Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin saat diwawancarai awak media. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) mencatat enam kejadian kebakaran terjadi di Kota Bontang sepanjang Maret 2026.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin mengungkap pihaknya telah menangani berbagai jenis kebakaran di sejumlah titik.
“Sepanjang Maret 2026, Damkar Bontang berhasil menangani enam kejadian kebakaran di berbagai titik kota. Mulai dari kebakaran pipa gas, rumah, pos kamling, sampai korsleting listrik,” ujar Amiluddin.
Rincian kejadian meliputi kebakaran pipa jaringan gas pada 7 Maret di Kelurahan Berbas Tengah, kebakaran rumah panggung pujasera Guntung pada 12 Maret, kebakaran pos kamling pada 15 Maret di Kelurahan Api-Api, kebakaran rumah tempat tinggal pada 22 Maret di Berbas Tengah, kebakaran penampungan barang bekas pada 28 Maret di Tanjung Laut, serta kebakaran meteran listrik toko pada 30 Maret di Gunung Elai.
Berdasarkan data yang dihimpun, penyebab kebakaran didominasi korsleting listrik dan faktor kelalaian. “Yang perlu jadi perhatian, korsleting listrik dan kelalaian masih jadi penyebab,” tambahnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam penggunaan instalasi listrik dan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin saat diwawancarai awak media. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) mencatat enam kejadian kebakaran terjadi di Kota Bontang sepanjang Maret 2026.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin mengungkap pihaknya telah menangani berbagai jenis kebakaran di sejumlah titik.
“Sepanjang Maret 2026, Damkar Bontang berhasil menangani enam kejadian kebakaran di berbagai titik kota. Mulai dari kebakaran pipa gas, rumah, pos kamling, sampai korsleting listrik,” ujar Amiluddin.
Rincian kejadian meliputi kebakaran pipa jaringan gas pada 7 Maret di Kelurahan Berbas Tengah, kebakaran rumah panggung pujasera Guntung pada 12 Maret, kebakaran pos kamling pada 15 Maret di Kelurahan Api-Api, kebakaran rumah tempat tinggal pada 22 Maret di Berbas Tengah, kebakaran penampungan barang bekas pada 28 Maret di Tanjung Laut, serta kebakaran meteran listrik toko pada 30 Maret di Gunung Elai.
Berdasarkan data yang dihimpun, penyebab kebakaran didominasi korsleting listrik dan faktor kelalaian. “Yang perlu jadi perhatian, korsleting listrik dan kelalaian masih jadi penyebab,” tambahnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam penggunaan instalasi listrik dan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
(Sf/Lo)