Kaltim, semoga nanti latihan-latihan yang dilakukan bisa memberikan ketenangan bagi masyarakat," beber Akmal.

    Mendukung hal tersebut, Kapolresta Samarinda Kombes Pol, Ary Fadli mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas selama perhelatan pesta demokrasi ini.

    Ia juga mengaku telah mengantongi titik-titik  rawan dan akan mempersiapkan personel ke titik rawan tersebut.

    "Pemetaan sudah ada di dalam data kita yang menjadi acuan penempatan personel di titik rawan dalam rangka pemungutan suara nanti," demikian Ary. 

    (Sf/Rs)