Seputar Kaltim

    Ada Mobil Baru Anti-Rewel di Kaltim, Siap Jadi Andalan Baru Hadapi Jalan Berlumpur

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    17 Juli 2026 pukul 23:23 WITA

    Mobil terbaru yang hadir di kaltim cocok untuk pekerja di area pertambangan. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    Samarinda - Buat para pekerja yang sering keluar-masuk area tambang atau perkebunan di Kaltim, jalanan berlumpur dan rusak tentu sudah jadi makanan sehari-hari. 

    Untuk menemani kerja keras di medan ekstrem ini, sekarang ada pick-up 4x4 baru yang siap jadi andalan karena bawaan pabriknya yang dijamin anti-rewel.

    Kendaraan ini membawa penyegaran menyeluruh yang mencakup performa mesin, desain bodi, hingga penambahan fitur fungsional. 

    Peningkatan ini sengaja dirancang agar produktivitas operasional para pekerja di medan berat tidak terhambat oleh masalah teknis.

    Perekonomian di Kaltim yang terus bergerak naik dinilai menjadi momen yang sangat tepat untuk menghadirkan pembaruan armada ini. 

    "Di Kalimantan basically meningkat, momen yang paling tepat dalam rangka memenuhi kebutuhan customer," ujar Kalimantan Area Coordinator PT Toyota Astra Motor, Ary Hutomo.

    Jantung mekanis kendaraan operasional ini mengadopsi mesin diesel 1GD-FTV 2.8L yang lebih bertenaga dari versi sebelumnya. Mesin badak tersebut sanggup memproduksi tenaga 201 hp dengan torsi mencapai 500 Nm, sangat ideal untuk membawa beban berat.

    Guna menghadapi jalanan licin di area proyek, sistem 4WD pada kendaraan ini sekarang dibekali fitur Rear Differential Lock sebagai standar. 

    Fitur ini sangat diandalkan untuk menjaga traksi ban agar tidak mudah amblas saat kendaraan harus melewati medan off-road.

    Demi memikat para pelaku industri pertambangan, pabrikan memberikan ubahan yang sangat spesifik pada varian andalan pekerja, yakni tipe E. 

    Hal ini dilakukan karena sebelumnya spesifikasi standar pabrikan dirasa masih kurang mengakomodasi kebutuhan nyata di lapangan.

    "Untuk mining customer, salah satu perubahan yang sangat signifikan ada di tipe E. Kalau sebelumnya secara fitur belum lengkap, sekarang (dilengkapi) power window, second lock, dan ban pacul," jelasnya.

    Hadirnya kelengkapan bawaan seperti ban pacul ini membuat armada baru bisa langsung diterjunkan ke area site pertambangan tanpa modifikasi tambahan. 

    "Dan ini akan masuk ke industri pertambangan, dan dengan itu kita bisa achieve market share yang lebih besar," katanya.

    Tingkat kepercayaan industri terhadap keandalan model ini memang tinggi, tecermin dari penguasaan pasar yang mendominasi segmennya. 

    Saat ini, pangsa pasar model tersebut secara nasional telah kokoh berada di kisaran 70 persen untuk kelas Pick Up 4x4.

    Selain varian kabin ganda, tersedia pula opsi Single Cabin yang menyasar kebutuhan angkut barang harian dengan biaya operasional lebih efisien. 

    Tipe ini juga dipastikan tidak rewel dan telah dilengkapi perlengkapan standar kelistrikan yang menunjang kepraktisan kerja.

    Menariknya, pembaruan armada pekerja di Kaltim ini juga membawa opsi kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) sebagai bentuk adopsi teknologi hijau. 

    Tipe elektrifikasi ini digerakkan oleh dua motor listrik tangguh dan sistem penggerak seluruh roda (AWD) bertenaga 144 kW.

    Ary menegaskan bahwa kehadiran varian ini membawa visi jangka panjang yang positif untuk area operasional perusahaan. 

    "Kehadiran Hilux BEV tujuan utamanya menuju zero carbon emission," tuturnya.

    Namun, pengoperasian mobil listrik di lingkungan pertambangan tentu membutuhkan fasilitas pengisian daya yang memadai di lokasi. 

    "Ada syarat (penggunaan) BEV, kita menyediakan paket tambahan wall charging (dengan) tambahan biaya, di Kaltim kita menghadirkan itu," tukasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Ada Mobil Baru Anti-Rewel di Kaltim, Siap Jadi Andalan Baru Hadapi Jalan Berlumpur

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    17 Juli 2026 pukul 23:23 WITA

    Mobil terbaru yang hadir di kaltim cocok untuk pekerja di area pertambangan. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    Samarinda - Buat para pekerja yang sering keluar-masuk area tambang atau perkebunan di Kaltim, jalanan berlumpur dan rusak tentu sudah jadi makanan sehari-hari. 

    Untuk menemani kerja keras di medan ekstrem ini, sekarang ada pick-up 4x4 baru yang siap jadi andalan karena bawaan pabriknya yang dijamin anti-rewel.

    Kendaraan ini membawa penyegaran menyeluruh yang mencakup performa mesin, desain bodi, hingga penambahan fitur fungsional. 

    Peningkatan ini sengaja dirancang agar produktivitas operasional para pekerja di medan berat tidak terhambat oleh masalah teknis.

    Perekonomian di Kaltim yang terus bergerak naik dinilai menjadi momen yang sangat tepat untuk menghadirkan pembaruan armada ini. 

    "Di Kalimantan basically meningkat, momen yang paling tepat dalam rangka memenuhi kebutuhan customer," ujar Kalimantan Area Coordinator PT Toyota Astra Motor, Ary Hutomo.

    Jantung mekanis kendaraan operasional ini mengadopsi mesin diesel 1GD-FTV 2.8L yang lebih bertenaga dari versi sebelumnya. Mesin badak tersebut sanggup memproduksi tenaga 201 hp dengan torsi mencapai 500 Nm, sangat ideal untuk membawa beban berat.

    Guna menghadapi jalanan licin di area proyek, sistem 4WD pada kendaraan ini sekarang dibekali fitur Rear Differential Lock sebagai standar. 

    Fitur ini sangat diandalkan untuk menjaga traksi ban agar tidak mudah amblas saat kendaraan harus melewati medan off-road.

    Demi memikat para pelaku industri pertambangan, pabrikan memberikan ubahan yang sangat spesifik pada varian andalan pekerja, yakni tipe E. 

    Hal ini dilakukan karena sebelumnya spesifikasi standar pabrikan dirasa masih kurang mengakomodasi kebutuhan nyata di lapangan.

    "Untuk mining customer, salah satu perubahan yang sangat signifikan ada di tipe E. Kalau sebelumnya secara fitur belum lengkap, sekarang (dilengkapi) power window, second lock, dan ban pacul," jelasnya.

    Hadirnya kelengkapan bawaan seperti ban pacul ini membuat armada baru bisa langsung diterjunkan ke area site pertambangan tanpa modifikasi tambahan. 

    "Dan ini akan masuk ke industri pertambangan, dan dengan itu kita bisa achieve market share yang lebih besar," katanya.

    Tingkat kepercayaan industri terhadap keandalan model ini memang tinggi, tecermin dari penguasaan pasar yang mendominasi segmennya. 

    Saat ini, pangsa pasar model tersebut secara nasional telah kokoh berada di kisaran 70 persen untuk kelas Pick Up 4x4.

    Selain varian kabin ganda, tersedia pula opsi Single Cabin yang menyasar kebutuhan angkut barang harian dengan biaya operasional lebih efisien. 

    Tipe ini juga dipastikan tidak rewel dan telah dilengkapi perlengkapan standar kelistrikan yang menunjang kepraktisan kerja.

    Menariknya, pembaruan armada pekerja di Kaltim ini juga membawa opsi kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) sebagai bentuk adopsi teknologi hijau. 

    Tipe elektrifikasi ini digerakkan oleh dua motor listrik tangguh dan sistem penggerak seluruh roda (AWD) bertenaga 144 kW.

    Ary menegaskan bahwa kehadiran varian ini membawa visi jangka panjang yang positif untuk area operasional perusahaan. 

    "Kehadiran Hilux BEV tujuan utamanya menuju zero carbon emission," tuturnya.

    Namun, pengoperasian mobil listrik di lingkungan pertambangan tentu membutuhkan fasilitas pengisian daya yang memadai di lokasi. 

    "Ada syarat (penggunaan) BEV, kita menyediakan paket tambahan wall charging (dengan) tambahan biaya, di Kaltim kita menghadirkan itu," tukasnya.

    (Sf/Lo)