Cari disini...
Seputarfakta.com - Tria -
Seputar Kaltim
Pasar ramadan di halaman parkir GOR Segiri Samarinda, Sabtu (1/3/2025). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda kembali menggelar Pasar Ramadan di halaman parkir GOR Segiri.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, tenan kuliner selama bulan Ramadan dipusatkan di GOR Segiri. Tahun ini ada sekitar 130 tenan kuliner yang meramaikan acara tersebut, belum termasuk berbagai tenan lainnya yang menjual pernak-pernik seperti gelang dan aksesori lainnya.
Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin menegaskan, seluruh transaksi di Pasar Ramadan ini wajib menggunakan sistem pembayaran non-tunai melalui QRIS.
Para penjual diwajibkan menyiapkan barcode QRIS agar pembeli dapat melakukan pembayaran secara digital.
"Sistem pembayarannya non-tunai, harus pakai QRIS semua, kita fasilitasi ada kerja sama dengan Bankaltimtara," kata Muslimin.
Pasar Ramadan ini didedikasikan bagi UMKM warga Samarinda, yang diharapkan dapat meningkatkan ekonomi lokal selama Ramadan. Sekitar pukul 15.00 WITA, biasanya para pedagang sudah mempersiapkan menu terbaik mereka untuk pengunjung.
Untuk memastikan kelancaran kegiatan, Disporapar juga telah menggelar rapat koordinasi dengan berbagai instansi terkait, seperti Polresta Samarinda, Kodim, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
"Tanggung jawab sudah dibagi, misalnya lalu lintas dipegang oleh Dishub, kebersihan oleh DLH, dan ketertiban akan ditangani oleh Satpol PP," ungkapnya.
Selain berbelanja aneka kuliner untuk berbuka puasa dan sahur, masyarakat juga akan disuguhi berbagai hiburan di panggung utama.
Ada beberapa kegiatan seperti pertandingan, lomba melukis, menggambar, dan lomba Habsyi. Berbagai lomba ini akan digelar setiap sore.
Pasar Ramadan ini rencananya akan digelar hingga tanggal 25 Maret mendatang.
Pada pertengahan Ramadan, panitia juga akan mengadakan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada 100 hingga 200 anak yatim piatu.
"Kami berharap masyarakat bisa datang untuk membeli makanan atau kue-kue untuk berbuka maupun sahur, tetapi tetap menjaga ketertiban, kebersihan dan keamanan," pungkasnya.
(Sf/By)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Tria -
Seputar Kaltim

Pasar ramadan di halaman parkir GOR Segiri Samarinda, Sabtu (1/3/2025). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda kembali menggelar Pasar Ramadan di halaman parkir GOR Segiri.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, tenan kuliner selama bulan Ramadan dipusatkan di GOR Segiri. Tahun ini ada sekitar 130 tenan kuliner yang meramaikan acara tersebut, belum termasuk berbagai tenan lainnya yang menjual pernak-pernik seperti gelang dan aksesori lainnya.
Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin menegaskan, seluruh transaksi di Pasar Ramadan ini wajib menggunakan sistem pembayaran non-tunai melalui QRIS.
Para penjual diwajibkan menyiapkan barcode QRIS agar pembeli dapat melakukan pembayaran secara digital.
"Sistem pembayarannya non-tunai, harus pakai QRIS semua, kita fasilitasi ada kerja sama dengan Bankaltimtara," kata Muslimin.
Pasar Ramadan ini didedikasikan bagi UMKM warga Samarinda, yang diharapkan dapat meningkatkan ekonomi lokal selama Ramadan. Sekitar pukul 15.00 WITA, biasanya para pedagang sudah mempersiapkan menu terbaik mereka untuk pengunjung.
Untuk memastikan kelancaran kegiatan, Disporapar juga telah menggelar rapat koordinasi dengan berbagai instansi terkait, seperti Polresta Samarinda, Kodim, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
"Tanggung jawab sudah dibagi, misalnya lalu lintas dipegang oleh Dishub, kebersihan oleh DLH, dan ketertiban akan ditangani oleh Satpol PP," ungkapnya.
Selain berbelanja aneka kuliner untuk berbuka puasa dan sahur, masyarakat juga akan disuguhi berbagai hiburan di panggung utama.
Ada beberapa kegiatan seperti pertandingan, lomba melukis, menggambar, dan lomba Habsyi. Berbagai lomba ini akan digelar setiap sore.
Pasar Ramadan ini rencananya akan digelar hingga tanggal 25 Maret mendatang.
Pada pertengahan Ramadan, panitia juga akan mengadakan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada 100 hingga 200 anak yatim piatu.
"Kami berharap masyarakat bisa datang untuk membeli makanan atau kue-kue untuk berbuka maupun sahur, tetapi tetap menjaga ketertiban, kebersihan dan keamanan," pungkasnya.
(Sf/By)